Perilisan GeForce GTX 680 pada akhir bulan Maret yang lalu memang berbuah manis bagi salah satu perusahaan graphics card terbesar di dunia ini. Graphics card ini mampu memosisikan diri sebagai graphics card single-GPU terkencang menggantikan Radeon HD 7970. Tidak hanya itu, posisinya pun ternyata masih sulit tergoyahkan meskipun AMD telah meluncurkan Tahiti XT dengan clock GPU sebesar 1GHz. Performance/Watt dan feature gaming siap pakai khas NVIDIA memang menjadi senjata andalan graphics card ini sehingga tidak aneh jika banyak pengguna maupun gamer memimpikan graphics card dengan kisaran harga US$500 ini berada di dalam sistem mereka.
Berselang beberapa minggu setelah pengumuman perilisan GeForce GTX 680, produsen partner NVIDIA ternyata sudah bersiap merilis versi non-reference dari graphics card dengan chip GPU GK104 ini. Salah satu produsen tersebut adalah ASUS dengan lini graphics card seri DirectCU II. Melihat sepak terjang seri DirectCU II yang pernah kami uji, tentu saja kami berharap banyak pada kemampuan dan juga feature andalan yang terdapat pada produk yang kami review kali ini, ASUS GTX 680 DirectCU II TOP. Sudah penasaran dengan performa dan feature andalan graphics card ini? Yuk! kita lihat pembahasan lengkapnya di bawah ini.
(*) Seluruh graphics card diuji pada setting default yang disediakan driver tersebut, pada versi tersebut.
Spesifikasi
ASUS GTX 680 DirectCU II TOP merupakan graphics card Kepler GK104 dengan clock GPU sebesar 1137 MHz (131 MHz) dan clock memori sebesar 6008 MHz. Nilai GPU Boost graphics card ini adalah 1201 MHz. Meskipun begitu, nilai GPU Boost ini dapat naik lebih tinggi lagi hingga mencapai 1228 MHz saat kami uji pada aplikasi Unigine Heaven 2.1.
GeForce GTX 680 Feature
Desain baru membuat kemasan produk graphics card ASUS terasa segar namun tetap memancarkan kesan eksklusif sebuah produk kelas high-end.
ASUS tidak lupa menyertakan penjelasan feature unggulan graphics card ini seperti DirectCU II, Digi+ VRM + Super Alloy Power, dan VGA Hotwire pada sisi belakang kemasan.
Paket penjualan yang disertakan bersama graphics card terdiri dari:
Meskipun pada produk yang kami uji tidak disertakan keping DVD berisi driver dan utility, Anda tetap akan mendapatkannya saat membeli produk ini.
Suhunya lumayan dingin donk
Full-load 65°C fan speed auto 34% sm Idle 34°C fan speed auto 20%
Sakti nih Asus 0_0
Keren om Gatot Reviewnya :maho
Mas Gatot, kalau bisa Crysis Warhead diganti dengan Crysis 2 plus Patch DirectX 11nya, serta untuk pengukuran noisenya juga dicantumkan. Terima kasih sebelumnya….
sayang ASUS seperti MENGULANGI kesalahan pada HD 7970 Direct CU II TOP…(ukuran super besar, yang sangat membebani motherboard)….
bagaimana mungkin produsen sekelas ASUS tidak memperhitungkan hal ini?
bagaimana mungkin ASUS membuat Graphics card ini memakan 3 slot, sementara dia bisa membuat ASUS MARS III yang notabene lebih kencang dan gahar, tapi hanya memakan 2 slot, dengan 3 kipas pendingin? its strange….
maaf bukan membanding2kan apalagi fanboy MSI, tapi berbicara FAKTA yang ada…., bisa dilihat MSI GTX 680 Lightning ane liat review2 luar pendingin TF4 sangat superior, hanya memakan 2 slot, tapi mampu mendinginkan GPU secara maksimal…
di OC @ 1455 Mhz hanya menyentuh suhu 64C with HSF biasa…it’s amazing….
itu yang saya sangat sayangkan dari ASUS…padahal performa ajib, tapi beratnya minta ampun…
Last,,,, nice review om Gatot, ditunggu review MSI Lightning 680 nya secara lengkap…and Galaxy GTX 680 SOC…
Salam
om jagat kalo di bandingin sama msi 680 lighting lebih worth mana yah ? soalnya clocknya sama2 tinggi
update : maksud saya ASUS seperti MEGULANGI kesalahan (HD 7970 dan GTX 680 Direct CU II TOP memiliki ukuran super besar)….
Suhunya dingin,harganya panas.
Produsen ASUS cenderung mahal klo ngluarin produk.
Tapi emang sih kualitas ga perlu diraguin,dan yg penting garansi panjang