LOGO

Hands-On: Asus USB-N10 – Wireless Adapter Berukuran Mungil

Tren ukuran perangkat elektronik yang semakin lama semakin mengecil tampaknya telah menjangkiti perangkat-perangkat jaringan. Beberapa waktu yang lalu, kami sempat melakukan hands-on review pada produk wireless router yang berukuran mungil. Tidak lama setelah kedatangan perangkat tersebut, kami kembali kedatangan perangkat jaringan lain yang juga berukuran mungil, yaitu Wireless USB Adapter dari Asus, USB-N10.

Paket Penjualan

Asus USB-N10 hadir ke kantor JagatReview bersama dengan box kecil yang menjadi rumah untuk paket penjualan perangkat tersebut. Box yang didominasi warna kuning dan abu-abu tua tersebut memiliki sebuah “jendela” transparan yang langsung mengekspos fisik produk USB-N10.

Tidak banyak perlengkapan pendukung yang disertakan Asus pada paket penjualan USB-N10. Tetapi, hal tersebut bisa dikatakan wajar mengingat USB-N10 hanyalah sebuah adapter yang seharusnya tidak memerlukan perlengkapan pendukung.

Quick start guide, kartu garansi, dan CD driver yang menemani unit USB-N10 dalam kemasannya.

Asus USB-N10

Dibandingkan dengan Wireless USB Adapter yang pernah kami uji sebelumnya, USB-N10 memiliki ukuran yang jauh lebih kecil. Berdasarkan perkiraan kami, ukuran USB-N10 mungkin hanya 1/3 dari ukuran produk yang kami uji sebelumnya!

USB-N10 memiliki tutup pelindung konektor USB. Sayangnya, tutup tersebut tidak terhubung ke unit USB-N10 sehingga Anda harus menyimpannya dengan benar agar tidak mudah hilang.

Karena ukurannya yang kecil, tidak banyak hal yang bisa kami bahas dari fisik produk yang satu ini. Oleh karena itu, mari beralih ke penggunaan produk tersebut!

Penggunaan

Kami langsung mencoba perangkat tersebut di salah satu PC yang ada di ruang kerja. Ketika pertama kali dipasang ke port USB yang ada di PC tersebut, sistem operasi Windows 7 yang kami gunakan tidak langsung mengenali perangkat tersebut. Untungnya, Asus telah menyiapkan driver yang diperlukan di dalam CD yang disertakan di paket penjualan perangkat.

Interface yang muncul ketika menjalankan "Autorun" dari CD yang disertakan dalam paket penjualan.

Driver yang disediakan Asus untuk produk ini termasuk cukup lengkap. Berbagai driver untuk berbagai sistem operasi, seperti keluarga Linux, Mac OS, Windows XP hingga 7 sudah tersedia di dalam CD tersebut.

Selesai menginstall driver, Windows 7 yang kami gunakan langsung mengenali USB-N10 dan perangkat tersebut bisa digunakan untuk terhubung ke jaringan wireless yang ada di kantor kami.

Setelah menginstall driver, Windows 7 langsung mengenali USB-N10.

Karena Asus tidak menyertakan aplikasi khusus untuk perangkat USB-N10, tools standar bawaan dari Windows 7 inilah yang akan menjadi pusat kontrol koneksi dari perangkat tersebut.

Kesimpulan

Praktis dan mudah digunakan. Itulah kesan yang kami dapat dari pengujian singkat kami terhadap Asus USB-N10. Perangkat yang satu ini dapat membantu Anda menghadirkan kemampuan untuk terhubung ke jaringan wireless untuk PC atau laptop yang modul wireless-nya tidak bekerja dengan baik.

Comments

  1. hendra says:

    tanya : wifi ini menggunakan chip(jenis n seri nya) apa? thanx

  2. Yufianto Gunawan says:

    Chipset yang digunakan sepertinya Realtek RTL8192SU.

  3. hendra says:

    ‘Chipset yang digunakan sepertinya Realtek RTL8192SU’ thanx answer-nya

  4. faisal says:

    wirless adapter ini ap bisa digunakan pada semua jenis Perangkat PC???
    apa ada spesifikasi tertentu??? atau minimum???

    untuk HARGA kisaran berapa gan???

  5. Gustave says:

    Halo,

    Saya punya USB-N10 ini dan memang performanya tidak perlu diragukan. Wi-Fi yang sinyalnya tadinya hanya 1 bar, setelah pake ini bisa jadi 3 bar. Browsing nya jadi lebih mulus :D

    Sayang dari reviewer tidak mencoba untuk tes before n after sinyal nya, padahal kalau saya lihat di dus nya bisa meningkatkan jangkauan sinyal hingga 25%. Kalau bisa di tes, pasti lebih mantap lagi review nya :D

  6. Gustave says:

    @faisal: terakhir sih saya beli sekitar 190rb an, mas bro~ bisa digunakan di semua PC / Notebook. Sudah coba juga di Macbook n cukup install drivernya, langsung terdeteksi. Temen saya yang pake Macbook langsung happy karena tetap bisa browsing walaupun wifi nya rusak :D

    Oya, konon bisa dipake di Linux juga loh. Saya sih belom coba ya…. Mungkin ada temen2 yang udah pernah?

Random Articles
Back to Top