in: Graphics Card | March 22, 2012 | by: Gatot Tri Yuwono

Mengintip Arsitektur dan Teknologi Terbaru Pada VGA NVIDIA GeForce GTX 680 2GB (Kepler)

Feature Terbaru 

DirectX 11.1

NVIDIA GTX 680 sudah mengadopsi teknologi DirectX versi terbaru yaitu 11.1. Beberapa peningkatan pada versi terbaru ini adalah :

  • Target independent rasterization
  • Flexible interoperability between graphics compute and video
  • Native Stereo 3D support

Microsoft akan mulai mengaplikasikan DirectX 11.1 pada sistem operasi Windows 8.

GPU Boost

Anda masih ingat dengan feature Intel Turbo Boost atau AMD Turbo Core? Kedua feature ini memungkinkan prosesor untuk meng-overclock dirinya sendiri jika nilai TDP maksimal prosesor belum tercapai. Di saat aplikasi hanya membutuhkan beberapa buah core prosesor, feature ini akan mengistirahatkan core prosesor yang tidak terpakai dan akan meningkatkan kecepatan core prosesor yang sedang bekerja hingga batas maksimal TDP agar pekerjaan cepat selesai. Peningkatan kecepatan paling tinggi akan dirasakan saat hanya satu buah core prosesor saja yang bekerja.

NVIDIA GTX 680 kini dilengkapi feature mirip seperti Intel Turbo Boost dan AMD Turbo Core yang bernama GPU Boost. GPU Boost secara otomatis akan menaikkan dan menurunkan clock GPU berdasarkan kondisi pemakaian. Sebuah komponen khusus pada graphics card akan memonitor penggunaan daya pada graphics card dan jika penggunaan daya belum mencapai nilai maksimal, GPU Boost akan menaikkan clock GPU hingga batas maksimal penggunaan daya.

NVIDIA GTX 680 kini memiliki dua tipe clock yaitu “Base Clock” sebesar 1006 MHz dan “Boost Clock”. Besaran nilai “Boost Clock” biasanya berkisar 5% di atas “Base Clock” atau sekitar 1058 MHz. Walaupun begitu, dalam banyak kasus ternyata penggunaan daya NVIDIA GTX 680 belum mencapai batas maksimal dengan kenaikan sebesar 5%. Alhasil GPU Boost akan menaikkan clock GPU ke angka yang lebih tinggi lagi yaitu 1100 MHz atau 10% di atas “Base Clock”.

Satu hal yang menarik adalah feature GPU Boost bekerja bukan berdasarkan profile game dan pengguna tidak perlu mengaktifkan setting tertentu untuk mengaktifkannya. Alhasil, game apapun yang dijalankan oleh NVIDIA GTX 680 akan mendapatkan peningkatan kinerja secara instan.

Adaptive VSync

VSync merupakan feature pada graphics card yang berfungsi mengatasi gejala tearing yang diakibatkan frame rate game melampaui nilai refresh rate monitor. Sebagai contoh, jika Anda menggunakan monitor dengan referesh rate 60 Hz dan game yang Anda mainkan berlari di frame rate 100 fps, maka gejala tearing dapat saja terjadi. Akan tetapi feature VSync juga memiliki kelemahan yaitu munculnya gejala stuttering yang terjadi jika frame rate game turun di bawah 60 fps sehingga mengakibatkan feature VSync merubah refresh rate monitor menjadi 30 Hz, 20 Hz, atau 15 Hz (jika refresh rate monitor 60 Hz).

Untuk mengatasi gejala tersebut, NVIDIA memperkenalkan feature Adaptive VSync yang mulai tersedia pada driver Forceware versi 300.xx. Secara sederhana, Adaptive VSync bekerja dengan mengaktifkan feature VSync jika frame rate game melampaui nilai refresh rate monitor dan akan mematikan feature VSync jika frame rate game di bawah nilai refresh rate monitor. Untuk mengaktifkan feature ini pengguna cukup mengaktifkannya melalui menu VSync di NVIDIA Control Panel.

FXAA Driver Control Support

FXAA merupakan kependekan dari Fast Approximate Anti-Aliasing. Metode Anti-Aliasing terbaru kreasi NVIDIA ini sebelumnya hanya dapat digunakan jika game tersebut menyediakan menu untuk mengaktifkannya. Sejak diperkenalkan sekitar setahun yang lalu, telah ada lima belas judul game yang mengaplikasikan metode Anti-Aliasing ini. Untuk mengatasi keterbatasan jumlah game yang dapat memanfaatkan feature ini, melalui Forceware 300.xx NVIDIA akhirnya menyediakan menu untuk mengaktifkan feature FXAA di NVIDIA Control Panel. Ini berarti akan ada ratusan game yang dapat menggunakan feature FXAA.

TXAA

Tidak hanya FXAA, NVIDIA GTX 680 kini dilengkapi metode Anti-Aliasing terbaru bernama TXAA. TXAA menawarkan kualitas Anti-Aliasing lebih baik dengan performance-hit lebih kecil. TXAA sendiri terdiri dari dua tipe yaitu TXAA1 dan TXAA2. Pada TXAA1, kualitas Anti-Aliasing yang didapatkan adalah setara dengan penggunaan metode Anti-Aliasing 8x MSAA tetapi dengan penurunan kinerja seperti saat menggunakan 2x MSAA. Sedangkan pada TXAA2, kualitas Anti-Aliasing yang didapatkan setara dengan 16x MSAA tetapi dengan penurunan kinerja seperti saat menggunakan 4x MSAA. Menarik bukan ?

Berikut ini adalah perbandingan kualitas gambar saat tidak menggunakan Anti-Aliasing, 8x MSAA, dan TXAA.

Single-GPU 3DVision Surround

Pada graphics card NVIDIA generasi sebelumnya, diperlukan lebih dari satu buah graphics card jika pengguna ingin mengaktifkan feature NVIDIA Surround atau 3DVision Surround. Akan tetapi hal ini tidak diperlukan lagi sejak NVIDIA GTX 680. Satu buah graphics card NVIDIA GTX 680 kini dapat menangani hingga empat buah monitor untuk menciptakan konfigurasi NVIDIA Surround atau 3DVision Surround. Bahkan pengguna dapat menggunakan konfigurasi unik dimana tiga buah monitor digunakan untuk menampilkan game dan satu buah monitor lainnya menampilkan konten lainnya seperti aplikasi chatting atau browser internet.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES