LOGO

[PR] Teknologi Baru Kaspersky Lab Lindungi Perusahaan dari Karyawan Nakal

Jakarta, 13 September 2012 - Kaspersky Lab telah mengeluarkan hak paten untuk tiga teknologi baru yang didesain untuk solusi keamanan bisnis.Paten-paten ini termasuk teknologi untuk proxy server-side antivirus scanning atas data yang diunduh dari jaringan, metode untuk mengurangi risiko keamanan IT pada jaringan komputer perusahaan, dan sistem untuk mengendalikan akses ke sumber daya jaringan.

Hak Paten 2449348, dikeluarkan di Rusia, merupakan sistem dan metode untuk server-side antivirus scanning atas data yang diunduh dari jaringan. Para ahli Kaspersky Lab telah menciptakan teknologi yang menganalisa parameter utama dari file yang diunduh dan menilai legalitas sumber dari data baru tersebut. Jika data yang diunduh berasal dari sumber yang tidak jelas atau memiliki sifat yang menunjukkan kemungkinan adanya kode berbahaya,data tersebut akan diunduh ke dalam proxy server, dimana kode tersebut akan menjalani malware scan. Pengguna akan diberikan informasi mengenaiscanning tersebut.

Sebaliknya, jika penilaian menyatakan tidak ada komponen berbahaya dalam data yang diunduh, scanning akan dilakukan pada komputer pengguna. Dibandingkan dengan solusi lain yang menyediakan scanning antivirus pada server atau komputer jarak jauh, teknologi yang dipatenkan Kaspersky Lab memiliki keunggulan secara otomatis memilih alogaritma scanning atas file yang diunduh, sehingga sistem keamanan lebih efisien dan menghemat sumber daya.

Paten nomor 8181253 diambil oleh Kaspersky Lab di Amerika Serikat. Paten ini merupakan sistem dan metode untuk mengurangi risiko keamanan ITdalam jaringan komputer. Teknologi ini memberikan alat untuk menilai potensi bahaya yang berhubungan dengan aktivitas pengguna berdasarkansejumlah parameter. Parameter ini mencakup aktivitas karyawan di meja kerjanya, hubungan antara karyawan bersangkutan dengan karyawan lain,serta informasi lainnya. Hasil penilaian dapat digunakan untuk membuat kebijakan keamanan informasi yang fleksible, termasuk pengaturan modul antivirus, tingkat akses dan lain-lain.

Paten ketiga, paten nomor 8209740, juga dikeluarkan di Amerika Serikat. Paten ini merupakan sistem dan metode untuk mengatur akses ke sumberdaya dalam jaringan komputer perusahaan atau segmen khusus dari jaringan menggunakan agen administrasi, yang diinstal pada komputer, yang khusus didesain untuk menjalankan sistem dan metode ini. Pada tahap awal pengoperasiannya, teknologi ini menentukan topologi jaringan perusahaan dan mengkalkulasi tingkat kinerja tiap komputer. Agen administrasi diinstal komputer dengan kinerja tertinggi dan digunakan oleh server administrasi untuk mengatur akses ke sumber daya pada jaringan perusahaan. Dengan begitu, teknologi ini membantu memastikan kebijakan keamanan diimplementasikan pada jaringan perusahaan dengan cara yang paling efektif.

“Banyak perusahaan memahami bahwa tujuan utama pakar IT adalah mencegah serangan cyber,” ujar Chief Technology Officer Kaspersky Lab, Nikolay Grebennikov. “Kami terus mengembangkan dan mengimplementasikan teknologi perlindungan terbaru demi memberikan solusi keamanan yangn paling efektif untuk bisnis. Yang utama, kami mengembangkan perlindungan anti-malware yang memenuhi persyaratan pelanggan kami dalam hal skalabilitas, kemudahan penyebaran dan adaptasi terhadap infrastruktur TI perusahaan. Beberapa teknologi juga menjelaskan aktivitas karyawan yang berpotensi merusak, baik sengaja atau tidak. Salah satu dari metode yang baru dipatenkan dirancang untuk secara otomatis mengubah pengaturan dan pembatasan terhadap karyawan tertentu berdasarkan tingkah laku mereka.”

Lebih dari 110 teknologi terkini yang dikembangkan oleh Kaspersky Lab saat ini dilindungi oleh paten di Rusia, Amerika Serikat, Eropa dan Cina.Pejabat pembuat paten di berbagai negara saat ini sedang mempertimbangkan lebih dari 160 permintaan paten yang diajukan oleh Kaspersky Lab.

Perlindungan Data Personal pada Smartphone yang Dicuri

Sementara itu, itu Kaspersky Lab juga mengumumkan bahwa perusahaan telah memperoleh paten hak paten atas sistem canggih untuk mengamankandata personal yang ada pada memori perangkat mobile. Hak Paten Rusia nomor 2450333 mencakup teknologi yang mengidentifitasi data paling sensitif dari penggunanya, dan memungkinkannya untuk memblok akses atas informasi sensitif tersebut jika perangkat mobile hilang atau dicuri.

Fungsionalitas pada perangkat mobile seperti smartphone dan tablet terus berkembang dan pemiliknya semakin sering menggunakan fungsionalitas yang ada untuk kegiatan yang sebelumnya hanya bisa dilakukan pada komputer pribadi. Kegiatan ini termasuk melihat foto dan video, membuat dan mengubah dokumen teks, browsing situs dengan fitur lengkap dan berkomunikasi pada jejaring sosial serta kegiatan penting seperti online banking dan transaksi belanja. Semua kegiatan ini meningkatkan jumlah data yang disimpan dalam memori perangkat mobile dan yang lebih penting adalah nilai dari data tersebut. Khususnya, informasi perbankan pengguna, seperti password online banking dan nomor kartu kredit, bisa jatuh ke tangan penjahat cyber jika perangkat tersebut dicuri.

Teknologi yang dikembangkan Kaspersky Lab menganalisa data yang disimpan pada perangkat mobile dan mengidentifikasi informasi rahasia yang dapat menimbulkan kerugian besar jika disalahgunakan: SMS dan MMS, data aplikasi dan file pribadi tertentu. Daftar ini juga termasuk parameteroperating system, log dan lain-lain.

Produk Kaspersky Lab untuk perangkat mobile, seperti Kaspersky Mobile Security, memiliki sistem yang melindungi data personal pengguna jika perangkat hilang atau dicuri. Metode perlindungan yang umum adalah dengan mengirim preset command yang bisa memblok perangkat atau menghapus semua data yang tersimpan di dalamnya. Teknologi baru Kaspersky Lab memberikan lebih banyak pilihan karena bisa membedakan antara informasi personal penting dan yang kurang penting. Dengan teknologi ini, data sensitif dapat dilindungi dengan memblok akses ke data tersebut atau menghapusnya dari perangkat secara selektif. Semua ini bisa dilakukan baik dengan cara otomatis atau semi otomatis. Dalam cara semi otomatis, pengguna dapat memodifikasi pengaturan sistem perlindungan data dan memilih apa yang harus dilakukan jika perangkat mobile hilang atau dicuri.

Random Articles
Back to Top