Jagat Review

Review CoolerMaster HAF-XM: HAF-X Murah Tanpa Dukungan Motherboard XL-ATX

Bagian dalam dari fitur X-Docking.

Fitur X-Docking ini menggunakan power 4-pin moleks untuk mensuplai daya ke hard disk/SSD yang akan digunakan.

Pegangan untuk membuka sidepanel kiri dari casing HAF-XM.

Sidepanel kiri dari HAF-XM.

Bagian dalam HAF-XM.

Drive-bay 5,25″ casing HAF-XM ini memiliki sistem screw-less untuk mengunci  perangkat drive berukuran 5,25″.

Bagian Dalam Casing ini memiliki tempat penyimpanan storage yang dapat menampung 6 unit hard disk/SSD.

 

Bracket hard disk bagian atas casing ini dapat Anda lepas, sesuai dengan konfigurasi yang cocok untuk kebutuhan masing-masing. Anda dapat melepas satu bracket bagian atas ketika masih menggunakan 3 hard disk saja, untuk mengoptimalkan aliran udara dalam casing ini. Jika Anda sudah memiliki hard disk tambahan lagi, Anda bisa memasang plat bracket storage bagian atas untuk menambah 3 unit tempat penyimpanan storage.

Cover penutup PSU yang cukup membantu untuk menyembunyikan kabel-kabel PSU yang semberawut sehingga bagian dalam casing HAF-XM ini akan terlihat lebih rapi.

Comments

  1. wiro sableng says:

    numpang nanya gan, punya rekomendasi gak casing yang ukurannya gak terlalu besar, (mainboard saya micro ATX) yang ada handle-nya, jadi bisa dibawa2 gitu?

  2. Doo says:

    Sayang ngak ada kipas samping, padahal kipas samping berguna banget buat dinginin VGA, terbukti saya pake HAF 912 Advanced, VGA lebih dingin daripada di pasang pada casing tanpa kipas samping.

  3. kyouko sama says:

    @sableng thermaltake wing rs series (hardware official nvidia gaming competition)
    http://www.thermaltakeusa.com/Product.aspx?S=1340&ID=1889#Tab1
    cuma 500 ribuan bisa di bawa kemana mana ada peganganya

    salam

  4. wiro sableng says:

    @kyouko sama
    thanks banget gan infonya

  5. LUI says:

    tolong NZXT Phantom 410 jg direview donk, sama2 versi middle dari seri tertingginya :)





© 2011 Jagat Review About Us | Contact Us | Career | Terms of Service