[PR] Microsoft Indonesia Membantu Meningkatkan Kualitas Generasi Masa Depan Indonesia Lewat Pendidikan Abad 21 Berbasis TIK
Peluncuran Zona T eknologi Informasi & Komunikasi di Taman Pintar Yogyakarta dan Pengumuman Microsoft National Innovative Teachers Competition 2011
Yogyakarta, 26 Januari 2012 – Microsoft Indonesia hari ini mengumumkan dua inisiatif pendidikan berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk membantu memperkuat pertumbuhan Indonesia melalui pemberdayaan teknologi dan kemampuan teknis tenaga kerja generasi masa depan Indonesia.Sumber daya manusia merupakan salah satu fokus pemerintah Indonesia dalam MasterplanPercepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) dan pendidikan memainkan peran yang sangat penting untuk mengembangkan sumber daya ini.
Pendidikan memiliki korelasi positif dengan indeks pengembangan manusia dan indeks tingkat persaingan global. Oleh karena itu, pendidikan menjadi factor penting bagi setiap Negara dalam menciptakan tenaga kerja masa depan yang mampu bersaing, termasuk Indonesia.
“Sebagai bagian dari Indonesia, Microsoft bekerja untuk mempercepat pertumbuhan Indonesia menuju potensi sepenuhnya dengan mendorong kemajuan ekonomi, social dan lingkungan. Kami percaya bahwa inovasi dan teknologi merupakan dua unsure penting bagi pertumbuhan, dan hanya dengan bekerja sama, kita akan bias mencapai visi Indonesia sebagai Masyarakat Berbasis Pengetahuan,” kata Manish Chopra, Marketing & Operations Director, Microsoft Indonesia.
Menyadari bahwa pendidikan merupakan hal yang tidak terpisah dari keberhasilan Indonesia, Microsoft secara aktif bekerja sama dengan pemerintah, baik pusat maupun daerah, dan juga komunitas-komunitas local untuk mentransformasi pendidikan menjadi aktivitas belajar dan mengajar berbasis TIK demi mendukung pencapaian prioritas nasional, khususnya Program Aksi bidang Pendidikan.
Zona Teknologi Informasi & Komunikasi di Taman Pintar
Salah satu inisiatif pendidikan berbasis TIK Microsoft adalah peluncuran Zona Teknologi Informasi dan Komunikasi di Taman Pintar Yogyakarta. Taman Pintar dibangun sebagai tempat bagi anak-anak, dan juga khalayak umum, untuk belajari lmu pengetahuan dengan cara yang menarik, yang mendorong ekspresi, apresiasi, dan kreativitas. Pengembangan Taman Pintar Yogyakarta juga merupakan proyek percontohan nasional untuk tempat-tempat sejenis lainnya di Indonesia. Lewat pendekatan Niteni (memahami), Niroake (menirukan), dan Nambahi (mengembangkan), anak-anakdidorong untuk menjadi lebih ingin tahu dan mengembangkan imajinasi mereka lewat berbagai percobaan interaktif, didasarkan pada filsafat yang ditanamkan oleh Bapak Pendidikan Indonesia Ki Hajar Dewantara. Taman Pintar dibangun dengan rancangan, bentuk dan bagian interior yang menarik, yang kontras dengan lingkungan sekitarnya. Hal ini dimaksudkan untuk memperkuat identitasnya sebagai sebuah pusat ilmu pengetahuan.
Zona Teknologi Informasi & Komunikasi yang dikembangkan oleh Microsoft Indonesia dan pemerintah daerah Yogyakarta merupakan sebuah pusat ilmu pengetahuan dimana komunitas-komunitas bias mendapatkan berbagai pengalaman aktivitas interaktif dan mencoba teknologi dalam cara yang membangun dan bias memotivasi diri. Para pengunjung bias melihat angkasa luar lewat World wide Telescope—sebuah pengalaman astronomi berbasis perangkat lunak–, memainkan permainan pendidikan di Microsoft XBOX yang dilengkapi Kinect, dan membuka situs-situs pendidikan interaktif di berbagai komputer yang di sediakan di Zona Teknologi Informasi & Komunikasi ini.
“Kami menghargai upaya-upaya yang dilakukan Microsoft Indonesia untuk mengembangkan Zona Teknologi Informasi & Komunikasi di Taman Pintar sebagai sebuah wahana ilmu pengetahuan bagi para komunitas dan pengunjung, ” kata Ita Rustanti, S.Si, M.Eng, Kepala Kantor Pengelolaan Taman Pintar. “Konsep dari Zona Teknologi Informasi & Komunikasi sangat sesuai dengan nilai-nilai dari Taman Pintar, dan kami yakin ini akan berguna bagi pengembangan pendidikan berbasis TIK, baik di tingkat lokal di Yogyakarta, maupun di tingkat nasional di Indonesia.”
Kompetisi Microsoft National Innovative Teachers 2011
Inisiatif yang juga diluncurkan oleh Microsoft hari ini adalah Kompetisi Microsoft National Innovative Teachers, sebuah program kerja sama antara Microsoft Indonesia dan Badan Pengembangan SDM Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Para guru dari seluruh Indonesia ditantang untuk membuat materi-materi pendidikan inovatif berbasis TIK, yang digabungkan dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK)untuk membuat praktek-praktek terbaik yang bias dinikmati para pelajar dan bermanfaat bagi program pengajaran. Elemen kunci dari kompetisi ini bukanlah kemampuan TIK, tetapi kemampuan inovasi para guru. Ada empat kategori dalam kompetisi ini, yaitu: Most Creative, Most Innovative, Most Original, dan Most Edutaining.
Kompetisi ini bertujuan untuk mencari pendidik-pendidik inovatif dari seluruh Indonesia, untuk mewakili Indonesia di ajang Microsoft Partners in Learning Asia Forum. Di forum ini para guru inovatif dari wilayah Asia Pasifik berkumpul dan berbagi teknik-teknik pengajaran inovatif berbasis TIK mereka.
Kompetisi guru inovatif untuk tahun 2011 telah menyeleksi lima belas finalis dan akan menentukan empat pemenang. Keempat pemenang yang diumumkan hari ini akan berpartisipasi dalam Microsoft Partners in Learning Asia Forum 2012 di Auckland, New Zealand, di sponsori oleh Microsoft Indonesia. Para guru akan mampu berhubungan dan berkolaborasi dengan para koleganya dari negara-negara lainnya di Asia Pasifik.
“Pendidikan menentukan masa depan Indonesia dan bagaimana Negara ini nantinya. Karena itu, mentransformasi pendidikan adalah factor utama dalam bersaing di abad 21 dan untuk menjadi Negara abad 21,” imbuh Manish.
















