in: Otomotif - Popular Science | May 1, 2012 | by: Lucky Natalia

Tarsier: Konsep Kendaraan Roda Tiga untuk Transportasi Umum di Filipina

Jika melihat bentuk unik kendaraan ini, kita akan langsung teringat dengan transportasi roda tiga yang masih terlihat lalu-lalang di jalanan Jakarta, Bajaj. Perbedaannya, kendaraan ini memiliki tubuh yang lebih panjang dengan kursi penumpang yang lebih banyak. Dari sisi tersebut, kendaraan ini terlihat lebih menyerupai bemo.

Lalu, kendaraan apa sebenarnya ini? Allen Chester Zhang mendesain konsep kendaraan khusus untuk turis yang biasanya melakukan perjalanan keliling kota besar di Filipina, khususnya Manila. Karena khusus untuk turis, kendaraan ini harus memiliki ruang terbuka yang cukup agar para turis dapat menikmati pemandangan dengan leluasa. Selain itu, kendaraan ini juga harus mampu menampung penumpang setidaknya lima orang atau lebih. Maka, Zhang merancang Tarsier dengan desain yang dapat Anda lihat di gambar berikut. Seperti perkawinan silang antara bajaj dan bemo, bukan?

Walau terlihat seperti bajaj dan bemo, Tarsier memiliki penampilan yang lebih futuristik. Kendaraan ini terdiri dari tiga baris kursi, yaitu kursi pengemudi, dua kursi penumpang di tengah, dan tiga kursi lainnya di bagian paling belakang. Kursi di baris kedua dapat disesuaikan dengan cara diputar 90 derajat dan bagian sandarannya dijadikan kursi tambahan. Ini dapat sangat berguna di jam-jam sibuk di mana kemungkinan akan ada lebih banyak turis yang naik ke kendaraan ini.

Tidak seperti bajaj dan bemo, kendaraan ini tidak memiliki pintu. Pengemudi dan penumpang keluar dan masuk kendaraan dari “pintu” yang sama. Ketiadaan pintu membuat ruangan di dalam kendaraan terasa lebih lega. Kendaraan ini juga memiliki bagasi kecil di bagian belakang yang bisa digunakan untuk menyimpan barang bawaan para turis agar tidak memenuhi ruangan kendaraan.

Untuk setir, sepertinya Zhang mengadaptasi bentuk setir khas bajaj, tetapi pengoperasiannya dibuat layaknya mobil pada umumnya. Pedal gas dan rem dikonsentrasikan di bagian kaki, bukan di tangan.

Sayangnya, belum ada keterangan lebih lanjut perusahaan mana yang akan membeli konsep ini dan menjadikannya kendaraan yang benar-benar ada di jalanan Filipina. Bagaimana menurut Anda mengenai desain dan konsep kendaraan yang satu ini? Apakah memungkinkan untuk berlenggang di jalanan Jakarta?

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES