LOGO

Review Sony Xperia U: Smartphone Dual Core Lengkap dengan Harga Murah

Part: 1 2 3 4 5 6 7

Benchmark

Kami menggunakan delapan buah aplikasi benchmark dan sebuah benchmark untuk browser. Tujuan utamanya adalah untuk mengetahui seberapa baik hardware yang dimiliki sebuah smartphone atau tablet. Walaupun begitu, hasil benchmark belum tentu menandakan kencang atau tidaknya performa keseluruhan. Hal tersebut bergantung kepada tingkat optimalisasi produsen dari segi software terhadap hardware-nya. Saat tablet atau smartphone teroptimalisasi dengan benar, seharusnya kinerja berbanding lurus dengan hasil benchmark tersebut.

Aplikasi benchmark yang kami gunakan dapat diunduh secara gratis. Di pengujian kali ini dan seterusnya, kami akan menggunakan aplikasi benchmark yang dapat dipakai semua orang. Untuk Benchmark suite, kami menggunakan AnTuTu Benchmark serta Quadrant Standard 2.0 yang juga dapat diunduh secara gratis di Google Play. Sebagai pembanding, kami menghadirkan Smartphone dengan chipset NVIDIA Tegra 2, Samsung Exynos, dan Xperia Sola.

Catatan Penting:
Patut diperhatikan bahwa pada sebagian besar smartphone dan tablet, performa dalam ukuran fps (frame per second) akan tertahan pada kisaran 55-60an fps. Hal ini bisa disebabkan karena ada Vsync pada 60 Hz yang menjaga agar tampilan tidak menjadi rusak akibat efek tearing.

FPS Benchmarks

Kami menggunakan aplikasi benchmarking NeoCore dan GEARS. NeoCore merupakan aplikasi benchmark game yang menggunakan engine game dari Qualcomm. GEARS sendiri digunakan untuk menguji kemampuan OpenGL ES 1.0 dan 2.0 dari sebuah graphics processor.

Nenamark 1 dan 2

Nenamark pertama dan kedua merupakan salah satu benchmark yang menguji kinerja OpenGL ES 2.0 sebuah smartphone. Perbedaan kedua benchmark tersebut terdapat pada jumlah penggambaran segitiga, di mana pada Nenamark 2 lebih banyak sehingga hasilnya lebih berat. Engine Nenamark ini juga dipakai pada game buatan mereka sendiri yang bertemakan Pinball.

LinPack Benchmark

LinPack merupakan benchmark untuk mengukur kinerja sebuah perangkat dalam menghitung floating point. Hasilnya dalam bentuk nilai operasi floating point per detik atau MFLOPS (Million Floating Point Per Second). Semakin tinggi nilainya, semakin baik.

Part: 1 2 3 4 5 6 7

Comments

  1. iwanandryan says:

    Ukuran layar bkn 3,7′ tp 3,5′

  2. Dimas Galih Windujati says:

    @iwanandryan
    Done bro… thanks for the correction

  3. Deden says:

    “Ada beberapa tombol dan slot yang terdapat di sekitar Sony Xperia Sola ini.”
    ko jadi sola nih om?

  4. alfi94 says:

    jadi ini hape pake micro sim atau sim standar??

  5. Dimas Galih Windujati says:

    @Deden
    Ups… salah… terima kasih…. sudah dikoreksi

    @alfi94
    Sim Standar. Kan dikasih konverter dari microSIM ke SIM Standar, bukan alat potong lho…

  6. gogo says:

    andai dibawah 2 jt neh.. Sony bisa booming..

  7. Aryo Nugroho says:

    padahal mantep banget nih xperia u…cuman sayang kapasitas penympanannya kecil

  8. Tommy says:

    setau gw, xperia u ini gak ada NFC ar..

  9. [...] core, tetapi dengan feature yang mungkin bisa dikatakan lebih lengkap. Jika kita bandingkan dengan Sony Xperia U, secara gamblang kinerja dari Sony Xperia Neo L tidak akan dapat mengunggulinya. Akan tetapi, [...]

  10. [...] core, tetapi dengan feature yang mungkin bisa dikatakan lebih lengkap. Jika kita bandingkan dengan Sony Xperia U, secara gamblang kinerja dari Sony Xperia Neo L tidak akan dapat mengunggulinya. Akan tetapi, [...]

  11. vhanzam says:

    yakin nih om xperia u bisa muter video 1080p?

Random Articles
Back to Top