in: News | August 27, 2012 | by: Dimas Galih Windujati

XL Kembali Hadirkan Paket Tarif CDMA

Penyedia layanan seluler, XL Axiata, memang tidak henti-hentinya dalam melakukan promosi tarif murah. Tarif murah tersebut biasanya dikemas oleh XL dalam bentuk paket, sehingga para pelanggan dan calon pelanggannya dapat memilih paket yang sesuai dengan pemakaian mereka. Sayangnya, kebanyakan tarif yang dimiliki oleh XL adalah tarif untuk mereka yang sering melakukan panggilan hingga berjam-jam. Lalu bagaimana dengan mereka yang sering melakukan panggilan dalam waktu yang tidak lama?

Sekitar empat tahun yang lalu, banyak pelanggan XL yang sangat gembira dengan hadirnya paket Tarif CDMA. Setiap pelanggan akan ditagih per menit dengan biaya Rp88,-. Dengan begitu, bagi mereka yang jarang melakukan panggilan tidak harus membayar pulsa lebih mahal. Akan tetapi, XL saat itu menghilangkan paket CDMA tersebut dan menggantinya dengan paket lainnya. Tentu saja para pelanggan baru tidak bisa memakai paket tersebut dan pelanggan lama yang bertahan harus membeli nomor baru jika ingin mencoba paket telpon lainnya.

Beberapa saat yang lalu, XL kembali menghadirkan paket tarif CDMA tersebut dengan nama Paket Super Xensasi CDMA. Dengan menggunakan mekanisme yang sama seperti dahulu, pelanggan akan ditagih per menit telepon. Tarifnya? Sayangnya untuk area Jakarta, sedikit lebih mahal dari paket Tarif XL CDMA terdahulu, yaitu Rp99,- per menit. Tertarik untuk mencobanya? Tekan saja *123#, pilih Paket Lain, lalu pilih Paket Nelpon, dan akan muncul pilihan SUPER Xensasi CDMA di sana.

Tags:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES
Games - News | March 3, 2015 | Comments

Battlefield Hardline Bagi Detail Versi Premium

Keputusan EA untuk tidak merilis satupun game Battlefield di tahun 2014 lalu memang cukup mengejutkan. Membiarkan franchise kompetitor melenggang bebas menguasai pasar tentu bukanlah pemandangan yang mudah di mata EA.
News | April 9, 2015 | Comments

Pengguna Android 5.0 Lollipop Kian Meningkat

Tidak lama ini, Google memberikan laporan terbaru mengenai adaptasi penggunaan sistem operasi Android terhitung di bulan Maret 2015 kemarin. Hasilnya, adaptasi pengguna OS Android 5.0 Lollipop meningkat hingga 5 persen. Angka
Read More »