[PR] Canon EOS M – Kamera Saku Berteknologi EOS System

Reading time:
October 2, 2012

Jakarta, 2 Oktober 2012 Selaku pemimpin industri pencitraan digital global, Canon meluncurkan generasi kamera inovatif dijajaran EOS bernama EOS M. Sekilas, penampilan EOS M menyerupai kamera saku digital pada umumnya. Namun apabila ditelusuri lebih lanjut, teknologi legendaris EOS telah disematkan ke dalam kamera mungil ini.

Dari segi bodi, ukurannya tergolong kecil. Meskipun demikian, Canon EOS M mengusung sensor besar APS-C (22,3 x 14,9mm) seperti yang terdapat di kamera DSLR EOS serta dapat digunakan dengan lebih dari 60 pilihan jenis lensa EF dan EF-S yang tersedia di pasaran melalui bantuan adaptor. Selain itu, sistem mirrorless pada kamera ini memungkinkan untuk memasukkan semua fitur kamera DSLR ke dalam kamera EOS M yang berdimensi ringkas nan ringan.

“Canon EOS M merupakan pilihan ideal bagi siapa saja yang mendambakan kualitas foto dan performa sekelas DSLR dengan ukuran camera yang ringan dan ringkas berkat sitem mirorrless dan teknologi canggih yang ditanamkan, termasuk bagi pengguna kamera EOS yang menginginkan sebuah kamera sekunder yang ringan dan dapat menggunakan beragam lensa EF beserta aksesorinya,” ungkap Merry Harun – Canon  Division Director, pt. Datascrip.

Canon EOS M Black

Dimensi yang Ringkas 

Dengan mengadopsi teknologi mirrorless, ukuran dan bobot EOS M berkurang secara signifikan. Desain ini dicapai dengan menghilangkan beberapa bagian komponen yang ada di kamera DSLR, seperti viewfinder, cermin utama, dan mekanisme penggerak cermin. Bila dibandingkan dengan kamera EOS 650D, Canon EOS M memiliki dimensi 59% lebih ramping, 33% lebih kecil, dan 55% lebih ringan.

Berlawanan dengan dimensinya yang kecil, EOS M mengusung kecanggihan generasi EOS dengan sensor CMOS APS-C 18-Megapiksel yang dipadukan dengan prosesor gambar DIGIC 5. Kombinasi sempurna ini membuat EOS M mampu menghasilkan foto-foto dan video berkualitas tinggi dan rendah noise pada kondisi minim cahaya dengan kemampuan penggunaan ISO setinggi 12800 (yang dapat ditingkatkan lagi hingga 25600).

Handal dan Mudah Digunakan

EOS M menawarkan kemudahan pengoperasian melalui LCD layar sentuh berukuran 3 inci. Fitur EOS M yang sangat membantu pengguna awam adalah Feature Guide yang menampilkan penjelasan pengaturan kamera. Sementara sistem EOS Scene Analysis dan Auto Lighting Optimizer mampu mendeteksi secara otomatis berbagai macam jenis pencahayaan.

Hasil Terbaik Setiap Saat 

Dengan menggabungkan teknologi AF deteksi fase dan AF kontras ke sistem Hybrid CMOS AF, EOS M hadir dengan fokus berkecepatan tinggi dan presisi. Canon EOS M juga dilengkapi berbagai metode AF seperti Face Detection dan Multi-Point AF. Dengan menggunakan kedua metode tersebut, kamera secara otomatis mampu mendeteksi wajah, bahkan dalam posisi miring sekalipun.

Sedangkan untuk pengambilan gambar dalam kondisi cahaya yang ekstrim, Canon EOS M dilengkapi dengan fungsi HDR Backlight Compensation yang melakukan pengambilan gambar tiga kali berturut-turut untuk menghasilkan gambar optimal. Ada pula Multi-shot Noise Reduction untuk menghasilkan foto yang tajam dan mengurangi noise pada foto.

“Canon EOS M hadir dengan filter yang menarik dan kreatif seperti Grainy/Black and White, Soft Focus, Toy Camera, Miniature, Art Bold, Water Painting, hingga Fish-Eye effect. Dengan filter-filter tersebut kreativitas para penggunanya akan semakin terpacu dalam mengabadikan foto dari sisi yang berbeda,” ujar Sintra WongMarketing Manager Canon Image Communication Product Division, pt. Datascrip.

Lensa Baru EOS M dan Mount Adapter EF-EOS M 

Lensa EF-M18-55mm f/3.5-5.6 IS STM dan EF-M22mm f/2 STM merupakan lensa yang ringkas dan nyaris tanpa suara saat melakukan Auto-Focus (AF). Lensa-lensa terbaru Canon telah dilengkapi dengan Diafragma Elektro Magnetik dengan 7 pisau circular aperture untuk menghasilkan efek bokeh yang indah pada hasil foto dan video. Lensa EF-M 22mm f/2 STM sendiri merupakan lensa pancake yang ringan dan menjaga dimensi EOS M tetap ringkas.

Sama dengan kamera Canon EOS lainnya, EOS M dapat memanfaatkan seluruh jajaran lensa EF dan EF-S berkat EF Mount Adapter-EOS M.

Canon EOS M

Full HD Video

Seperti halnya EOS M yang mampu menghasilkan foto yang cemerlang, kamera ini dapat pula digunakan untuk syuting video dengan kualitas Full HD. Sensor APS-C dan prosesor DIGIC 5 memungkinkan EOS M syuting video dengan menggunakan ISO tinggi untuk menghasilkan video yang detil di setiap framenya.

Keunggulan Auto Focus EOS M salah satunya terlihat dari mode Movie Servo AF. Mode ini terdiri dari tiga metode yang berbeda: Face Detection + Tracking AF, FlexiZone Multi dan FlexiZone Single. Ketiganya dapat diaktifkan sekaligus, meskipun saat EOS M tidak sedang merekam.

Ada empat ragam warna pilihan yang bisa dipilih sesuai gaya penggunanya, yakni hitam, putih, silver, dan merah.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 17, 2026 - 0

Xbox Dikabarkan Akan Tutup Kreator South of Midnight, Compulsion Games

Compulsion Games dikabarkan terancam ditutup oleh Xbox. Studio di balik…
June 17, 2026 - 0

Pimpinan Treyarch Resmi Pensiun Setelah 22 Tahun Arahkan Studio

Mark Gordon resmi pensiun setelah 22 tahun memimpin Treyarch membangun…
June 16, 2026 - 0

Assassin’s Creed Shadows Berikan Update Konten Terakhirnya

Ubisoft mengungkap detail update gratis terakhir Assassin’s Creed Shadows, Black…
June 16, 2026 - 0

Craig Duncan Tinggalkan Xbox Game Studios Setelah 20 Bulan Menjabat

Craig Duncan resmi mundur dari posisi kepala Xbox Game Studios,…