Review Gaming Mouse Corsair Vengeance M60

Reading time:

Hasil Pengujian

Sensor 5700DPI yang sensitif dan presisi.
Mouse Corsair M60 ini dilengkapi dengan sensor laser yang memiliki tingkat sensitivitas yang tinggi dan presisi mencapai 5700DPI. Tentunya pada saat penggunaan DPI tinggi, dibutuhkan penyesuaian pengaturan pada  tingkat sensitivitas Windows agar gerakan mouse tidak terlalu liar/cepat.

Tombol Sniper Mode yang sangat mumpuni.

Tombol Sniper Mode ini merupakan inovasi terbaik dari mouse corsair M60 ini. Dengan adanya tombol ini, para gamer dapat mengganti settingan dpi mouse dengan sekejap ketika melakukan sniping. Fitur ini terasa sangat membantu ketika kami bermain Battlefield 3, khususnya ketika kami sedang melakukan very long range sniping untuk menembak target  berjarak 800 meter ke atas. Fitur ini sangat membantu kami untuk mengganti dpi sesuai dengan yang diinginkan secara sekejap ketika sedang melakukan aim dalam mode scope sniper cukup dengan menahan tombol sniper mode. Ketika tombol sniper mode ini dilepas makan settingan DPI kembali seperti semula.

Built Quality yang kokoh dengan bahan aluminium sebagai kerangka utamanya.

Body dari mouse ini terasa sangat kokoh dikarenakan menggunakan struktur utama yang berbahan aluminium yang cukup tebal, sedangkan untuk bagian body luar mouse ini juga menggunakan bahan platik carbon yang kuat, terasa lembut, dan tidak licin di tangan.

Lift height setting dapat diatur pada mouse ini.

Pada mouse corsair M60 ini Anda dapat mengatur intesitas kekuatan membaca sensor mouse. Dimana pengaturan ini akan mempengaruhi seberapa jauh jarak sensor dengan mousepad untuk tetap melakukan perhitungan pergerakan. 

Pengaturan Lift Height pada mouse masih terdapat bug, dimana ketika setting low dipilih, maka mouse ini langsung tidak dapat bergerak. Hal ini masih dapat dimaklumi karena driver yang digunakan masih versi beta terbaru yang didownload dari website resmi ketika review ini dilakukan.

Driver Console yang responsif

Corsair M60 ini memiliki software pengaturan driver console yang responsif, dimana setiap adanya perubahan pengaturan konfigurasi, maka mouse ini langsung saja menyesuaikan diri sesuai dengan konfigurasi yang diberikan tanpa adanya jeda waktu lag/freeze.

Scroll yang memiliki feedback yang baik dan presisi.

Dengan roda scroll berbahan metal dan dilapisi dengan karet yang mumpuni, scroll mouse ini dapat memberikan feedback yang sangat baik, dimana setiap pergeseran scroll akan memberikan feedback yang cukup “nendang”. Hal ini akan menjadi sebuah berkah yang besar bagi gamer FPS yang sering menggunakan scroll untuk mengganti pilihan senjata pada saat bermain game FPS.

Feedback dari klik kanan mouse ini terasa kurang “nendang”.

Ada hal yang sedikit menyebalkan dari mouse ini, dimana feedback dari klik kanan mouse ini terasa kurang “nendang”, dimana hal ini memberikan feel kurang nyaman. Hal ini tidak begitu masalah ketika bermain dalam game FPS, tetapi akan terasa kurang nyaman jika memainkan game-game RTS, apalagi game seperti Starcraft 2, Dota, dan HON.

Kesimpulan

Secara keseluruhan mouse Corsair Vengeance M60 ini merupakan mouse gaming yang dapat memenuhi segala kebutuhan yang diperlukan oleh para gamer spesialis First-Person Shooting ( FPS ), baik dari segi-segi fitur-fitur yang diberikan, tingkat responsifitas maupun kualitas build Quality yang ditawarkan.

Hanya saja mouse ini kurang cocok bagi gamer Real Time Strategy (Starcraft 2 , Dota, HON, DLL ) yang paling sering menggunakan klik kanan mouse, karena feedback klik kanan mouse ini terasa kurang nyaman akibat dari feedback tombol yang kurang “nendang”.

Kelebihan:

  • Fitur Sniper Mode yang mumpuni
  • Build Quality yang kokoh dan mewah
  • Drive Console pengaturan yang responsif
  • Sensitivitas sensor yang tinggi mencapai 5700 DPI
  • Cocok untuk gamer First Person Shooting

Kekurangan:

  • Feedback klik kanan yang kurang nendang
  • Kurang cocok untuk gamer RTS ( Real Time Strategy)
  • Terdapat Bug pada lift height setting pada pilihan low.

Harga: +- Rp 590.000,- ( Kisaran Harga )

Distributor : DTG

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…
June 28, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios Neo 16S AI: Prosesor Baru, Lebih Efisien, Bodi Tipis, Tetap Powerful!

Bodi Form Factor Clamshell Material Menggunakan Aluminum untuk cover bagian…
June 26, 2026 - 0

Review ADVAN AI Gen Ultra T: RAM 16 GB, Prosesor Intel Core Ultra, Harga Cuma Rp 9 Jutaan?!

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Kombinasi Logam…

Gaming

July 7, 2026 - 0

Console Xbox Generasi Berikutnya Diklaim Tinggalkan Disc Drive

Rumor menyebut Project Helix selaku console Xbox next-gen akan hadir…
July 7, 2026 - 0

Steam Machine Mulai Dihantui “Red Line of Death” Seperti Xbox 360

Kasus pertama “Red Line of Death” dilaporkan terjadi pada Steam…
July 6, 2026 - 0

Sony Mulai Alihkan Fungsi Pabrik Disc PlayStation Terbesarnya

Setelah keputusan 'digital only', pabrik disc PlayStation terbesar milik Sony…
July 6, 2026 - 0

Honkai: Star Rail Versi 4.4 Hadirkan Kolaborasi Fate Tahap Kedua

Honkai: Star Rail Versi 4.4 siap meluncur dengan hadirkan Himeko…