Inilah 11 Paten yang Dilanggar Android
Kita tahu persis bahwa Android sering kali mendapatkan tuntutan dari Apple dan Microsoft. Hal tersebut dikarenakan Apple dan Microsoft melihat bahwa Android seringkali melakukan pelanggaran terhadap hak cipta mereka. Sayangnya, tidak banyak sumber yang menjelaskan pelanggaran apa yang dilakukan oleh Android.
Situs Business Insider pun kali ini membeberkan apa saja yang menjadi titik perseteruan antara Android dengan Apple dan Microsoft. Berikut adalah 11 paten yang dilanggar oleh Android dan para produsen smartphone-nya.
1. Patent EP2059868: Perangkat elektronik portabel untuk manajemen foto. Paten ini mengarah pada model geser pada galeri foto. Apple melakukan tuntutan terhadap Samsung dan Motorola untuk paten ini.
2. U.S. Patent No. 7,469,381: Daftar bergulir dan terjemahan untuk dokumen, scaling, dan rotasi pada tampilan layar sentuh. Paten ini mengarah kepada “overscroll bounce”. Ada beberapa aplikasi yang membutuhkan refresh, dan untuk melakukan refresh, pengguna harus menggeser ke bawah, dan nantinya list email tersebut akan membal kembali ke atas. Samsung mengkopi model seperti ini.
3. U.S. Design Patent No. D618,677: Perangkat elektronik. Paten ini mengarah kepada bentuk desain iPhone dan Samsung Galaxy S yang mirip.
4. U.S. Patent No. 5,946,647: Sistem dan cara melakukan suatu tindakan pada suatu struktur dalam sebuah komputer yang menghasilkan data. Paten ini mengarah kepada saat seorang mengguna menekan sebuah nomor telepon pada sebuah aplikasi (misalnya Mail) dan setelah menekannya, aplikasi dialer muncul karena dengan metode seperti ini berarti pengguna ingin menelepon seseorang. Metode seperti ini adalah paten dari Apple dan dilanggar oleh Samsung dan HTC.
5. EP1964022: Membuka kunci sebuah perangkat dengan melakukan gerakan pada sebuah gambar pembuka kunci. Paten ini mengarah kepada metode slide to unlock yang ada pada Apple. Motorola yang pertama kali melakukan pelanggaran terhadap paten ini.
6. U.S. Patent No. 6,370,566: Menghasilkan sebuah permintaan pertemuan dan penjadwalan kelompok dari perangkat mobile. Paten ini mengarah kepada saat pengguna mengirim sebuah undangan pada kalender mobile dan kalender mobile tersebut menghasilkan permintaan pertemuan atau meeting. Microsoft memiliki paten ini dan Motorola melanggar paten tersebut.
7. EP1304891: Berkomunikasi dengan menggunakan banyak pesan yang terbagi-bagi antara perangkat seluler dengan menggunakan antarmuka yang telah distandarisasi. Paten ini mengarah kepada melakukan pengiriman pesan melebihi 160 karakter dengan membaginya ke beberapa pesan. Microsoft memiliki paten seperti ini dimana seorang pengguna akan menerima SMS panjang dan bukan SMS yang terpotong-potong menjadi beberapa bagian. Paten ini dilanggar Motorola. Microsoft pun telah menerima pembayaran dari Apple untuk paten ini.
8. U.S. Design Patent No. D504,889: Perangkat elektronik. Paten ini mengarah kepada kemiripan model iPad dengan Samsung Galaxy Tab 10,1.
9. U.S. Patent No. 8,086,604: Sebuah antarmuka universal untuk mendapatkan informasi dalam sebuah sistem komputer. Paten ini mengarah kepada pencarian informasi dengan metode suara seperti Siri. Hal ini pula yang menyebabkan Samsung Galaxy Nexus tidak dijual di Amerika saat ini.
10. U.S. Patent No. 8,046,721: Membuka kunci sebuah perangkat dengan melakukan gerakan pada sebuah gambar pembuka kunci. Ini adalah pelanggaran paten kedua oleh Samsung mengenai cara membuka sebuah perangkat mobile. Paten ini dilanggar pada Samsung Galaxy Nexus.

11. U.S. Patent No. 8,074,172: Sebuah metode, sistem, dan antarmuka grafis dalam memberikan rekomendasi kata. Paten ini mengarah kepada sistem autocorrect. Apple memiliki paten ini dan mereka menuntut Samsung dan Google.
Sumber: Business Insider






Laipula menurut saya Apple menuntut pelanggaran paten yang tidak wajar.
Seperti misalnya, paten scrollbar yang bisa menghilang. Hal tersebut tentu saja tidak wajar, Hal tersebut sudah ada jauh sebelum Apple mendapatkan hak paten scrollbar tersebut pada 17 Juli kemarin. Menurut saya Apple mengada-ada dan tindakannya hanya menghambat perkembangan teknologi.
Baru-baru saja Apple mendapat ijin mematenkan desain tablet: http://patft.uspto.gov/netacgi/nph-Parser?Sect1=PTO1&Sect2=HITOFF&d=PALL&p=1&u=%2Fnetahtml%2FPTO%2Fsrchnum.htm&r=1&f=G&l=50&s1=8,223,134.PN.&OS=PN/8,223,134&RS=PN/8,223,134
Dalam desainnya tablet tersebut bisa digunakan untuk blogging, e-mail, telepon, kamera, dan lain sebagainya. Desain ini tentu saja desain tablet yang sudah kita kenal selama ini, dengan kata lain Apple mempunyai desain template sebuah tablet.
Hal ini tentu bisa menghambat perkembangan teknologi. Kenapa? Karena perusahaan yang ingin berinovasi dalam tablet harus membuat tablet yang sama sekali berbeda dari paten yang dimiliki Apple.
by paijo: menurut saya itu adalah sangat hebat & jenius.. /@?/@catatanku/@?/:manusia di dunia ini tdk akan ada yg pintar/jenius kalau tdk di awali dgn pembelajaran/belajar,istilah org jawa adlh nuntut ilmu atau sekolah @/.
by pariman: yaya mesti lik..
apple tdk sanggup melawan kompetitor….sehingga melakukan berbagai upaya mencegah penjualan….aple takut Globalisasi….wajarlah ada kemiripan. Apple belum juga bayar lisensi paten yang digunakan untuk iphone/ipadnya ke samsung. jadi jangan bangga pake aphone/ipad… ternyata sebagian besar pernagkatnya berasal dari samsung….he…he….
paten seperti itu sebenarnya tidak cocok
Ya,… itu urusan pemilik patent aja dech,…
sebagai pemakai,.. rasanya hanya cukup dengan menikmati aja…
Bayangkan kalau “pull down menu”, “list menu”, click “link”, multitab browsing, scrollbar, algoritma floating point, dll dipatenkan, bagaimana jadinya dunia IT saat ini?
Sebagai pemakai, efeknya akan berupa gelombang naiknya semua harga tablet android murah.
Paten untuk hardware adalah wajar, paten untuk software, selama tidak mengcopy source code seharusnya tidak masalah. Hasil/tampilan boleh sama , tetapi cara(source code) bisa beragam.