in: Notebook / Laptop | December 31, 2011 | by: Bimanto

Buyers Guide Notebook: Notebook Terbaik Berdasarkan Harga dan Performa

Notebook dengan harga murah tetap jadi primadona di pasar IT Indonesia. Akan tetapi, murah itu relatif, bukan? Itu sebabnya, kami buatkan sebuah buyer’s guide untuk membantu Anda memilih yang paling pas untuk Anda.

Tolok Ukur: Performa dan Harga

Notebook termurah, kalau tidak bisa mengerjakan kebutuhan Anda, akan menjadi tidak berguna, bukan? Itu sebabnya, Jagat Review akan membantu Anda dalam memilih notebook yang paling pas. Acuan yang paling mendasar adalah performa dan harganya.

Di dalam buyer’s guide ini kami akan menyuguhkan jenis-jenis notebook lengkap dengan acuan performanya secara umum. Pilihan spesifik Anda nantinya bisa didasarkan atas pengkategorian kami, tapi tetap sebaiknya dipadukan preferensi masing-masing.

Sebagai contoh, Anda merasa pas dengan pilihan A pada kategori harga X. Akan ada banyak notebook yang memiliki spesifikasi sesuai kategori tersebut. Pilihan Anda secara spesifik masih harus ditentukan sendiri. Setidaknya, Anda sudah memperoleh acuan yang mempersempit pilihan Anda, bukan? OK, untuk mengawali semuanya, kita akan membagi-bagi kategori performa terlebih dahulu.

Performa Umum

Kinerja rata-rata prosesor yang didapatkan dari Sysmark 2007 yang berhasil JagatReview kumpulkan selama hampir 2 tahun

Performa secara umum bergantung pada prosesor. Karena, lebih dari 90% software memang hanya mengandalkan prosesor saja. VGA akan berpengaruh besar pada gaming dan bahkan tidak berpengaruh pada performa Adobe Photoshop. Mari kita akan membagi performa ke dalam beberapa kategori untuk mempermudah pembahasan ini:

Performa Rendah

adalah yang dimiliki oleh netbook. Performa semacam ini hanya pantas untuk digunakan untuk mengonsumsi konten multimedia, online, dan melakukan kegiatan produktivitas ringan.

Cocok untuk: menonton film, browsing, bermain game flash, mengetik, merancang presentasi sederhana, spreadsheet.

Tidak cocok untuk: editing foto dengan Photoshop, editing video, membuka banyak aplikasi dalam waktu bersamaan.

Performa Sedang

memungkinkan pengguna untuk melakukan kegiatan dengan produktivitas normal. Hanya saja, kecepatannya memang tidak sehebat yang berperforma tinggi. Jadi, dalam beberapa kondisi Anda masih harus bersabar. Tentu saja, kegiatan mengonsumsi konten multimedia menjadi hal yang sangat mudah dilakukan. Pada beberapa konfigurasi notebook berperforma sedang, daya tahan baterainya bisa sangat baik.

Cocok untuk: editing foto ringan dengan Photoshop, editing video sederhana, multitasking aplikasi ringan, merancang presentasi, mengetik.

Tidak cocok untuk: manipulasi/editing foto berat dengan Photoshop, editing video yang kompleks, 3D rendering.

Performa Tinggi

pada sebuah notebook akan membuatnya menjadi andalan yang sangat baik untuk mengerjakan beragam hal. Performa semacam ini sudah setara dengan yang bisa diperoleh pada desktop pada umumnya. Uniknya, beberapa notebook dengan performa tinggi, saat ini sudah bisa memiliki daya tahan baterai yang baik.

Cocok untuk: editing/manipulasi foto dengan Photoshop, editing video, multitasking, merancang presentasi kelas atas, menjalankan aplikasi yang biasa dijalankan oleh PC desktop.

Tidak cocok untuk: Menjalankan 3D rendering berat.

Performa Tinggi Sekali

akan membuat notebook Anda bekerja seperti desktop workstation kelas atas. Prosesor Core i7 terbaru dan jumlah memori besar menjadi otot utama notebook semacam ini. Anda bisa mengandalkannya untuk beragam tugas berat, akan tetapi, masalah utamanya biasanya adalah daya tahan baterai yang tidak baik.

Cocok untuk: editing/manipulasi foto dengan Photoshop, editing video, multitasking, merancang presentasi kelas atas, menjalankan aplikasi yang biasa dijalankan oleh PC desktop.

Tidak cocok untuk: bekerja dengan mobilitas tinggi.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES