in: Notebook / Laptop | April 24, 2012 | by: Bimanto

Review Prosesor Intel Core i7 Ivy Bridge untuk Notebook

Pengujian

Sysmark 2007

Di tes menggunakan Sysmark 2007, benchmark ini akan menjalankan aplikasi-aplikasi sebagai berikut.

  • Adobe® After Effects® 7
  • Adobe® Illustrator® CS2
  • Adobe® Photoshop® CS2
  • AutoDesk® 3ds Max® 8
  • Macromedia® Flash 8
  • Microsoft® Excel 2003
  • Microsoft® Outlook 2003
  • Microsoft® PowerPoint 2003
  • Microsoft® Word 2003
  • Microsoft® Project 2003
  • Microsoft® Windows Media™ Encoder 9 series
  • Sony® Vegas 7
  • SketchUp 5
  • WinZip® 10.0

Sysmark 2007 secara bergantian akan menjalankan aplikasi tersebut secara otomatis, menjalankan berbagai pekerjaan sesuai dengan lingkup kerja dan kegunaannya. Di akhir tes, Anda akan disuguhkan berbagai angka yang akan menunjukkan kinerja dari sebuah sistem notebook atau desktop. Hasil pengujian disajikan dalam bentuk skor. Semakin tinggi skor yang dihasilkan, semakin baik.

 

Berdasarkan tabel di atas, dapat dilihat bahwa prosesor Intel Core i7 3610M Ivy Bridge dengan hard disk dapat mengungguli prosesor Intel Core i7 2670M Sandy Bridge dengan hard disk. Terdapat perbedaan sekitar 10 persen. Namun, lain ceritanya bila Anda menemukan sebuah Intel Core i7 3610M Ivy Bridge dengan SSD. KKinerjanya dapat meningkat hingga lebih dari 30 persen! Perbedaan nilai antara notebook Intel Core i7 3610M Ivy Bridge lebih disebabkan oleh storage yang dipasang dan aplikasi yang menyenangi kinerja storage yang tinggi.

MediaShow Expresso 6

MediaShow Espresso 6.0 merupakan versi terbaru dari aplikasi transcoding video populer. Aplikasi ini mampu mengubah satu format video ke format video lainnya (seperti video format Blackberry, Apple iPhone, dan lain-lain). Salah satu kelebihan aplikasi ini adalah dukungan terhadap fitur AMD (ATI) Stream, NVIDIA CUDA, bahkan di versi terbaru aplikasi ini mendukung Intel Quick Sync. Hasil pengujian disajikan dalam satuan waktu. Semakin sedikit waktu yang dibutuhkan, semakin baik.

Wow? Ucapan itulah yang terucap ketika kami melihat waktu yang dibutuhkan untuk proses  transcoding yang terpampang di layar notebook. Ternyata, prosesor Ivy Bridge dapat melakukan pekerjaan transcoding ini jauh lebih cepat dibandingkan pendahulunya. Untuk sebuah file sebesar 150 MB dengan resolusi full HD 1080P, sebuah prosesor Intel Core i7 3610M Ivy Bridge hanya memerlukan waktu 4-5 detik dengan menggunakan Quicksync untuk melakukan encoding menjadi sebuah file dengan resolusi 720P.

Lain cerita untuk transcoding dari file yang sama. Waktu yang dibutuhkan untuk mengubah file film 1080P menjadi 320P memerlukan waktu sekitar 25-24 detik. Dengan menggunakan tenaga CPU dengan Quicksync, perbedaan waktu yang diperlukan tidaklah terlalu jauh.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4
Tags:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES