in: News | December 2, 2011 | by: Dedy Irvan

Hasil Benchmark Prosesor Intel Ivy Bridge “Bocor” ke Dunia Maya

Hasil uji “resmi” Ivy Bridge, prosesor Intel yang rencananya diluncurkan sebelum pertengahan tahun 2012 terpapar di dunia maya. Ingin tahu performa calon pengganti prosesor Sandy Bridge yang sudah terkenal kencang itu?

Menurut sumber berita ini, hasil uji yang mereka peroleh adalah hasil pengujian internal Intel sendiri yang dibagikan kepada partner Intel (umumnya produsen motherboard berbasis chipset Intel). Jadi, ini bukanlah hasil pengujian lab independen. Meski demikian, jika dokumen yang diterima sumber adalah benar, biasanya hasil pengujian lab independen tidak akan jauh berbeda.

Core i7-3770 vs Core i7-2600

Hasil yang terpapar di dunia maya adalah perbandingan antara Core i7-3770 (ivy bridge) dengan Core i7-2600 (sandy bridge). Keduanya memiliki spesifikasi serupa: 4 core dengan HyperThread, 3.4 GHz, cache 8MB. Apabila janji Intel dipenuhi, prosesor baru tersebut harusnya bisa digunakan di motherboard lama dengan soket LGA1155.

Berdasarkan dokumen tersebut, Core i7-3770 unggul terhadap Core i7-2600 dengan perbedaan performa sebesar:

+7% untuk overall SYSmark 2012 score.

+14% untuk overall HDXPRT 2011 score.

+15% untuk Cinebench 11.5 score.

+13% untuk hasil uji ProShow Gold 4.5.

+25% lebih cepat dengan Excel 2010.

+56% lebih cepat dengan ArcSoft Media Expresso.

+192% untuk overall 3DMark Vantage score.

+17% untuk 3DMark Vantage CPU benchmark.

+199% untuk 3DMark Vantage GPU benchmark.

Dari hasil ini, kami bisa menyimpulan bahwa performa CPU standar Ivy Bridge berkisar 7%-17% lebih kencang dibandingkan Sandy Bridge. Sementara performa VGA terintegrasi Sandy Bridge berkisar 199% (3X) lebih kencang dibandingkan Sandy Bridge.

Dokumen tersebut juga mengungkapkan bahwa AVX pada Ivy bridge memang sudah ditingkatkan kemampuannya. Sementara VGA Ivy bridge (Intel HD4000) sudah menggunakan teknologi DirectX 11 dan OpenCL. Ivy bridge yang dibangun dengan proses 22 nm ini rencananya akan memiliki PCIe 3.0 x16 dan PCIe 2.0 x4.

Ini artinya…

Dengan performa VGA yang meningkat hingga bisa mencapai 3X lipat, ini berarti VGA Sandy Bridge sudah mendekati (atau bahkan menyamai) performa VGA AMD Llano yang tersedia sekarang. Mengingat arsitektur Intel tidak mengalami masalah dengan bandwidth memory ke VGA, hal ini bisa membuatnya bersaing ketat dengan VGA terintegrasi AMD yang performanya masih bergantung sekali kepada setting memory dan motherboard.

Performa prosesor yang meningkat di kisaran 20% membuat Ivy bridge lagi-lagi menawarkan lompatan kinerja yang signifikan dibandingkan pendahulunya. Jadi, apabila Anda mempunyai target untuk membeli sebuah PC di awal tahun 2012, pikirkan lagi matang-matang. Karena, PC tersebut akan dengan cepat tertinggal teknologinya.

Apabila Intel menerapkan strategi yang sama dengan Sandy Bridge, ada kemungkinan performa VGA yang tampil dalam dokumen ini adalah sama dengan performa VGA di notebook berbasis Ivy bridge. Ini berarti kebutuhan akan VGA tambahan di notebook akan berkurang dengan drastis. Ingat saja, VGA Sandy Bridge sudah bisa memainkan Star Carft II, meski dalam setting rendah. Dengan peningkatan performa ini, seharusnya semakin banyak game 3D yang bisa dimainkan dengan VGA “onboard” Intel.

Sekali lagi kami ingatkan, asumsi kami didasari skor yang disinyalir adalah bocoran dari dokumen yang dibuat oleh Intel. Sejauh mana kebenaran dan keakuratannya, masih harus dibuktikan saat produk nyatanya diluncurkan nanti.

Sumber berita selengkapnya kami peroleh dari website ini.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES