[PR] Nokia Siemens Networks Mendapatkan Penghargaan Untuk Sistem Perlindungan Terhadap Banjir
Penghargaan untuk tanggung jawab sosial mengenali inisiatif-inisiatif perusahaan dalam bidang pendidikan, lingkungan dan penanggulangan bencana
Nokia Siemens Networks telah dikenal di Indonesia karena inisiatif-inisiatif tanggung jawab perusahaannya, termasuk sistem pemberitahuan dini yang unik untuk bencana banjir; penanaman pohon untuk membantu penghijauan di daerah pegunungan; penanggulangan bencana untuk korban gempa; dan membangun kembali sekolah yang roboh karena bencana alam.
Perusahaan ini telah mendapatkan penghargaan Corporate Social Responsibility (CSR) Partnership and Collaboration tahun 2011. Penghargaan ini diprakarsai dan diberikan oleh BAPPEDA, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Jawa Barat. Badan ini mengenali kontribusi perusahaan terhadap pendidikan, lingkungan, kesehatan dan penanggulangan bencana.
Tahun 2011, Nokia Siemens Network terlibat dalam beberapa inisiatif CSR di Indonesia.
Secara khusus, kerja perusahaan dalam sistem bendungan Katulampa, yang memberikan peringatan dini terhadap banjir di Jakarta, mendapatkan perhatian. Sistem ini memberikan informasi melalui pengawasan visual (CCTV) dan SMS untuk membantu pemerintah secara efektif menjaga dan mengoperasikan alat-alat pengontrol banjir dan proses-prosesnya. Otomatisasi ini secara signifikan mengurangi pembuatan laporan secara manual. Sejak sistem ini dijalankan, kebutuhan untuk membuat hubungan telepon dalam menangani tingkat air berkurang 100 kali lipat, dari sekitar 500 kali sehari ke 5 kali perhari.
Lord Mangaraja, kepala occupational health and safety Nokia Siemens Networks di Indonesia menerima penghargaan tersebut atas nama perusahaan dari H. Ahmad Heryawan, Gubernur Jawa Barat.
“Pendidikan, lingkungan dan penanggulangan bencana adalah tiga tiang program tanggung jawab perusahaan kami. Saat kami memiliki sejumlah inisiatif seputar hal ini, sistem pengawasan bendungan Katulampa menonjol sebagai contoh dari inisiatif CSR yang bernilai tinggi yang menggunakan solusi yang berbeda untuk memberikan nilai besar bagi pemangku kepentingan dan masyarakat pada umumnya,” kata Mangaraja.













