LOGO
,

13 Inci Yang Mana: Apple MacBook Pro vs MBP Retina Display vs MacBook Air

Hari ini Apple memperkenalkan MacBook Pro 13″ Retina Display, sebuah notebook ukuran 13″ dengan resolusi layar 2560×1600 pixel. Dengan adanya produk ini, Apple berarti memiliki tiga varian notebook dengan layar 13 inci. Ukuran layar ini memang populer dan menjadi pilihan paling “pas” untuk banyak orang. Jika Anda adalah salah satu peminat MacBook, mana yang paling sesuai untuk Anda? JagatReview menjabarkan perbedaan signifikan antara MacBook Pro, MacBook Pro Retina Display (MBPr), dan MacBook Air.

Ukuran

Perbedaan yang paling menonjol tentu adalah ukuran ketiganya. MacBook Pro 13″ yang paling tebal dan berat, sampai 2,2kg beratnya. MacBook Air tetap paling tipis dan paling ringan, hanya 1,4kg. Sementara MacBook Pro Retina Display berada di tengah-tengah kedua produk itu, baik dalam ukuran maupun bobot. Berat MBPr adalah sekitar 1,7kg. Lebar dan panjang ketiganya kira-kira sama.

Layar

Feature utama yang digembargemborkan Apple hari ini adalah layar Retina Display, sehingga resolusi layar tentu adalah perbedaan yang juga menonjol. Layar MBPr memiliki kerapatan pixel 227 PPI. Kerapatan pixel ini sangat tinggi sehingga diklaim bahwa Anda tak mungkin dapat melihat pixel individu seberapa dekatpun Anda melotot. Lebih jauh lagi, layar MBPr adalah tipe IPS, dengan akurasi warna dan sudut pandang sangat tinggi. Feature yang sama juga digunakan di New iPad atau pada iPhone 5.

MacBook Pro 13″ biasa memiliki kerapatan pixel tepat setengahnya, yaitu 110PPI. Dengan resolusi hanya 1280×800 pixel, resolusi layar MBP ini termasuk rendah. Ingat, rata-rata notebook yang sekelas memiliki resolusi layar 1366 pixel atau lebih tinggi. MacBook Air 13″ memiliki resolusi sedikit lebih tinggi, yaitu 1440×900 pixel, sehingga lebih nyaman dilihat. Kedua tipe MacBook ini belum menggunakan layar IPS sehingga memiliki sudut pandang yang lebih terbatas.

Spesifikasi

MacBook Pro Retina Display sampai 50% lebih cepat.

MacBook Air merupakan yang paling terbelakang di faktor ini, dengan “hanya” dilengkapi processor Intel Core i5/i7 ULV. Clockspeed processor tersebut lebih rendah sekitar 35% dari processor yang digunakan pada kedua MacBook Pro. Selebihnya, spesifikasi RAM dan GPU ketiga MacBook dapat dibilang sama. Namun Anda perlu mengingat bahwa MacBook Pro yang “biasa” adalah satu-satunya yang dapat diupgrade setelah pembelian. Anda bahkan dapat memasangkan RAM sampai 16GB pada MacBook Pro 13″.

Feature

Port dan feature yang ditawarkan ketiga MacBook sangat beragam, tetapi coba kita mulai dengan kesamaannya terlebih dulu. Ketiga MacBook sama-sama dilengkapi 2 port USB3.0, Wi-Fi 802.11n, webcam HD 720p, backlit keyboard, bluetooth, dan slot SD Card. Bagaimana dengan perbedaannya?

MacBook Pro 13″ adalah satu-satunya yang memiliki port ethernet dan port Firewire 800. Jika Anda masih memiliki HDD berbasis Firewire, maka produk ini adalah satu-satunya pilihan bagi Anda, karena tidak ada adapter yang mengkonversi Firewire ke port I/O lain. MacBook Pro juga satu-satunya yang masih dilengkapi DVD Writer. Sementara, MacBook Pro Retina Display juga memiliki kelebihan, yaitu port HDMI terintegrasi dan dua port Thunderbolt.

Harga

Ujung-ujungnya, mungkin harga menjadi pertimbangan utama. MacBook Pro dan MacBook Air dihargai $500 lebih murah dari MacBook Pro Retina Display. Atau jika dibalik, dengan uang $1699 Anda hanya akan mendapatkan Macbook Pro Retina Display paling mendasar, dengan prosesor yang rendah dan storage yang terbatas. Padahal, dengan uang yang sama Anda bisa mendapatkan MacBook Pro atau MacBook Air dengan spesifikasi prosesor dan storage paling tinggi.

Semoga dengan perbandingan ini Anda dapat lebih yakin menentukan pilihan.

Baca: Inilah New iPad 4th Generation dan iPad Mini

Baca: Apple MacBook Pro 13″ Retina Display Menghadirkan Resolusi 2560 x 1600 Pixel

Random Articles
Back to Top