[PR] Adobe® Meluncurkan Acrobat® XI Generasi Berikutnya
INDONESIA — 17 Oktober 2012 — Adobe® Systems Incorporated (Nasdaq: ADBE) hari ini meluncurkan software Adobe Acrobat® XI, solusi baru dan kuat yang menjawab tantangan-tantangan dokumen yang rumit saat ini. Standar industri untuk software PDF kini menampilkan editing PDF lengkap dan ekspor ke Microsoft PowerPoint, bersama dengan kemampuan-kemampuan dan fungsi-fungsi baru yang dirancang untuk tablet dan perangkat mobile, seperti kemampuan touch-friendlypada tablet dan ponsel cerdas yang memungkinkan pengguna untuk menambahkan komentar, mengisi, menyimpan dan menandatangani formulir. Acrobat XI juga mendukung departemen TI dengan integrasi Microsoft Office SharePoint yang lebih mulus, penggelaran yang mudah, virtualisasi aplikasi dan keamanan aplikasi yang kuat untuk membantu mengurangi biaya kepemilikan dan pengembalian investasi.
Produk-produk yang termasuk dalam rilis ini adalah: Acrobat XI Pro, Acrobat XI Standard dan Adobe Reader® XI.
Meningkatnya inefisiensi produktivitas dan biaya dari tantangan yang disebabkan dokumen disoroti dalam White Paper IDC global yang terbaru. Sebuah perusahaan dengan 1.000 karyawan mengeluarkan biaya produktivitas sebesar US$ 15,9 juta per tahun . Mengatasi inefisiensi ini akan sama saja dengan mempekerjakan 213 orang tambahan.
“Bertambahnya kompleksitas kerja tidak pernah mendesak seperti sekarang. Sejalan dengan meningkatnya jumlah perangkat mobile dan penggunaan layanan awan, pekerja informasi harus diberdayakan untuk bekerja lebih efektif dengan dokumen di mana saja, pada perangkat apapun, “kata Melissa Webster, program vice president di IDC.” Mereka membutuhkan solusi yang memungkinkan kolaborasi dengan orang lain di dalam dan di luar firewall sementara pada saat yang sama memenuhi persyaratan TI dan organisasi untuk manajemen yang efisien, keamanan aplikasi, dan pengiriman informasi yang aman – semua dengan ROI yang tinggi ”
Pentingnya bekerja secara kolaboratif dengan dokumen sudah sangat jelas di mana banyak dari para pekerja yang menghabiskan waktu untuk hal itu. Menurut laporan White Paper, pekerja informasi menghabiskan sekitar 15 jam dalam sepekan untuk memeriksa dan menyetujui dokumen. Dalam sebuah jajak pendapat melalui telepon, sekitar 900 pekerja informasi di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, yang dilakukan oleh lembaga eksternal Adobe untuk memahami jenis kegiatan dokumen paling dominan di tempat kerja, ditemukan bahwa sekitar 60% dari mereka menjawab bahwa mereka bekerja dengan dokumen untuk memfasilitasi review oleh beberapa pihak.
“Makin banyak informasi yang dihasilkan, dibagi dan digunakan dalam dokumen dibandingkan sebelumnya,” kata Kevin M. Lynch, SVP dan GM Acrobat dan Document Services Adobe. “Bekerja dengan formulir online, ulasan PDF kolaboratif dan tanda tangan adalah standar sehari-hari bagi para pekerja profesional yang dulunya hanya pembuat konten. Departemen TI harus mendukung perubahan-perubahan ini dan tetap menjaga dan memaksimalkan penggunaan infrastruktur dan sistem yang ada, serta memberikan dukungan dan layanan yang memungkinkan organisasi mereka untuk mengambil keuntungan dari peluang-peluang bisnis baru, meningkatkan hasil, menjustifikasi pengembalian investasi, dan mengurangi total biaya kepemilikan. ”
Vicky Skipp, Regional Director, Adobe Asia Tenggara, mengatakan peluncuran ini signifikan bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia. “Untuk membantu menjaga bisnis Indonesia tetap kompetitif secara global, kita melihat pelanggan kami fokus untuk meningkatkan kerjasama, memperluas infrastruktur sehingga karyawan bisa sama produktifnya saat bekerja dengan tablet dan smartphone mereka, seperti saat bekerja dengan laptop, dan melakukan investasi untuk menjaga bisnis mereka dalam lingkungan yang semakin digital dan kompleks. Acrobat telah menjadi solusi desktop terpercaya untuk organisasi-organisasi terdepan di Indonesia selama bertahun-tahun, dan peluncuran Acrobat XI akan terus membantu mengatasi tantangan produktivitas dan meningkatkan efisiensi organisasi.”
Corinna Toh, Senior Vice President, Strategic Advisory Jones LaSalle di Lang Hotel, mengambil bagian dari program uji pre-release internasional untuk Acrobat XI sebelum peluncurannya. “Dengan fitur-fitur baru di Acrobat XI, pengguna kami dengan cepat dapat mengekspor file PDF ke Word, PowerPoint atau Excel, menghemat waktu untuk bekerja lebih produktif,” katanya. “Kami juga merasa bahwa fitur-fitur keamanan yang ditingkatkan yang memungkinkan pengguna untuk terus mengeluarkan informasi penting dalam format PDF dengan aman, sangat berguna.”
Dengan Adobe Acrobat XI, fitur-fitur baru dan ditingkatkan serta fungsionalitas untuk pebisnis profesional kini termasuk:
- Megedit file PDF, memodifikasi paragraf, gambar, dan objek hanya dengan mengklik dan menarik (click and drag) menggunakan Edit Text dan Images tool. Mengatur dan secara visual menggabungkan konten dan beberapa dokumen ke dalam satu file PDF, sementara tetap mempertahankan keaslian sumber file.
- Peningkatan kemampuan mobile. Bekerja dengan file PDF di tablet dan ponsel cerdas dengan Adobe Reader yang touch-friendly untuk membubuhi keterangan dan menambahkan komentar, serta mengisi, menandatangani dan menyimpan formulir.
- Simpan dokumen PDF sebagai dokumen PowerPoint, Word atau Excel atau menggunakan kembali beberapa bagian atau seluruh file PDF sebagai dokumen Microsoft Office dan halaman Web tanpa mengetik ulang. Menata ulang paragraf tanpa merubah format.
• Peningkatan perlindungan semua file PDF yang dibuat dari Microsoft PowerPoint, Word, dan Excel untuk membantu mencegah menyalinan, mengedit, atau mencetak tanpa izin.
Fitur-fitur TI dan fungsionalitas baru dan lebih baik kini memungkinkan para profesional TI untuk:
- Melakukan standarisasi yang mudah digunakan, dengan fitur lengkap, konsisten, terpercaya pada PDF Reader untuk tablet iPad dan Android. Selain itu, menyediakan Acrobat XI dan Reader XI sebagai aplikasi virtual yang dikelola secara terpusat, touch-friendly, dengan dukungan baru untuk Microsoft Citrix App-V via XenApp.
- Mengintegrasikan Adobe Acrobat XI lebih mulus dengan Microsoft Office dan Microsoft SharePoint, memungkinkan pengguna untuk melakukan lebih banyak hal dengan PDF di lingkungan Office atau SharePoint.
- Mempersingkat penggelaran dan pemeliharaan dengan alat Adobe gratis untuk membantu konfigurasi dan instalasi, serta meningkatkan dukungan untuk Microsoft SCCM / SCUP dan Apple Remote Desktop.
• Membantu mengurangi risiko dan melindungi sistem dan data dengan teknologi terdepan di industri keamanan, selain Adobe PDF Whitelist Framework, sehingga memungkinkan pemberdayaan selektif JavaScript baik untuk Windows dan Mac OS. Menyiapkan file PDF dan beberapa langkah-langkah keamanan yang mudah dilakukan menggunakan Action Wizard untuk membantu memastikan konsistensi organisasi.
Harga dan Ketersediaan
Acrobat XI dan produk yang terkait dijadwalkan untuk diluncurkan dalam waktu 30 hari. Produk ini akan tersedia melalui Adobe Authorized Resellers dan Adobe.com South East Asia store di shop.adobe.com/sea.. Harga Adobe Store untuk Acrobat XI Standar ini diperkirakan Rp 2.982.470. Harga Adobe Store untuk Acrobat Pro XI diperkirakan Rp 4.473.706. Tersedia upgrade harga dan lisensi volume. Percobaan 30-hari bebas dari Acrobat Pro akan tersedia pada saat pengiriman produk. Unduh gratis Reader XI akan tersedia di get.adobe.com/reader pada saat pengiriman produk.
