NVIDIA Mencari Partner Baru untuk Produksi Chip GPU Mereka?

Reading time:
April 24, 2012
nvidialogo

NVIDIA sebagai salah satu perusahaan raksasa dengan produk graphics card-nya, kini sedang merencanakan dan merumuskan strategi pengembangan teknologi chip untuk jangka panjang. Seperti yang telah kita ketahui, kini mereka sudah menggunakan fabrikasi 28 nm dan diikuti 20 nm yang masih dalam pengembangan. Diperkirakan pada 2015 nanti kita sudah bisa melihat dan menggunakan chip dengan implementasi ukuran fabrikasi 14 nm.

TSMC yang diketahui juga sebagai chip manufaktur yang masih dipercayakan NVIDIA sampai saat ini (28 nm), kini juga sedang mengembangkan dan menguji produksi wafers dengan ukuran yang lebih besar yaitu 450 mm atau 18 inci pada tahun 2012-2013 ini. Produk ini diperkirakan baru dapat diproduksi massal pada tahun 2015 nanti. Dengan memproduksi wafers yang menggunakan ukuran lebih besar ini (sekarang 300 mm), tentu akan meningkatkan jumlah chip yang dapat digunakan/dipotong dalam satu buah wafer yang pada akhirnya akan menurunkan ongkos produksi secara keseluruhan.

wafer

Namun, tampaknya hubungan yang terjalin antara NVIDIA dengan TSMC tidak berjalan dengan cukup baik. Kabarnya, kini sedang terjadi kekurangan produksi chip 28 nm dari TSMC yang membuat NVIDIA terpaksa mengontrak jasa produksi alternatif untuk chip GPU 28nm-nya. Selain permasalahan produksi yang cukup membuat “kesal” NVIDIA, hal ini diperkeruh dengan model bisnis yang diubah TSMC. Mereka akan memberikan charges untuk setiap wafer yang diproduksi, bukan untuk setiap chip yang dapat dihasilkan (bekerja). Tentu hal ini dirasa tidak menguntungkan bagi pihak NVIDIA.

Kejadian ini membuat NVIDIA mempertimbangkan untuk mencari partner baru untuk memproduksi chip mereka. Beberapa isu berita menyatakan bahwa Samsung sudah mengirimkan beberapa sampel chip yang dimanufaktur di Austin Texas Facility kepada NVIDIA. Beberapa kabar juga menyebutkan bahwa NVIDIA melirik GlobalFoundries—partner AMD selama ini—untuk bekerja sama. Entah partner produksi (foundry) mana yang akan dipilih oleh NVIDIA. Satu hal yang pasti, NVIDIA membutuhkan partner yang reliable dan dapat menyediakan volume tinggi yang akan membuat perusahaan ini menjadi lebih kompetitif lagi.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 28, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios Neo 16S AI: Prosesor Baru, Lebih Efisien, Bodi Tipis, Tetap Powerful!

Ini adalah laptop gaming dengan prosesor Panther Lake pertama yang…
June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…

Gaming

June 26, 2026 - 0

GTA 6 Diklaim Miliki Performa Terbaik di PS5 Pro

Informasi baru mengungkap GTA 6 di PS5 Pro akan mendapat…
June 26, 2026 - 0

Xbox Kembali Naikkan Harga Console Hingga $150

Microsoft kembali menaikkan harga Xbox Series X dan Series S…
June 25, 2026 - 0

Valve Dorong SteamOS Untuk Ubah PC Gaming Jadi Console

Valve memperluas SteamOS ke PC gaming dengan rangkul NVIDIA demi…
June 25, 2026 - 0

Valve Ungkap Alasan Tingginya Harga Steam Machine

Valve menjelaskan alasan Steam Machine dibanderol di atas $1000, menyoroti…