Nokia Ingin Fokus di Smartphone Entry-level Berbasis Windows Phone Mango
Di Asia, Nokia memang cukup gencar memasarkan lini produk Asha. Kini, produsen ponsel
Pada benchmark Sysmark 2007, Anda dapat melihat kinerjanya berada dibawah AMD A6 3400M. Hal ini dapat dimaklumi mengingat prosesor yang terpasang menggunakan kecepatan 2.1GHz dengan daya rendah untuk dapat menghemat baterai.
Browsing 5 Tab: tes ini menggunakan browser FireFox dan me-refresh sebuah website secara bergantian dengan waktu yang telah ditentukan (contoh: website A refresh 30 detik, website B refresh 40 detik). Kami menggunakan beragam website, mulai dari yang ringan sampai yang menggunakan flash dalam jumlah yang cukup banyak.
Movie 720 WMV dan Movie 1080 MOV: Kami menyimulasikan untuk mendapatkan nilai daya tahan baterai bila sebuah notebook digunakan untuk menonton film dalam berbagai resolusi dan hasil yang kami dapatkan menggunakan aplikasi log time.
Daya baterai yang diberikan pada Samsung NP535 U3C tidak cukup ampuh untuk menghidupkan ultrathin ini cukup lama, sehingga Anda jangan melupakan charger yang diberikan pada paket penjualan untuk selalu di bawa.
Kinerja graphics yang diberikan pada AMD Radeon HD7500 cukup dapat diandalkan untuk menjalankan berbagai game 3D pda settingan dan resolusi tertentu. Nilai yang didapat membuat kami ingin mengetahui lebih jauh kinerja dari graphics AMD Radeon ini.
Kami ingin menguji kemampuan Dx11 yang ada di graphics card yang disertakan. Oleh karena itu, kami mulai melakukan benchmark dengan menggunakan game Lost Planet 2 dan Unigine Heaven. Kami juga membebani graphics dengan feature Tesselation. Feature Tesselation merupakan senjata yang mematikan bagi graphics card karena feature tersebut akan membuat gambar 3D lebih menonjol. Feature tersebut akan menguras tenaga GPU dan CPU.
Pada game Left4dead 2, sepertinya Anda harus merelakan resolusi layar dan melakukan settingan ulang untuk mendapatkan FPS diatas 30. Pada resolusi natif, game ini tidak akan dapat berjalan mulus walau pada settingan medium.
waduh…..ternyata kinerja procinya mengecewakan….
thanks buat reviewnya, tapi ni leptop harganye brpe?
ekspetasi gw berlebihan ternyata
hasilnya test utk laptop agak bertolak belakang dengan versi desktop nih,
http://www.anandtech.com/show/6332/amd-trinity-a10-5800k-a8-5600k-review-part-1
di desktop begitu perkasa sampai menjungkalkan Ivybridge
@jagatreview
kapan nih review aspire one 756 mau dipublish…???? udah hampir 2 bulan sejak preview gamingnya keluar… full review nya blum nampak juga…
@ yang banyak berharap:
lha iyalah keliatan mengecewakan… wong procienya aja baru A6 4455M dual-core, yang memang bukan buat bikin waaawww ato wooowww, tapi cuma buat sekedar pembuka jalan bagi AMD buat masuk ke pasar ultrabook murah (AMD menjulukinya ultrathin)
kalo mau yang lebih mantap, pilih A10-4655M (HP USA baru bikin opsi buat upgrade ke sini) ato loncat ke ultrabooknya Intel, yang jelas-jelas performanya lebih yahud…
Yth saodara setanah air……maaf mau tanya kalo HP yg menggunakan A10 Dual graphic ada kemungkinan masuk indonesia gk ya?dan kira2 kpn masuk ke pasar indonesia……terima kasih
[...] bisa dibaca disini : http://www.jagatreview.com/2012/09/r…thin-notebook/ Spoiler for Penampakan [...]