LOGO

Paranormal Activity 3: Menegangkan dan Mendebarkan!

Paranormal Activity adalah salah satu franchise bergenre horor yang berhasil menyajikan tontonan yang benar-benar menegangkan dan menumbuhkan perasaan ngeri bagi yang menyaksikannya. Walaupun franchise ini selalu dibuat dengan dana yang rendah, tidak membuatnya memiliki kualitas yang rendah pula.

Jika Anda mengikuti franchise ini, tentunya Anda tahu sistem yang digunakan para sutradaranya dalam menyambungkan cerita dari film pertama ke film kedua dan kemudian ke film ketiga. Film kedua merupakan prekuel dari film pertama dan film ketiga merupakan prekuel dari film kedua dan pertama.

Paranormal Activity 3 mengambil latar waktu tahun 1988 saat karakter utama film ini, Katie (Katie Featherston) dan Kristi (Sprague Grayden) masih anak-anak. Katie (Chloe Csengery) dan Kristi (Jessica Tyler Brown) kecil tinggal di California bersama ibu mereka, Julie (Lauren Bittner), dan Dennis (Christopher Nicholas Smith), pacar Julie. Kristi menceritakan kalau ia memiliki teman imajinasi bernama Toby yang sering mengajaknya berbincang. Setelah kejadian itu, sederetan peristiwa aneh pun terjadi. Dennis, yang merupakan seorang video editor, memasang kamera di setiap sudut rumah untuk menangkap kejadian-kejadian ganjil yang menguatkan hipotesisnya mengenai ketidakberesan yang terjadi di rumah Julie. Dennis menemukan fakta mengenai simbol pemujaan setan dan mencari informasi lanjutan dari berbagai buku. Sayangnya, ketika Dennis berusaha menjelaskannya kepada Julie, Julie justru menolak penjelasan Dennis dan melarang Kristi untuk mengada-ada mengenai Toby.

Deretan kejadian pun semakin sering terjadi. Ketika semuanya memburuk, Julie memutuskan untuk membawa keluarganya keluar dari rumah. Apakah itu akan menyelesaikan masalah mereka? Find out by yourself!

Tontonan yang Membuat Bergidik

Hollywood memang jarang menciptakan film horor yang berhasil memuaskan selera horor masyarakat Asia yang memang memiliki kultur horor yang jauh lebih menyeramkan dari kultur horor masyarakat Barat. Itu sebabnya kita sering merasa bahwa semua film horor Hollywood tidak greget sama sekali. Bahkan, ketika Hollywood mengadaptasi film-film Asia, mereka pun gagal menciptakan sensasi tegang dan ngeri yang dengan sukses dihadirkan oleh film-film Asia.

Pandangan tersebut mungkin bisa dikesampingkan untuk film yang satu ini. Film-film Paranormal Activity memiliki kualitas horor yang berbeda dari film-film horor Hollywood yang pernah ada. Anda dapat dengan sukses merasa tegang, ngeri, dan ketakutan saat menyaksikan film ini—yang bahkan tidak menggunakan efek suara sama sekali!

Film yang dibuat hanya dengan bujet sebesar US$5 juta ini masih menggunakan format yang sama, yaitu dari sudut pandang perekaman handycam yang diambil dari beberapa angle saja. Jangan harap Anda akan mendengar efek suara bombastis yang akan membuat Anda ketakutan. Saya pribadi baru menyadari bahwa film ini sepi efek suara setelah menyaksikannya hingga setengah film. Hasilnya, saya sering merasakan sensasi ngeri setiap kamera menangkap sosok hantu dengan wujud yang tidak pernah terlihat jelas.

Salah satu kelebihan film ini adalah cara pencitraan wujud makhluk halus yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Bayangan berkelebat, kemunculan wujud anak kecil berkerudung kain putih yang terlihat di pojok ruangan dan kemudian lenyap begitu saja dengan cara yang fantasis membuat saya merasakan bahwa ini film horor Hollywood terkeren yang pernah saya saksikan. Tidak ada iblis bermata merah, bergigi tajam, dan berkulit kerut-kerut yang menyerang manusia dengan cakar-cakarnya. Bisa dibilang, hantu-hantu yang ada di film ini sangat “indah” dan digambarkan dengan sangat “cantik”.

Satu hal yang harus digarisbawahi adalah film ini memiliki keeratan hubungan dengan dua film sebelumnya. Jadi, jika Anda belum menyaksikan dua film sebelumnya atau belum memiliki informasi sama sekali mengenai film ketiga ini, Anda akan sedikit bingung di awal karena prolog yang disajikan begitu cepat. Selain itu, saya menyayangkan minimnya penjelasan mengenai konsep pemujaan setan yang digunakan film ini yang tidak mengalami pengembangan yang cukup baik sehingga penonton tidak bisa dengan cepat memahami hubungan teror yang muncul di rumah Julie dengan aliran pemuja setan yang dipaparkan.

Paranormal Activity 3 merupakan film dengan penghasilan tertinggi dibandingkan dua film sebelumnya dengan total pendapatan sebesar US$203.148.425 di seluruh dunia hanya dalam rentang waktu tiga bulan setelah rilis perdananya.

Tanggal rilis:
21 Oktober 2011 (Amerika Serikat)

Genre:
horor

Durasi:
84 menit

Sutradara:
Henry Joost, Ariel Schulman

Pemain:
Katie Featherston, Sprague Grayden, Lauren Bittner, Christopher Nicholas Smith, Dustin Ingram, Hallie Foote

Studio:
Blumhouse Production

Comments

  1. [...] bahwa industri perfilman Barat lebih menyenangi kombinasi pembunuhan, darah, dan monster dibanding hantu atau makhluk halus yang menghiasi film-film horor dari Timur. Saya pun tidak begitu menyukai film-film horor [...]

Random Articles
Back to Top