Di tes menggunakan Sysmark 2007, benchmark ini akan menjalankan aplikasi-aplikasi sebagai berikut.
Sysmark 2007 secara bergantian akan menjalankan aplikasi tersebut secara otomatis, menjalankan berbagai pekerjaan sesuai dengan lingkup kerja dan kegunaannya. Di akhir tes, Anda akan disuguhkan berbagai angka yang akan menunjukkan kinerja dari sebuah sistem notebook atau desktop. Hasil pengujian disajikan dalam bentuk skor. Semakin tinggi skor yang dihasilkan, semakin baik.
Berdasarkan tabel di atas, dapat dilihat bahwa prosesor Intel Core i7 3610M Ivy Bridge dengan hard disk dapat mengungguli prosesor Intel Core i7 2670M Sandy Bridge dengan hard disk. Terdapat perbedaan sekitar 10 persen. Namun, lain ceritanya bila Anda menemukan sebuah Intel Core i7 3610M Ivy Bridge dengan SSD. KKinerjanya dapat meningkat hingga lebih dari 30 persen! Perbedaan nilai antara notebook Intel Core i7 3610M Ivy Bridge lebih disebabkan oleh storage yang dipasang dan aplikasi yang menyenangi kinerja storage yang tinggi.
MediaShow Espresso 6.0 merupakan versi terbaru dari aplikasi transcoding video populer. Aplikasi ini mampu mengubah satu format video ke format video lainnya (seperti video format Blackberry, Apple iPhone, dan lain-lain). Salah satu kelebihan aplikasi ini adalah dukungan terhadap fitur AMD (ATI) Stream, NVIDIA CUDA, bahkan di versi terbaru aplikasi ini mendukung Intel Quick Sync. Hasil pengujian disajikan dalam satuan waktu. Semakin sedikit waktu yang dibutuhkan, semakin baik.
Wow? Ucapan itulah yang terucap ketika kami melihat waktu yang dibutuhkan untuk proses transcoding yang terpampang di layar notebook. Ternyata, prosesor Ivy Bridge dapat melakukan pekerjaan transcoding ini jauh lebih cepat dibandingkan pendahulunya. Untuk sebuah file sebesar 150 MB dengan resolusi full HD 1080P, sebuah prosesor Intel Core i7 3610M Ivy Bridge hanya memerlukan waktu 4-5 detik dengan menggunakan Quicksync untuk melakukan encoding menjadi sebuah file dengan resolusi 720P.
Lain cerita untuk transcoding dari file yang sama. Waktu yang dibutuhkan untuk mengubah file film 1080P menjadi 320P memerlukan waktu sekitar 25-24 detik. Dengan menggunakan tenaga CPU dengan Quicksync, perbedaan waktu yang diperlukan tidaklah terlalu jauh.
notebook apa nih? masuk pasaran indo ga?
Hiiii ngeriiiiiiii………….speknya kok menakutkan. Yg ‘notebook kedua’ itu dari A$U$ kah ? Setahu saya notebook yg pake tata suara Bang&Olufsen itu cuma A$U$. CMIIW.
wow..jauh sekali perbedaan bila notebook menggunaan SSD, semakin tertarik mau mencobanya… notebook yang di ujikan sepertinya note ASU*
WOW… imba…
hahahaha
speknya gilaa…
nunggu yg i3 ah…
ayo AMD!!! buat saingan ivy dong… jgn seperempat2… kali kali setengah kali lipat dong improvement nya…
raja CPU memang intel, tp HD4000 sih bukan utk serious gamer. pasti diasapi oleh Geforce GTX & Radeon HD
kayanya yg notebook pertama itu M*I G*60, dan yg ke dua itu ASU*
(nebak hehehehe). Setau saya ga ada vga yg namanya nvidia GT670m & GT560m deh, mungkin GTX 670m, sama GT 650m (CMIIW)….
ckckck, aduhhhhhh, bangun ivy desktop atau beli ivy notebook yahh!!, galau deh gue
yang biasa pake dynaudio sama ada tombol turbo biasanya MSI
@all
Silahkan nebak merek notebooknya, kita tidak boleh kasih tau merek karena salah satunya masih NDA dan satunya Engineering sample. Semuanya akan masuk di pasaran Indonesia.
@Fizar
tq buat ralatnya
hmmm, gak tahu alasannya kenapa, tapi menurutku keduanya itu lepy asus
hehehe
@fiyan.. hmm.. nyaris bener..
saya pribadi akan lebih tertarik dengan versi terjangkau dari ivy ini nantinya.. soalnya, kalo liat dari SB, VGA-nya akan sama dengan Core i7 ini.
klu i7 ultrabook ntar beda lg ngak jenis sm i7 Notebook?
apa sama aja jenis(type) ya?
secanggih2 dan semahal2 nya notebook gamer layar cuma 15′…buat mobile..main pc gaming menurutku kepuasan selain epic grafis, ukuran layar, suasana sekitar jg hehe..hmm minimal 22′ lah…
percuma bli laptop yang kaya gini..
harga mahal,
1tahun lagi dah jd jadul(jadul di teknologi),
harga jual anjlok karna dah ada teknologi yang baru, nyesel deh dah beli,
tapi lain halnya dengan orang kaya sih, yang gk mikirin fulus
[...] Artikel ini khusus membahas kinerja Ivy Bridge, untuk pembahasan lebih lengkap mengenai arsitektur prosesor ini silahkan menyimak artikel Teknologi Terbaru di Balik Intel Ivy Bridge. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai Intel Ivy Bridge untuk notebook, silahkan kunjungi link yang satu ini. [...]
Mas or mbak admin jagat review, coba jika ingin membandingkan kecepatan transcoding atau encoding pada laptop samakan juga spesifikasi vga nya, yang sandy dikasih gt630 tpi yng ivy dikasih gtx560 dan gtx670… ya jelas sandy kalah, sebab setau saya proses transcoding dan encoding juga menggunakan vga (fitur cuda geforce)
@experimen176
kyknya situ salah baca deh… itu transcoding pake cpu dan quicksync kalee…
Wah ternyata ane udh ketinggalan brita, quicksync ternyata seperti apu dan app ya… ketinggalan brita nih… thank’s bro/sis atas koreksinya..
Justru lbh kenceng transcoding pake quicksync yg dlm prosesor tsb lho
Setahu saya AXIOO seri RNO sudah pake Ivy Bridge (Gen 3).
Baik Intel I7 & I5.
Baru launching seh.
cekidot di
http://www.axiooworld.com