in: Overclocking - Processors | April 23, 2012 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

Preview Extreme OC Intel Core i7-3770K Ivy Bridge dengan MSI Z77A-GD55

Hampir setiap kali ada prosesor baru diluncurkan, para performance-enthusiast biasanya langsung mempertanyakan kapabilitas prosesor itu, terutama dalam hal overclockability. Ini cukup masuk akal mengingat prosesor yang baru diluncurkan biasanya memiliki arsitektur baru dan/atau proses fabrikasi yang sudah improved.

Prosesor Intel terbaru, dikenal dengan nama kode “Ivy Bridge”, juga tidak luput dari kejadian serupa. Sekitar 2 (dua) bulan lalu, para overclocker di seluruh dunia dikejutkan dengan berita bahwa Ivy Bridge sanggup mencapai clock 7 Ghz!

Berita heboh ini tentunya mendapat berbagai sambutan. Dari yang menyebutnya sebagai hoax, sampai ada yang memberi konfirmasi bahwa memang prosesor dengan fabrikasi 22nm tersebut mampu mencapai clockspeed yang luar biasa tinggi. Kami sendiri merasa bahwa berita itu sedikit tidak masuk akal, sampai saat kami mendengar konfirmasi dari rekan-rekan overclocker kami di luar negeri bahwa prosesor Ivy Bridge memang mampu mencapai frekuensi di atas 6 Ghz, dengan bantuan extreme cooling tentunya.

Akhirnya, Sabtu (21/4) lalu, tim JagatOC mendapat lampu hijau untuk “membekukan” sebuah sampel Core i7-3770K “Ivy Bridge”. Tanpa menunggu lama, kami langsung membawa prosesor tersebut ke ruang “eksekusi” JagatOC. Mari ikuti pengujian lengkapnya!

 

Test Specs

Regulator daya MSI Z77A-GD55 yang akan "dipaksa" untuk menyuplai VCore sebesar 1.8V ke CPU.

Berikut ini berbagai hardware yang kami gunakan dalam pengujian kali ini.

  • CPU: Core i7-3770K “Ivy Bridge” (Engineering Sample)
  • Motherboard: MSI Z77A-GD55 , BIOS v1.2 Official
  • RAM: Apacer Ares DDR3-2400 2×2 GB
  • VGA: nVIDIA GeForce 8600GT
  • HDD: WD VelociRaptor 600GB SATA
  • PSU: Corsair AX1200 Gold
  • Cooling: k|ngp|n F1 DARK + 35L Liquid Nitrogen(LN2)

 

Lingkup Pengujian

Transistor 22nm: akankah memberi milestone baru bagi overclocker?

Tujuan pengujian ini hanya satu: mencari clockspeed tertinggi yang bisa dicapai oleh prosesor Ivy Bridge kami. Dengan ini, kami dapat membuktikan rumor yang beredar mengenai kemampuan overclocking prosesor ini benar atau hanya spekulasi belaka.

Tentunya, kami akan melakukan berbagai benchmark ringan (single-threaded) untuk memberi gambaran kasar kecepatan prosesor ini jika dibanding dengan prosesor Intel Sandy Bridge yang sebelumnya. Dengan ini, variabel selain clock CPU, seperti kemampuan Integrated memory controller (IMC) dan juga BCLK tidak banyak kami sentuh.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES