in: Direct Release | October 12, 2012 | by: Dian Syarifuddin

[PR] Hampir Setengah Pengguna Laptop Menggunakan Laptop untuk Simpan Data Kerja dan Data Pribadi

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh O+K Research untuk Kaspersky Lab, banyak pengguna laptop tidak menyadari perbedaan antara data pribadi dengan informasi yang berhubungan dengan pekerjaan dan sering kali menyimpan data pribadi dan data kerja dalam satu perangkat. Sebanyak 42% responden menggunakan laptop yang disediakan oleh perusahaan atau yang mereka beli sendiri untuk bekerja dan urusan pribadi.

Survei ini menunjukkan 27% pemilik Apple dan 25% pemilik laptop lain menggunakan perangkat mobile mereka untuk bekerja. Laptop pribadi yang tidak terlalu terlindungi dari ancaman cyber serta laptop perusahaan yang digunakan untuk kepentingan pribadi bisa menyebabkan kebocoran data rahasia perusahaan. Jika membahayakan, perangkat pribadi yang digunakan untuk bekerja dapat menyebabkan masalah di seluruh jaringan perusahaan.

Sebaliknya, ketika perangkat perusahaan digunakan di rumah, meskipun lebih rendah (15% untuk Apple dan 17% untuk laptop lain) tapi tidak mengurangi bahaya bagi data perusahaan. Hal yang sama berlaku untuk perangkat mobile dimana 1/3 responden menggunakan smartphone modern dan tablet baik untuk hiburan maupun untuk pekerjaan. Pengguna Blackberry memperoleh nilai tertinggi dimana 26% dari mereka yang membeli menggunakannya untuk bekerja sementara dimana 18% perangkat perusahaan juga digunakan untuk urusan pribadi. Kesimpulan utamanya adalah bahwa seluruh perangkat yang ada, baik PC desktop hingga perangkat seluler, digunakan untuk menyimpan dan memproses informasi perusahaan.

Jadi, data perusahaan yang mana yang berisiko? Menurut O+K Research, 35% pemilik tablet menggunakan perangkat ini untuk menyimpan korespondensi yang berhubungan dengan pekerjaan dan 20% responden menyimpan data yang dibutuhkan untuk mengakses jaringan lokal perusahaan dari jarak jauh. Sebanyak 19% pengguna smartphone menyimpan password server email perusahaan dalam memori smartphone mereka. Bagi 14% responden, data yang mereka simpan dalam tablet termasuk login dan password untuk mengakses VPN dari jarak jauh. Tentu saja jika perangkat terinfeksi, hilang atau dicuri, informasi di atas menjadi hal yang berharga bagi para penipu atau penjahat cyber lain.

Untuk mengontrol penggunaan perangkat pribadi untuk hal yang berhubungan dengan pekerjaan sangatlah penting untuk mengimplementasikan kebijakan keamanan perusahaan terintegrasi dan menggunakan solusi perlindungan yang tepat. Kaspersky Open Space Security memberikan perlindungan bagi perangkat perusahaan, baik desktop maupun perangkat mobile, dan menawarkan administrasi kebijakan keamanan yang tersentralisasi.

Pengguna juga harus memikirkan cara untuk melindungi data pribadi dan data perusahaan. Cara termudah untuk perlindungan adalah menggunakan software Internet Security yang andal dalam memblokir objek berbahaya di Internet, email dan perangkat mobile. Kaspersky Internet Security 2013 memberikan sejumlah sistem perlindungan tambahan seperti teknologi Automatic Exploit Prevention,  yang dikembangkan untuk memblokir ancaman yang menggunakan kerentanan pada aplikasi terkenal. Sistem Safe Money mengamankan akses ke akun bank dan pembelian online. Kaspersky PURE menawarkan pendekatan yang lebih bisa diandalkan dan mudah digunakan untuk mengenkripsi data  penting.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES