[PR] Oracle Mengumumkan Ketersediaan Oracle WebLogic Server 12c

Reading time:
December 16, 2011

Rilis Terbaru Menambahkan Fitur Produk Baru dan Peningkatan untuk Server Aplikasi #1 bagi Lingkungan Konvensional dan Cloud

Jakarta – 13 Desember 2011

Oracle

Fakta Berita

  • Hari ini, Oracle mengumumkan Oracle WebLogic Server, 12c, rilis terbaru dari server aplikasi #1 untuk sistem konvensional, sistem hasil rekayasa, serta lingkungan cloud.
  • Sebagai bagian utama dari Pondasi Aplikasi Cloud Oracle, dan sebagai bagian inti dari keluarga produk Oracle Fusion Middleware, Server WebLogic Oracle terus menghadirkan kapabilitas inovatif baru untuk membangun, menyebarkan, dan menjalankan Platform Java, Aplikasi Edisi Enterprise (Java EE).
  • Oracle WebLogic Server 12c menghadirkan peningkatan yang signifikan untuk membantu pelanggan dan mitra menurunkan total biaya kepemilikan mereka dan mendapatkan nilai lebih dari infrastruktur aplikasi yang sudah ada, sementara mempercepat siklus pengembangan dan mengurangi waktu peluncuran (time-to-market) aplikasi mereka.
    • Oracle Webogic Server 12c kini telah tersertifikasi untuk spesifikasi platform Java EE 6 secara penuh. Hal ini memungkinkan produktivitas yang lebih tinggi dari pengembangan berbasis standar, menggunakan API yang modern, termasuk Servlet 3.0, JAX-RS 1.1, Java Server Faces 2.1, EJB 3.1, Context dan Dependency Injection untuk Java, serta masih banyak lagi.
    • Para pengembang Server WebLogic Oracle kini dapat memanfaatkan fitur Edisi Standar Platform Java (Java SE) 7 untuk menciptakan kode yang lebih bersih dan mudah dipelihara.
    • Server WebLogic Oracle telah menyediakan dukungan untuk pengelolaan dependency dan penyeragaman proses pengembangan melalui plugin Server WebLogic Oracle yang telah diperbarui untuk Apache Maven.
    • Komponen Fusion Middleware Oracle Traffic Director (OTD) yang baru ini terintegrasi langsung dengan Oracle WebLogic Server 12c untuk menambahkan performa dan kapabilitas routing trafik dengan tingkat ketersediaan yang tinggi, disertai kemampuan caching dinamis yang mudah dikonfigurasi, load-balancing, dan dukungan proxy untuk aplikasi berbasis HTTP.
    • Memanfaatkan tool terbuka dan berbasis grafis, API untuk Web Service PaaS, Oracle Virtual Assembly Builder memungkinkan penyederhanaan konfigurasi dan pengemasan aplikasi enterprise multi-tier dalam lingkungan yang tervirtualisasi dengan Oracle VM.
  • Pelanggan dapat memanfaatkan Oracle WebLogic Server 12c untuk memenuhi kebutuhan bisnis mereka yang sangat tinggi dengan platform yang andal, memiliki ketersediaan tinggi, dan aman.
    • Integrasi yang lebih baik antara Server WebLogic Oracle dengan Oracle Real Application Clusters (RAC), yang mampu mendeteksi dan memperbaiki titik kegagalan database secara otomatis, membantu mendongkrak performa dan menyederhanakan pengelolaan.
    • Kemampuan pemulihan (disaster recovery) terbaru memungkinkan pelanggan menyimpan data, baik berupa penyimpanan file atau sebuah database, menyertakan opsi untuk menyimpan rekaman transaksi dalam sebuah database. Kemampuan ini memungkinkan penggunaan teknologi replikasi konsisten akan database yang terintegrasi dengan memanfaatkan Oracle Golden­Gate dan Oracle Active Data Guard untuk seluruh aplikasi data yang dinamis termasuk online, Java Message Service (JMS) dan berbagai rekaman transaksi.
    • Peningkatan keamanan aplikasi dengan Transport Layer Security (TLS) 1.2, penerus dari SSL.
    • Menyediakan pilihan upgrade yang mulus dari Server Weblogic Oracle 11g.
  • Server WebLogic dari Oracle merupakan server aplikasi dengan performa tertinggi yang ada di pasaran saat ini.
    • Integrasi dengan RAC Oracle memungkinkan pelanggan untuk mencapai kecepatan data 2—3x lebih cepat.
    • Oracle Traffic Director dapat memberikan peningkatan performa 3—4x untuk aplikasi yang berjalan di Oracle WebLogic Server dan Oracle Fusion Middleware, jika dibandingkan dengan arsitektur tradisional berbasis web. Fitur ini hadir dalam Oracle Exalogic Elastic Cloud, dimana telah dioptimisasi untuk performa ekstrem dan mengambil manfaat dari Advanced Encryption Set™ dan Integrated Performance Primitives™ dari Intel guna menghadirkan kompresi maksimum dan performa SSL tinggi.
    • Oracle WebLogic Server saat ini telah memecahkan rekor dunia hasil benchmark SPECjEnterprise2010 termasuk untuk: World record multi-node result(1); Highest EjOPS per core(2); dan World record dual-node result(3).
    • Gartner, Inc. telah menempatkan Oracle di Leader Quadrant dalam laporannya untuk tahun 2011, “Magic Quadrant for Enterprise Application Servers” (4).
  • Oracle WebLogic Server dioptimisasi untuk berjalan sebagai infrastruktur berperforma tinggi, untuk tugas penting, dan sebagai cloud yang elastis pada Oracle Exalogic Elastic Cloud, sistem pertama dan satu-satunya yang secara khusus dibuat untuk komputasi Cloud. Oracle Exalogic Elastic Cloud telah diuji dan disesuaikan oleh Oracle untuk menyediakan pondasi terbaik untuk menjalankan aplikasi Java, aplikasi Oracle, dan aplikasi enterprise lainnya dengan performa yang prima.
  • Server WebLogic Oracle juga menjadi komponen kunci dalam Oracle Java Cloud Service terbaru, sebuah platform enterprise untuk mengembangkan, menyebarkan, dan mengelola aplikasi penting bagi bisnis berbasiskan Java EE, yang mendukung pengembangan dan penggelaran dari beragam lingkungan pengembangan Java integrated development environments (IDEs), termasuk Oracle JDeveloper, NetBeans IDE, dan Eclipse.

Kutipan Pendukung

  • “Dengan Oracle WebLogic Server 12c, pelanggan bisa memanfaatkan server aplikasi #1 untuk mendapatkan lebih dari infrastruktur yang sudah ada, secara dramatis menyederhanakan proses penggelaran dan pengelolaan aplikasi serta mempercepat waktu peluncuran berkat inovasi dan efisiensi pengembangan,” ujar Cameron Purdy, wakil-presiden, Development, Oracle. “Sebagai tambahan, dengan Server WebLogic Oracle 12c, pelanggan akan lebih mudah dalam mengadopsi komputasi cloud dan bisa memanfaatkan infrastruktur yang ada guna membuat arsitektur cloud privat maupun publik. Selanjutnya, mereka dapat dengan mudah bolak-balik antara infrastruktur cloud di dalam dan di luar perusahaan, seiring dengan perubahan kebutuhan. Server WebLogic Oracle dan Oracle Exalogic Elastic Cloud menyediakan dasar aplikasi cloud yang ideal dengan performa, skalabilitas dan kehandalan yang maksimal.”
  • “Choice Hotels International merupakan salah satu waralaba terbesar di dunia penginapan, dengan jumlah lebih dari 6.000 hotel di seluruh dunia, kami menggunakan Server WebLogic dari Oracle sebagai strategi platform. Infrastruktur server WebLogic Oracle kami menangani lebih dari 3,2 juta permintaan tiap harinya, melayani ribuan properti waralaba selama 24×7 dengan waktu penggelaran aplikasi tanpa downtime. Kami sangat gembira dengan beragam inovasi dalam Server WebLogic Oracle 12c, termasuk dukungan penuh Java EE 6, pengembangan aplikasi yang lebih cepat dan performa yang lebih baik. Dengan Server WebLogic Oracle 12c dan Oracle Enterprise Manager 12c terbaru ini, kami sangat suka melihat kapabilitas baru terkait pengelolaan konfigurasi, pengawasan performa dan diagnostik yang otomatis, serta fitur pengawasan bawaan yang dapat meningkatkan produktivitas karyawan dan meningkatkan kualitas layanan kami ke depannya, berkat minimalisasi downtime,” ujar Rain Fletcher, wakil presiden Arsitektur dan Pengembangan Aplikasi dari Choice Hotels.
  • “Server WebLogic Oracle 12c adalah hal yang benar-benar saya nantikan. Mengembangkan aplikasi Java EE 6 untuk Server WebLogic Oracle menjadi lebih mudah. Pengembangan, penggelaran, pengelolaan, dan produktivitas saat ini telah meningkat ke level selanjutnya, keunggulan ini membuat Server WebLogic Oracle 12c, menurut pendapat saya, menjadi server aplikasi Java EE yang paling dapat diandalkan,” ujar Markus Eisele, seorang Konsultan dan Arsitek Perangkat Lunak Jerman.

Sumber Pendukung

Ikuti perkembangan Oracle Exalogic Elastic Cloud melalui Twitter and Facebook

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…
July 6, 2026 - 0

Review Acer Swift Go 14 AI Pro Edition: Ringan, Ringkas, Baterai Awet dan Bisa Gaming?

Laptop se-tipis, se-ringan dan se-cantik ini bisa main game Triple-A?…
July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…
June 28, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios Neo 16S AI: Prosesor Baru, Lebih Efisien, Bodi Tipis, Tetap Powerful!

Ini adalah laptop gaming dengan prosesor Panther Lake pertama yang…

Gaming

July 7, 2026 - 0

Developer ARC Raiders Ungkap Merekam 30 TB Data Pemain Setiap Hari

Developer ARC Raiders mengungkap mereka memproses 30 TB data pemain…
July 7, 2026 - 0

Wallpaper Engine di Steam Workshop Hapus Fiturnya Pasca Ancaman Malware

Wallpaper Engine menghapus fitur Application Wallpapers dari Steam Workshop setelah…
July 7, 2026 - 0

Console Xbox Generasi Berikutnya Diklaim Tinggalkan Disc Drive

Rumor menyebut Project Helix selaku console Xbox next-gen akan hadir…
July 7, 2026 - 0

Steam Machine Mulai Dihantui “Red Line of Death” Seperti Xbox 360

Kasus pertama “Red Line of Death” dilaporkan terjadi pada Steam…