in: Processors | January 15, 2012 | by: Bhisma Sidarto

AMD FX-8120 vs Phenom II X6 1100T : Duel 8 Core vs 6 Core

Sebelum Bulldozer hadir, Phenom II X6 1100T memegang tampuk sebagai processor desktop terkencang yang dimiliki AMD. Tentunya hal itu berubah ketika Bulldozer hadir dengan arsitektur baru dan mengusung jumlah core yang lebih banyak. Lalu bagaimana ketika dua processor ini kita adukan ? Simak ulasannya di artikel berikut ini!

Duel kali ini cukup menarik mengingatkan kami mempertandingkan “mantan” processor tercepat AMD dengan processor penerusnya. Dari segi spesifikasi terlihat bahwa FX-8120 unggul hampir disemua lini. Jumlah yang core yang lebih banyak dan cache yang lebih besar, walau terlihat base speed nya lebih rendah dari 1100T tetapi dalam mode turbo FX 8120 memiliki keunggulan 300 MHz diatas 1100T. Keduanya merupakan processor dengan multiplier terbuka sehingga mampu dioverclock dengan mudah.

Harga kedua prosesor ini relatif sama. Keduanya memiliki harga sedikit di atas 2 juta rupiah. Dari sumber online kami  mendapatkan bahwa harga processor berbasis Thuban ini masih lebih mahal 5% dibandingkan Bulldozer. Perbedaan harga ini dapat diabaikan mengingat margin nya dapat dikatakan cukup kecil.

Platform Pengujian

Prosesor
AMD Phenom II X6 1100T “Thuban”
AMD FX-8120 “Bulldozer”

Motherboard


Gigabyte 990FX UD7

Memory


2x Kingston KHX1600C9D381K2/4GX

Graphic Card


NVIDIA GTX 560 ti

Power Supply


CoolerMaster 800 Watt Silent Pro Gold

Catatan Penting: OS yang kami gunakan adalah Windows 7 64-bit. Kami tidak/belum menggunakan patch untuk kompatibilitas dengan AMD FX terbaru karena pada saat pengujian dilakukan, patch terbaru dari Microsoft belum resmi keluar. OS Windows 7 dipilih karena ini adalah jenis OS yang digunakan oleh (paling) banyak pengguna PC saat ini. Kami sengaja memilih Windows dan bukan Linux, karena Linux kami anggap belum bisa menjadi basis tolok ukur benchmark yang obyektif untuk menggambarkan kemampuan kedua prosesor ini dan benefit langsung keduanya untuk pengguna secara luas.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES