MSI GX60 dan GX70 Hadir dengan AMD A10 Richland
Nantikan MSI Gaming notebook terbaru yang akan menggunakan AMD A10 Richland
Berdasarkan pantauan dan wawancara dengan importir SSD, kami berhasil menemukan setidaknya dua SSD 120GB yang sudah dijual dengan harga di bawah 1 juta rupiah.
Solid State Drive (SSD) dengan kapasitas 120GB memang merupakan SSD dengan kapasitas yang paling popular di Indonesia saat ini. Kapasitas 60GB dianggap terlalu kecil dan harga per GB-nya tergolong tinggi. Sementara, meski harga per GB-nya mungkin lebih rendah, SSD berkapasitas 240GB masih dianggap terlalu mahal. Pada akhirnya, SSD 120GB menjadi pilihan yang dianggap sebagai sweet spot. Kapasitasnya masih sangat memadai untuk kebutuhan notebook dan sebagai pengganti drive C: pada desktop. Sementara, harganya tidak terlalu ‘mencekik’. Terutama, setelah harga mulai berjatuhan seperti saat ini.
SSD dengan memori async dan controller SandForce ini memang bukan yang paling kencang, namun sudah tergolong upgrade yang sangat kencang bagi Anda yang masih menggunakan harddisk. Berdasarkan pembicaraan kami dengan importirnya, OCZ Agility 3 (SATA-3) berkapasitas 120GB seharusnya sudah bisa dijual dengan harga di bawah 1 juta rupiah. Dari pantauan kami ke situs toko online, SSD tipe ini tercatat dijual dengan harga Rp 975.000 (tentu saja harga bisa berubah apabila nilai tukar ke USD berubah).
Tertarik dengan harga yang dijanjikan OCZ, kami mencari SSD sekelas lainnya yang mungkin harganya sudah turun dan menemukan bahwa ADATA pun sudah memiliki SSD 120GB yang dijual dengan harga di bawah 1 juta rupiah. ADATA S510, tercatat di situs toko online yang sama dengan harga Rp 980.000. SSD ini menggunakan memori async dan controller SandForce juga.
Saat ini, semua produsen SSD sedang berpacu menurunkan harga. Tampaknya, beberapa produsen lain akan segera menyusul. Memang, dengan harga murah tersebut, kita baru bisa memperoleh SSD denganmemori async yang sedikit lebih lamban dibandingkan memori sync. Akan tetapi, kecepatannya tetap berkisar 3-5 kali lipat dibandingkan kecepatan harddisk. Jadi, upgrade dari harddisk ke SSD yang sudah murah ini akan tetap mampu memberikan sedikit “shock therapy” ke penggunanya. Kapan yang lain akan turun, perkiraan kami, segera!
harganya nanggung gitu.. 1 juta kurang 20 – 25rb..
kalo udah nyampe minimal 800rb baru deh..
kalau buat os gitu yg 80 gb juga cukup kali yah?
yang intel masih belum ya? berarti masih sempat nabung. penasaran banget ane sama SSD
wkwkkw stuju sama pernyataan diatas :p
SSD bukan item yg urgent juga sih buat saya pribadi, jadi let it flow aja sama harganya.
nyesel saya beli yang 30 GB harga 500 ribu beberapa bulan yg lalu -_-
@wiro yang Intel 330 udah turun sekitar 200 ribuan sptnya. Tapi memang masih di kisaran 1.2-1.3juta, mgkn karena pakai memori sync (bukan async).
Apaan yang dibawah 1 juta…saya cek di beberapa online shop semuanya masih diatas 1 juta. Toko online dalam negeri, bukan luar.
@capt price:
Hati-hati saat mengutarakan kritik, yakinkah bahwa Anda benar?
Sejak awal tulisan dibuat sudah memberikan link ke situs toko online yang menuliskan harga sesuai dengan yang kami laporkan.
Tolong klik link pada tulisan ‘toko online”
Lalu, buktikan sendiri, apakah toko itu adalah toko lokal di Indonesia atau bukan.
Harap koreksi pernyataan Anda di atas apabila ternyata per tanggal statement ini dibuat (27 Juli 2012) harga di situs toko online tersebut memang mencantumkan harga di bawah 1 juta rupiah.
Sejujurnya, kami menganggap bahwa pernyataan Anda seperti usaha mendiskreditkan kredibilitas kami.
Mohon bantuannya gan. ane buta ni masalah SSD, tapi pengen nyoba.
Bisa dijelasin gak gan bedanya SSD yang pake memory sync sama async?
worth gak selisih harganya?
Dalam kondisi load biasa, memori jenis sync dan async tidak jauh berbeda.
Dalam kondisi load besar dan data banyak, sync akan lebih kencang.
Biasanya, efek ukuran kapasitas SSD thd kecepatan juga lebih terasa di async.
Makin kecil, makin lamban.
Kecepatan tulis pun akan terasa lebih lamban pada memori jenis async.
Tapi, kalo baru upgrade dari harddisk sih ga bakal nyesel beli yg async juga.. selama yg SATA3 beneran sih dijamin terasa kenceng banget.
makasih banyak gan keterangannya.
kalo gak di sini, di mana lagi ane bisa dapat jawaban yang bener2 memuaskan. Kalo bener yang di atas itu OCZ yang pernah direview sama mas Dimas Galih Windujati, berarti ane tau yang cocok buat ane.
Oh ya, saya minta maaf masbro. Awalnya saya tidak melihat ada link di toko online tsb. Saya hanya cek di beberapa situs online langganan saya. Seperti bhinneka.com, tokobagus, bli2 dan memang harga yang tercantum disana masih diatas 1 juta. Sekali lagi saya mohon maaf atas keteledorannya.
Saya kok tetep belum mudheng bab SSD ini. Emang kalo beli semua dapet bracket? Lha kalo dipasang di macbook pro bracketnya pas? Ato pake bracket bawaan hdd macbook pro?
[...] SSD dari ADATA dan OCZ pun sudah mulai mengalami penurunan harga yang signifikan. Produk OCZ Agility 3 (SATA-3) dan ADATA S510 sudah dibanderol dengan harga di bawah Rp 1 juta. [...]
ukuran SSD ini sama dengan harddisk internal 2,5″. Jadi, dengan mudahbisa jadi penggantinya.
Agan2 semuanya, ane mau nanyain hal yg bener2 bikin malu nih:
“Kapan ya kira2 harga SSD semurah harga HDD sekarang?”
:malu :malu :malu
Mengenai harga, itu sangat bergantung pada perkembangan teknologi dan pasarnya sendiri. Kian byk terjual akan makin murah. Banyak yg memprediksikan tahun 2015. Akan tetapi, apapun bisa terjadi. Setidaknya, dengan harganya sekarang, sudah terasa sepadan (atau bahkan lebih dari sepadan) dibandingkan dengan peningkatan performa yg diberikan.
request dong bro dedy ,
artikel ttg ssd tp yg di bahas ttg apa aja yg perlu di perhatikan sebelum dan sesudah membeli SSD ..
terus, pengaturan setting2 di bios dan optimisasi di OS nya utk pemakai SSD,biar speed maksimal n awet..
sama gimana cara clone OS yg ada di HDD lama ke SSD gitu biar ga usa install ulang smua , entah pake acronis / ghost , step by step nya ..
thx bgt nih kalo emg di kabulin request nya :p
Merk Silicon Power juga udah di 950rb 120GB.
240GB nya malah udah 2.150.000,-
barang lebih kenceng lagi, mantap pisan.
itu beneran under 1 jt ssd 120 gb ? aneh itu enterkomputer kasi harga 900an di rakitan masi 1.6.. jauh amat harganya
gan kalo bisa di bahas juga cara masang SSD di ODD, Coz tu worth banget bwt gw, thx
Untuk harga, sudah diberikan link ke toko online yg mencantumkan harga tsb. Sudah ada yg pernah mempertanyakan, dan sudah di-cross check sendiri kebenarannya.
gan, maaf awam ciri ciri ASYNC sama SYNC itu gmn ya?
@danu, cara paling mudah adalah dengan mengintip technical specification di website produsen SSD tersebut.
Pada dasarnya SSD dengan memori asynchronous memiliki spec di bawah tipe synchronous. Akan tetapi, karena terpasang pada kontroler sama dan penggunaan yang tidak selalu membutuhkan kecepatan super-tinggi, ditambah lagi dengan belum terbiasanya pengguna harddisk dengan kecepatan tinggi pada SSD, jenis async pun akan terasa seperti upgrade yang amat jauh lebih kencang dibandingkan harddisk.
Mau tanya apa bisa pasang di laptop juga?
Thanks
@Sam tj: Bisa, asalkan laptop-nya menggunakan harddisk 2.5″ standar, bukan yang slim. Umumnya laptop berukuran normal (bukan Ultrabook) menggunakan harddisk 2.5″ standar.
tanya ni kalau ssd ama hardisk 10000 rpm atau 15000 rpm cepetan yang mana
kebanyankan yg 120GB under satu juta itu msh pakai memory tipe Async
dan controller sandforce…utk tipe memory sih gk begitu masalah kalo utk pakai harian cuma tipe controller sandforce yg katanya sering bermasalah blue screen,
@adi … blue screen biasanya terjadi pada saat hotswap sih. Kalau utk penggunaan sehari2, dgn firmware baru sudah tidak keliatan masalah. Kami pake utk semua pengujian, dan blm mengalami masalah tsb.
ayo ayo upgrade guys, masa punya cpu dan VGA ampe 2 juta lebih.. ga mau ngeluarin duit buat SSD..
Menurut gw, yg menghambat “pengalaman” penggunaan komputer adalah HDD. Kerasa banget loh peningkatannya…
Mending beli cpu dan ram yg sdikit lebih murah dan beli SSD, drpd beli High end CPU dan RAM.. dijamin deh kaget
@harry… udah nyoba ssd ya?
SSD yg 120GB yg udah Sync apa yah mas bro ??
Byk sih.. corsair force GT, Intel 330, Intel 520, dll
@Dedy…betul bro walaupun BSOD di controller sandforce sdh diperbaiki lewat firmware terbaru tapi msh byk user yg trauma memilih ssd jenis SF tapi gk bs dibantah bahwa ssd SF plg byk beredar diindonesia bahkan intel sendiri pakai
SF di produk ssdnya.semoga saja di pasar indonesia makin banyak ssd yg masuk sgn berbagai macam tipe controller seperti controller samsung,indilinx,marvel,lamd