Intel: Nasib ARM Akan Berakhir Seperti Via dan Transmeta

Reading time:
October 27, 2012
otellini

Seiring dengan dirilisnya OS baru Windows 8 yang kini tidak hanya memiliki kompatibilitas menggunakan prosesor x86 yang diketahui saat ini didominasi oleh Intel, kali ini dengan kehadiran prosesor berbasis ARM pada Windows 8 (RT), kompetisi antar pembuat chip prosesor ini akan menjadi semakin seru terutama pada pasar tablet yang sedang booming saat ini. CEO Intel Paul Otellini mengatakan bahwa perusahaannya (Intel) selalu memiliki kompetitor, tetapi pada faktanya yang terbaik (Intel) selalu menjadi yang teratas.

Dalam sebuah interview dengan website AllThingsD, Paul Otellini membandingkan ARM dengan para kompetitor terdahulunya seperti Via Technology dan juga Transmeta yang pada akhirnya gagal meraih kesuksesan di pasaran dan kini menjadi bangkrut. Via Technology sempat membuat prosesor berbasis x86 yang cukup menjanjikan namun nampaknya tidak menarik banyak user untuk menggunakannya, sementara Transmeta menjadi bangkrut setelah mengganti fokusnya dari hardware menjadi pembuat software power management LongRun dan LongRun 2.

ARM sendiri sebagai pembuat chip prosesor low-power sudah dilisensi oleh banyak vendor seperti perusahaan raksasa Samsung Electronics, Qualcomm dan NVIDIA sebagai produsen gadget smartphone dan tablet yang mendominasi saat ini, dan pangsa pasar inilah yang juga ingin diincar Intel mengingat tren menurunnya tingkat penjualan PC setiap tahun, dan kini para user lebih memilih untuk membeli tablet dan juga smartphone. Namun Otellini berargumen walaupun tablet akan menjadi semakin populer, tetapi keberadaannya tidak akan menggantikan fungsi sebuah PC. Banyak tablet terbaru saat ini yang juga dirilis dengan sebuah keyboard yang berarti hal ini mengilustrasikan masih banyak user yang menginginkan pengalaman selayaknya menggunakan PC. Mengenai ARM yang akan bisa dijalankan pada Windows 8 RT, Otellini mengakui tidak terlalu mencemaskan ancaman tersebut, karena Windows 8 yang digunakan pada prosesor berbasis x86 akan memiliki lebih banyak kelebihan dan juga banyak aplikasi dari generasi Windows sebelumnya dipastikan dapat berjalan dengan lancar.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 28, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios Neo 16S AI: Prosesor Baru, Lebih Efisien, Bodi Tipis, Tetap Powerful!

Ini adalah laptop gaming dengan prosesor Panther Lake pertama yang…
June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…

Gaming

June 26, 2026 - 0

GTA 6 Diklaim Miliki Performa Terbaik di PS5 Pro

Informasi baru mengungkap GTA 6 di PS5 Pro akan mendapat…
June 26, 2026 - 0

Xbox Kembali Naikkan Harga Console Hingga $150

Microsoft kembali menaikkan harga Xbox Series X dan Series S…
June 25, 2026 - 0

Valve Dorong SteamOS Untuk Ubah PC Gaming Jadi Console

Valve memperluas SteamOS ke PC gaming dengan rangkul NVIDIA demi…
June 25, 2026 - 0

Valve Ungkap Alasan Tingginya Harga Steam Machine

Valve menjelaskan alasan Steam Machine dibanderol di atas $1000, menyoroti…