LOGO

Software Baru untuk Mengukur Tingkat Manipulasi Foto

Siapa yang tidak mengenal Photoshop? Software untuk memanipulasi foto ini tidak hanya sering digunakan untuk memperbagus foto oleh individu, namun juga sering digunakan di industri iklan maupun majalah. Hal ini menimbulkan keprihatinan masyarakat mengenai kebenaran dari iklan tersebut. Keaslian foto pun mulai dipertanyakan.

Foto di bawah merupakan contoh sebelum dan sesudah dimanipulasi.

Bahkan legislator Prancis, Inggris, dan Norwegia mengusulkan kewajiban untuk memberi label “retouched” di foto yang telah dimanipulasi. Namun, sepertinya komputer mampu menyelesaikan hal ini. Dr. Henry Farid dan Eric Kee telah menemukan sebuah software yang mampu mengukur tingkat perubahan gambar dengan interval nilai 1 sampai 5. Semakin kecil nilainya, gambar tersebut semakin mirip. Pengukuran yang dilakukan tersebut didasarkan atas delapan statistik yang berbeda yang menjelaskan perubahan bentuk serta struktur objek bagian-bagian foto yang diperhalus. Ia telah mencobanya kepada kurang lebih 450 foto manusia yang telah dimanipulasi.

Meskipun sulit untuk menerapkan hal ini di industri luas, para peneliti berharap dengan adanya pengukuran ini mampu menunjukkan kepada masyarakat seberapa besar suatu gambar dimanipulasi.

Comments

  1. Aryo says:

    Ckckckckckck,.. tu perut seksi amat,.. Ternyata,.. Hoeekksss dah

  2. Emak Gaul says:

    Pernah mengkritik majalah wanita berbasis agama yg kebangetan re-touch wajah covernya, sampai ga “manusiawi” lagi…. too perfect!

    Eh, dimuatpun enggak loh!

    Pdhal, penginnya mengeliminasi pencarian kesempurnaan palsu.
    Pdhal si cover bukan foto model, tapi tokoh yang sarat prestasi…
    Setiap guratan/kerut di wajahnya melambangkan kematangan, kebijaksanaan atau kerja keras yang dilakukannya selama ini.
    Saya yakin ybs juga berkeberatan, krn yg di cover gak mirip wajahnya!

Random Articles
Back to Top