Spesifikasi DSLR Canon Berikutnya Bocor Di Situs Belanja Online
Rumor hadirnya kamera terbaru umumnya bersumber dari bocoran-bocoran yang dateng
Mengontrol gerakan objek menggunakan pikiran tidak mustahil dicapai oleh para peneliti dari Zhejiang University di Hangzhou, China. Tim peneliti tersebut berhasil mengembangkan sebuah quadcopter yang dapat dikontrol hanya dengan pikiran.
Sistem yang dinamakan FlyingBuddy2 tersebut memanfaatkan headset EEG (Emotiv Electroencephalography) untuk mengintepretasi aktivitas otak dan mengirimkan perintah ke laptop yang terhubung via Bluetooth. Lalu, perintah tersebut dikirimkan ke quadcopter menggunakan koneksi WiFi.
Untuk menerbangkan quadcopter dari tanah, pengguna harus berpikir “left hard”, kemudian berpikir “right” untuk melaju, “push” untuk menambah ketinggian, dan “left” untuk membuatnya berputar searah jarum jam. Sebagai tambahan, kertakan gigi memberi perintah kepada quadcopter untuk turun, sedangkan kedipan mata memerintahkan untuk mengambil foto menggunakan kamera yang telah disematkan di dalam pesawat kecil tersebut.
Gambar yang diambil oleh kamera dalam quadcopter ditampilkan secara real-time ke laptop. Dengan mengedipkan mata sebanyak empat kali, pengguna dapat memerintahkan quadcopter untuk mengambil foto.
Sistem FlyingBuddy2 rencananya akan dipamerkan dalam Ubiquitous Computing Conference di Pittsburg, Amerika Serikat, bulan depan. Para peneliti menjelaskan bahwa pengembangan sistem tersebut membuka kemungkinan bagi individu dengan keterbatasan fungsi motorik untuk berinteraksi. Bahkan mereka memimpikan masa depan yang memungkinkan penerbangan pesawat komersil menggunakan pikiran. Is that really a good idea?
Rumor hadirnya kamera terbaru umumnya bersumber dari bocoran-bocoran yang dateng
Pengalaman pertama kami meliput ajang Computex dengan menggunakan smartphone
USB 3.0 rupanya sudah siap menjadi tren baru dunia IT! Hal itu terbukti dengan banyaknya
Apakah Anda menyukai game action berbalut puzzle yang menantang, adiktif, dan fun?
