in: Notebook / Laptop | April 4, 2012 | by: Dedy Irvan

Intel Celeron B815: Prosesor Notebook Murah yang Kencang!

Notebook dengan prosesor Celeron B815 kini menempati posisi harga yang sangat murah, yaitu di kisaran 3,5 juta rupiah. Masalahnya, apakah prosesor jenis ini memiliki performa yang cukup baik?

Mesin Notebook Murah 3,5 Juta Rupiah

Intel Celeron B815 banyak ditemui pada noteboook murah dengan kisaran 3,5 juta rupiah, dengan kurs kisaran US$1 = Rp 9.000,-. Para produsen dengan brand lokal, bahkan bisa menawarkan notebook bermotor B815 ini dengan harga kisaran nyaris mencapai 3 juta rupiah! Berikut adalah beberapa notebook yang menggunakan prosesor ini dan sudah dijual di Indonesia.

  • Acer4349-B812G32
  • Acer4352-B812G32
  • ASUS X44H-VX107D
  • ASUS X44E-VX794D
  • Axioo Neon HNW.C.612
  • HP Presario CQ43-414TU
  • Lenovo G470-1378
  • Toshiba Satellite C640-1085U
  • Zyrex Ellipse LW4843

Dengan spesifikasi umum layar 14”, RAM DDR3 2 GB, DVD-RW, dan hard disk 320GB, notebook jenis ini memang tergolong sangat standar. Akan tetapi, kisaran harganya membuatnya menjadi notebook yang menarik. Memang pertanyaan terbesar dari calon konsumennya adalah kemampuan prosesor (dan VGA-nya). Hal ini yang membuat kami juga tertarik untuk melakukan pengujian terhadap notebook murah ini.

Celeron, tapi Tetap Sandy bridge!

Sebelum kita masuk ke pengujian, mari kita lihat dulu, apa sebenarnya Celeron B815 ini. Memang, prosesor ini menyandang nama Celeron yang berarti ini adalah jajaran terbawah dari semua prosesor Intel, selain Atom. Akan tetapi, prosesor ini menggunakan arsitektur Sandy Bridge. Jadi, prosesor murah ini masih memiliki efisiensi performa yang sangat baik. Seharusnya, kita bisa melihat perbandingan performa yang tidak terlalu jauh dari Core i3, sama seperti pada pengujian Pentium G pada desktop.

Untuk prosesor notebook dari Intel dengan tegangan standar, Celeron B815 memang tergolong yang memiliki spesifikasi paling bawah. Tidak memiliki hyperthread dan quicksync bisa menjadi kelemahan yang tidak terlalu berpengaruh untuk sebagian besar aplikasi biasa. Integrated Graphics yang hanya memiliki 6 EU, membuatnya menjadi seperti Intel HD 2000 pada desktop, seperti yang digunakan Pentium G. Sementara itu, cache memory yang “hanya” 2MB dan kecepatan hanya 1,6 GHz, semakin membuat prosesor ini tampil kurang meyakinkan di atas kertas, bukan?

Apabila dibandingkan dengan prosesor mobile tawaran dari AMD, secara spesifikasi, Celeron B815 ini mendekati AMD E-350 dan E-450. Sementara itu, di atas kertas, AMD Llano (Sabine) A6-3400 memang jauh lebih perkasa. Kami melihat bahwa memang tidak sepantasnya membandingkan B815 dengan AMD C-50 (atau C-60), karena secara spesifikasi dasarnya pun sudah terpaut cukup jauh.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES