LOGO
,

MSI FM2 Challenger Competition Berakhir, Rekor SuperPi 32M AMD ‘Trinity’ A10-5800K Dipecahkan

Pada 20 November 2012 lalu, MSI mengadakan kontes overclocking online khusus AMD APU ‘Trinity’ di situs Hwbot ,dan tepat tanggal 20 Desember 2012 23:59 GMT (atau 21 Desember 07:00  WIB) kemarin kompetisi ini berakhir.

Seperti halnya kompetisi overclocking umumnya, kontes ‘MSI FM2 Challenger’ ini diwarnai dengan pencapaian skor yang mengagumkan dari para pesertanya, seperti misalnya :

Kategori CPU-Z Clock

Pada pencapaian CPU Clock dengan AMD Trinity APU, tercatat ada 5(lima) overclocker yang bisa menjalankan APU A10-5800K-nya diatas 7 Ghz , dengan overclocker asal Cina yakni Hero berhasil menduduki peringkat teratas pada clock 7.316 Mhz. Meski belum mencapai rekor dunia pada Clock 7930 Mhz, pencapaian kecepatan diatas 7 Ghz ini sudah cukup memuaskan. Sebagai perbandingan, uji perdana A10-5800K dari Tim JagatOC hanya membuahkan hasil 6.93Ghz.

Kategori SuperPi 32M

Di SuperPI 32M, nampaknya sebagian besar peserta bisa menyelesaikan pengujian ini dengan A10-5800K diatas clock 6 Ghz, dengan pencapaian waktu sekitar 13 – 14 menit. Dibanding berbagai prosesor di luar sana, waktu 13 – 14 menit untuk menyelesaikan benchmark ini menang akan terasa sangat lama(dan menghabiskan LN2!), sehingga SuperPi 32M bisa dibilang merupakan benchmark tersulit dalam kompetisi ini.

Sebagai tambahan, skor tertinggi pada kompetisi ini yakni 13 menit 42.813 detik tercatat sebagai rekor dunia SuperPi 32M pada prosesor A10-5800K – setidaknya saat artikel ini dimuat. Skor ini mengalahkan rekor sebelumnya yakni 13 menit 44.046 detik yang dibuat oleh Overclocker kawakan asal Yunani, Aristidis.

*klik untuk memperbesar*

Kategori 3DMarkVantage P-Score(dengan Integrated Graphics)

Sangat disayangkan, pada benchmark 3DMarkVantage, tidak ada satupun peserta berhasil mencapai skor diatas P9000 dengan grafis terintegrasi. Menurut data yang kami terima dari sebagian peserta, hal ini terjadi karena motherboard MSI A85XA-G65 yang menjadi pilihan utama para kontestan di kompetisi ini sulit menjalankan BCLK tinggi (diatas 115Mhz saat menggunakan IGP) serta gagal mencapai RAM  pada clock diatas DDR3-2500-an .

Tim JagatOC yang sudah pernah menguji konfigurasi extreme overclocking IGP untuk mencapai P9000 dengan IGP pada motherboard lain membuktikan bahwa memang motherboard MSI yang digunakan jelas butuh perbaikan dari segi pencapaian BCLK dan juga RAM clock. (Saat artikel ini dipublish , tim R&D MSI sudah menyiapkan perbaikan berupa sebuah BIOS update yang kemungkinan akan dirilis dalam waktu dekat)

 

Pemenang

Ketiga pemenang dari kompetisi ini ditentukan dari total poin keseluruhan yang didapat para overclocker dari setiap stage, berikut ini list lengkapnya :

Ya, lagi-lagi overclocker Indonesia cukup beruntung pada kompetisi ini dan berhasil meraih dua posisi teratas. Overclocker yang berhasil mendapatkan peringkat satu dan dua adalah Alva ‘Lucky_n00b’ Jonathan dan Ekky ‘Jengkol’, keduanya merupakan overclocker senior Indonesia yang sepak terjangnya sudah cukup dikenal.

Alva’s Rig

Ekky’s Rig

Tidak lupa juga, salah satu overclocker kelas atas asal Polandia – Michal ‘Xtreme Addict’ Vobozil- berhasil menyabet posisi 2nd runner-up di kompetisi MSI FM2 Challenger ini.

Xtreme Addict’s Rig

Perlu diketahui, selain Alva dan Ekky, ada 2(dua) Overclocker asal Indonesia yang turut serta dalam kontes ini dan menduduki peringkat ke 6 dan 7 ,mereka adalah Daniel Indra a.k.a daniz185 dan Ali Mukhtar a.k.a aliey29. Sebagai pemula dalam kompetisi online antarnegara seperti ini, keberanian dan juga usaha mereka berdua patut diacungi jempol dan perlu dicontoh para overclocker generasi muda Indonesia. Maju terus, Overclocker Indonesia!

daniz185′s Rig

aliey29′s Rig

 

 

 

 

 

 

 

Random Articles
Back to Top