Jagat Review

Hands-On Review: AirLive N.Plug Wireless Router – Kemampuan Tinggi dalam Ukuran Kecil

Perangkat N.Plug ini sempat “menipu” kami saat pertama kali datang. Semula, melihat dari bentuknya, kami menduga bahwa perangkat yang datang dari AirLive tersebut adalah sebuah powerline Ethernet adapter. Tetapi, setelah mengamati lebih lanjut perangkat yang masih terbungkus rapi tersebut, kami baru menyadari bahwa perangkat dengan ukuran hanya sebesar adapter charger ponsel tersebut adalah sebuah wireless router berukuran kecil!

Paket Penjualan

N.Plug datang dalam kemasan box sederhana berwarna putih yang terbuka sebagian sehingga produk wireless router tersebut langsung terlihat dari luar. Sepintas, bila kita tidak memperhatikan lebih terliti, kemasan paket penjualan ini akan memberikan kesan bahwa perangkat yang ada didalamnya adalah sebuah powerline Ethernet adapter.

Ketika kami membuka box paket penjualan tersebut, selain unit N.Plug, kami menemukan beberapa perlengkapan pendukung dari perangkat tersebut, yaitu sebuah antena, sebuah kabel Ethernet, quick start guide, serta sebuah mini CD berisi aplikasi dan versi digital dari buku manual.

AirLive N.Plug

N.Plug memiliki ukuran yang kecil, tidak jauh berbeda dengan charger ponsel dan smartphone saat ini. Walaupun memiliki ukuran kecil, bukan berarti perangkat tersebut tidak memiliki kelengkapan layaknya wireless router berukuran standar.

Di sisi depan, terdapat sederet lampu indikator dan sebuah tombol yang berfungsi ganda, baik untuk WiFi Protected Setup (WPS) dan reset konfigurasi perangkat.

Sisi atas dari N.Plug diisi oleh sebuah port USB 2.0 dan switch untuk pengubahan mode operasi. N.Plug mendukung tidak mode operasi, yaitu: router, repeater, dan access point.

Sedangkan di sisi bawah dari N.Plug, terdapat  2 buah port Ethernet (dimana salah satu port dapat berfungsi sebagai WAN maupun LAN), sebuah switch on/off, dan konektor untuk antena eksternal.

Bila secara fisik, N.Plug memiliki banyak kesamaan dengan perangkat router berukuran standar, bagaimana kemampuannya bila dilihat dari sisi fitur secara software? Mari kita lihat bersama!

Comments

  1. tridentcore says:

    Kalo ama modem Smart gimana..?? boleh nih jadi alternatif dari TP-Link.. kecil dan simpel pula…

  2. Sendy says:

    untuk port usb 2.0 nya, gmn klo di tancap flashdisk/hdd portable, apa bisa buat share file di dalam nya?
    trs modem 3g yg di tancap di usb 2.0 itu klo merk nya prolink phs100 bisa? apa hrs sama merknya airlive juga?
    modem smart kan jaringan cdma, apa juga bisa?

    thanks.

  3. dinomagic says:

    sepertinya kok cuma support 3G ya?

    apa Jagat tahu merek wireless Router yang support CDMA?

  4. Gunawan says:

    Selama dial number bisa diubah, seharusnya tidak masalah akan digunakan dengan moem GSM ataupun CDMA.

    Hmmm.. Mungkin penggunaan modem GSM dan CDMA di router ini akan coba kami bahas di artikel terpisah. :)

    Sedangkan untuk storage, selama pengujian kami tidak mendapati menu yang mengindikasikan adanya fitur tersebut. Tetapi akan kami coba terlebih dahulu nanti.

  5. [...] jaringan. Beberapa waktu yang lalu, kami sempat melakukan hands-on review pada produk wireless router yang berukuran mungil. Tidak lama setelah kedatangan perangkat tersebut, kami kembali kedatangan perangkat jaringan lain [...]





© 2011 Jagat Review About Us | Contact Us | Career | Terms of Service