[PR] TE Connectivity Berbagi Tips Bagaimana Memilih Infrastruktur Kabel yang Tepat

Reading time:
April 23, 2012

JAKARTA, Indonesia. 23 April 2012 – TE Connectivity melihat bahwa dalam tiga puluh tahun terakhir terdapat kemajuan pesat dalam teknologi jaringan. Sejak awal tahun 1970an dengan perkembangan kecepatan jaringan, tingkat transfer data point-to-point telah meningkat dengan kelipatan puluhan ribu kali. Dari satu Mb/s StarLan sampai 10 Gb/s Ethernet, peningkatan bandwidth yang stabil ini juga didukung oleh kian meningkatnya tuntutan akan kecepatan, aplikasi, memory dan perangkat.

Tuntutan akan kecepatan datang dari kemampuan processor yang kian meningkat dan kemajuan sistem operasi komputer yang memungkinkan pengembangan aplikasi-aplikasi baru. Aplikasi-aplikasi ini dan perangkat terkait menciptakan lebih banyak penggunaan dan kepadatan jaringan, sehingga mendorong tuntutan akan bandwidth yang lebih besar. Kebutuhan akan bandwidth lebih tinggi ini pertama kali terlihat padabottleneck jaringan. Ketika satu bagian jaringan terjadi bottleneck, perangkat jaringan, seperti Switch dan Server, digantikan dengan perangkat generasi berikutnya dengan processor yang lebih cepat, memory lebih besar, sistem operasi komputer yang lebih baik dan kemampuan untuk menjalankan lebih banyak aplikasi yang kompleks.

Dengan semakin berkembangnya infrastruktur TI dan perangkat komputer, memilih infrastuktur kabel jaringan yang tepat menjadi hal yang penting. Tidak peduli seberapa canggihnya perangkat keras dan komputer, perusahaan tidak dapat mencapai potensi maksimal jika belum mengimplementasikan infrastruktur kabel jaringan yang tepat. Dengan memilih infrastruktur kabel jaringan yang tepat, perusahaan dapat mengamankan investasi TI mereka, meningkatkan efisiensi dan performa dan menghemat biaya. Berikut di bawah ini adalah tiga tips dari TE Connectivity mengenai memilih infrastruktur kabel jaringan yang tepat;

Memilih Infrastruktur: Ikuti Panduan dari IEEE

Skenario yang dihadapi oleh perencana kabel jaringan sekarang ini adalah bagaimana sistem kabel jaringan dirancang untuk dapat mengatasi banyak pergantian perangkat aktif. Sebagian besar perangkat jaringan aktif – termasuk komputer, server, Ethernet switch, router, dan hub – memiliki umur penggunaan maksimum tiga sampai lima tahun sebelum akhirnya harus diganti. Sebaliknya, infrastruktur kabel jaringan memiliki umur penggunaan maksimal dari 10 sampai 15 tahun. Oleh karena itu, infrastuktur kabel yang dipasang hari ini harus dapat melewati paling tidak tiga generasi pergantian perangkat jaringan.

Yang menjadi tantangannya adalah bagaimana menentukan tipe perangkat jaringan aktif apa yang akan digunakan dalam tiga generasi produk tersebut; jawabannya dapat ditemukan pada IEEE. Organisasi ini berisikan pemimpin global dalam bidang kabel jaringan serta produsen perangkat yang memperhatikan masa depan jaringan dan mengembangkan solusinya untuk produk-produk generasi ke depan. Dengan menggunakan standard IEEE sebagai panduan, sangat mungkin untuk melihat arah perangkat jaringan aktif dan kebutuhan kabel untuk beberapa generasi ke depan.

Fokus Terhadap Kriteria Pengambilan Keputusan Penting

Pertanyaan yang masih belum terjawab: dengan semua pilihan kabel jaringan dan fiber yang dapat digunakan, kabel jaringan apa yang digunakan hari ini? Tidak ada jawaban yang sederhana untuk hal ini, karena masing-masing jaringan bersifat unik. Hati-hati terhadap solusi-solusi jenis satu-ukuran-untuk-semua karena mereka tidak dapat mencakup sekian banyaknya variabel yang perlu dipertimbangkan ketika memilih infrastuktur kabel. Dua hal yang perlu diingat ketika mengerjakan infrastruktur kabel jaringan, yaitu kebutuhan bandwidth dan waktu implementasi. 

Dibangun untuk Bandwidth di Masa Depan

Kemajuan teknologi dalam bidang jaringan akan terus berlanjut. Teknologi processor baru, ditambah dengan sistem operasi baru, akan memungkinkan terciptanya aplikasi dan layanan yang lebih maju. Aplikasi-aplikasi baru ini akan menuntut lebih banyak bandwidth, mendorong kebutuhan akan kecepatan protocol dan kabel jaringan yang lebih tinggi dan kabel jaringan untuk mendukung protocol tersebut. Namun jika Anda memiliki tempat sendiri, atau sewa jangka panjang, hal yang lebih baik adalah untuk merancang infrasktur kabel pasif untuk dapat melewati tiga generasi perangkat jaringan aktif. Agar dapat merancang infastruktur kabel jaringan yang dapat dipakai untuk tiga generasi, jadikan IEEE sebagai acuan dan cari tahu mengenai protocolprotocolyang dikembangkan untuk masa depan. Hal ini menawarkan panduan yang sangat berharga untuk membangun bandwidth untuk masa depan. 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 8, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 OLED (S5406SAL): Baterai Awet, Bodi Ringkas, Multitasking Lancar

Nyari laptop yang baterainya tahan seharian? Kalian harus tonton pembahasan…
July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…
July 6, 2026 - 0

Review Acer Swift Go 14 AI Pro Edition: Ringan, Ringkas, Baterai Awet dan Bisa Gaming?

Laptop se-tipis, se-ringan dan se-cantik ini bisa main game Triple-A?…
July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…

Gaming

July 8, 2026 - 0

Nintendo Ubah Desain Switch 2 di Eropa Mulai Musim Panas 2026

Nintendo akan menghadirkan Switch 2 versi baru di Eropa mulai…
July 8, 2026 - 0

Xbox Akui Game Pass Tak Tumbuh Sesuai Harapan

Pimpinan tertinggi Xbox menyebut pertumbuhan layanan Game Pass tidak memenuhi…
July 8, 2026 - 0

Nintendo Diprediksi Jadi Benteng Terakhir Game Fisik di Industri Console

Analis memprediksi Nintendo akan menjadi produsen console terakhir yang mempertahankan…
July 8, 2026 - 0

Sony Buka Peluang Naikkan Harga PlayStation Plus Lagi

Sony mungkin akan menaikkan harga PlayStation Plus lagi di masa…