Akan Ada Final Fantasy XIII – 2 ?
Sangat sulit untuk menebak apa yang ada di pikiran Square Enix saat ini. Final Fantasy
Sesuai permintaan pembaca, kami menghadirkan perbandingan langsung antara dua prosesor murah dari kubu AMD dan Intel. Keduanya memiliki harga yang nyaris sama. Hal ini tentu membuat perbandingan keduanya menjadi menarik, bukan?
Jika sebelumnya kami menguji AMD Athlon II X4 dengan pembanding Core i3 2100 yang mengacu ke kemampuan keduanya untuk menjalankan 4 thread, kali ini kami mengacu ke harga prosesor.
AMD Athlon II X4 631 dan Intel Pentium G 840 memiliki harga yang tak jauh berbeda, di kisaran Rp700.000. Harga motherboard termurah untuk keduanya pun tidak terpaut jauh. Oleh sebab itu, saat Anda ingin merancang sebuah PC ekonomis, keduanya akan muncul sebagai pilihan yang sama-sama menarik karena memiliki kisaran harga yang seimbang.
Di atas kertas, spesifikasi keduanya cukup berbeda. Pentium G 840 hadir dengan hanya 2 core, tetapi memiliki kecepatan lebih tinggi, 2.8 GHz. Sementara itu, Athlon II X4 631 tampil dengan 4 core dengan kecepatan “hanya” 2.6 GHz. Keduanya tidak memiliki fitur turbo dan cache memory keduanya pun tidak terpaut jauh. Nah, mari kita lihat hasil pengujian keduanya.
AMD Athlon II X4 631
Intel Pentium G 840

dear jagat
melihat platform pengujian yang satu pakai mini atx yang satu pake atx
apakah hasil itu berpengaruh?
trims
Pengaruhnya hrsnya yg mini itx bisa lbh baik efisiensinya.. dan lbh irit daya krn kecil.
pada orientasi hasil apa berpengengaruh juga?
@pakbambang : menurut pengujian kami, form factor tidak mempengaruhi performa.
AMD athlon menggunakan motherboard itx kenapa pentium g tidak menggunakanya juga ?? orang pada umumnya menggunakan motherboard H 61 ini kenapa sampai MSI z68 di keluarkan om apa tidak ada motherboard intel yang lain ya
jadinya agak berbeda dengan paragraf akhir yang seharusnya AMD di tunjukan untuk Gaming malah AMD yang dibuat jadi hemat daya dan pentium G dijadikan sebuah bak pc gaming T_T
Masih fair kok.. beda konsumsi daya board besar dan kecil tdak jauh berbeda.. walau board kecil memang sedikiiiit lebih irit.
Utk performa, board besar dan kecil sama saja.. yg membuat performa berbeda biasanya ada di fitur BIOS.. tapi berhubung kami menggunakan setting standar, fitur-fitur tersebut jadi tidak terpakai.
btw, H61, H67, P67 dan Z68 hasilnya nyaris tak berbeda kalau setting-nya sama-sama standar saja.
Jadi, bisa dikatakan bahwa utk orientasi hasil, sama saja.
andai X4 itu di platform AM3, harga platform murah dengan performanya sangat menarik
sandybridge low-end kurang berkutik mengatasi real quad.
overall sedikit unfair kalau menurut pribadi saya, mobo kecil tidak selalu lebih hemat daya dari yg besar, tergantung dari komponen juga sepertinya?
sedikit anomali menurut saya untuk test kali ini, coba lihat 3dmark score di bagian GPU apa ada bedanya G840 dengan X4 631???seharusnya tidak sejauh itukan karena vganya pakai gtx560 ti bukan?apa ada pengujian onboard dibagian ini?bukannya 631 tidak punya onboard
IMO…
@Rahmat: dari pengalaman kami menguji bbrp tahun, board kecil selalu lebih irit dari board besar, tapi memang tidak jauh.Yg umum, sekitar 3-5W
ya, pengujian ini tidak menggunakan onboard GPU
@8core.. board FM1 sudah mencapai kisaran 600-700rb utk yg paling murah
@8core
kemenangan masih tipis-tipis kok gan.
tp pentium sangat energy save.
bayangkan brp jam kita menyalakan PC? coba kalikan 30 watt. bagi pribadi memang kurang terasa tp bgaimana dgn kantor & netcafe yg PC nya banyak
untuk perhitungan daya
itu konsumsi daya prosesor saja atau full 1 system?
@pakbambang : perhitungan daya yang kami lakukan adalah perhitungan daya satu sistem.
komputer sekarang irit2 ya pake 560ti aja 120w >.<
Kalau pake ITX jelas lebih hemat daya dan hasilnya pun tidak maksimal, karena daya berbanding lurus dengan hasil. Menurut saya pengujian diatas sedikit bias, karena beda form factor berpengaruh terhadap hasil. Jika sama2 memakai prosesor identik, board ITX akan menunjukan hasil yang sedikit lebih rendah dibandingkan dengan form factor ATX. Saya tahu hal ini karena saya punya mobo mini ITX j&w yang saya tancap dengan 965BE.
Begitu saya kira
@sedon :
kalo urusan daya, mungkin board mini-ITX memang sedikit lebih hemat daya, tetapi kalo performa sih enggak berpengaruh dengan form factor. Kalo lu pake mobo yang lu pake mobo J&W mini-itx sebagai argumen bahwa mobo mini-ITX performa nya di bawah form factor ATX maka pertanyaan gw adalah apakah proc udah pernah di coba di mobo J&W yang form factor nya ATX ?
trus udah pernah liat artikel ini belum di jagat : http://www.jagatreview.com/2010/09/gigabyte-h55n-usb3-miniitx-overclocking-short-test/ ?
Hari gini berpandangan form factor masih berpengaruh ke performa itu pikiran primitif.
@sedon Kl boleh tau mobo J&W mini-ITX-nya seri apa? Kinerja 965 BE nya kurang karena mobonya cuman support prosesor dengan TDP 95 Watt mungkin. Sedangkan Phenom II 965 BE tuh TDP nya 125 Watt. Jd asupan daya dari mobo k procie kurang.
Untuk mobo ASrock di atas gw liat di web nya emang udah dirancang untuk mendukung prosesor LLANO yg TDPnya 100 Watt. Jd harusnya ga masalah dengan form factor.
Setuju ama bro praetorian81 kl form factor bukan jd acuan kinerja. Buktinya H55N -USB3 aja bisa buat tarik-tarikan OC. Bahkan OC ekstrim make LN2.
@Dedy Irvan
sampai saat ini sy merasa FM1 platform yg setengah matang. utk menggempur sandybridge low-end juga blm cukup murah.
@aadallah
Benchmark AMD X4 635 vs G840
http://www.anandtech.com/bench/Product/122?vs=405
IMHO, am3 platform yg lebih ekonomis utk bersaing dgn platform H61 . FM1 memang prematur bahkan harga A75 sama dengan Z68 termurah yaitu 1juta rupiah.
mainstream user hanya peduli harga beli & performa.
@praetorian81
setuju memang form factor bukan segalanya, tapi perlu diingat semakin kecil form factor limitnya semakin banyak.
gampangnya mini ITX mana yg support Thuban X6 + Crossfire PCIe?
miniITX dari awal memang diciptakan utk low-power, memang didesain utk cpu yg lebih hemat daya
secara umum FullATX yg fitur & supply powernya semakin kuat.
@8core :
pertanyaan gw sih cuma satu, apakah ada orang yang cukup bodoh untuk berharap pake konfigurasi crossfire di mobo mini itx ? ini mah sama juga ngarep handphone nokia yang layarnya monochrome bisa maen film full hd…
kalo untuk urusan GAMING sama UPGRADE2 Ane pilih si Pentium G840 itu
Konsumsi jalu lebih irit (jauh bagaikan ujung berung)
upgrade ke depan lebih enak!!!
[...] mencukupi untuk upgrade semua kenapa tidak? ada review menarik mungkin bisa jadi pertimbangan. disini Spoiler [...]
Form factor mico or mini ITX akan berpengaruh pada design power phase untuk CPU. Bisa dikatakan untuk menyentuh max TDP 95w or 100w dengan 3+1 phase yang rata2 bisa di akomodir dgn form factor mini-minian ini. Menurut saya ini cukup penting karena power phase ibarat psu untuk CPU. Semakin kecil jumlahnya akan semakin sedikit daya yang dihasilkan untuk CPU yang hasilnya juga akan mempengaruhi kinerja cpu itu sendiri.
@praetorian81 :
Mengenai komen lu yang tentang Gigabyte H55N-USB3: miniITX Overclocking Short Test, memang bisa buat tarik-tarikan(untungnya pake intel yang tdpnya rendah). Tapi gw jamin tuh umur mobo gak akan lama coz kepentok power phase. It’s gonna blow. Sekali-kali ente liat review luar lah. Mobo ane juga bisa tarik2kan ampe 4g air cooling. Tapi buat apa karena tujuan mini ITX bukan untuk itu.
gan .. klo yg AMD Athlon II X4 631 vs PHENOM II X2 555 mnang mana ??