LOGO
,

Perceptual Megapixel: Penjelasan Singkat

Diagram MTF (Modulation Transfer Function) adalah diagram yang paling sering digunakan untuk mendeskripsikan ketajaman lensa. Namun, diagram ini dapat dibilang tak akan bisa dimengerti oleh siapapun selain teknisi optik atau camera-geek. Padahal, mengetahui performa lensa itu penting, karena DxOMark mengatakan bahwa sampai lensa dapat mengurangi sampai 45% resolusi sensor.

Jika Anda tetap ingin mengetahui performa lensa, tetapi tidak ingin belajar cara membaca diagram MTF, situs DxOMark telah menggagas metoda baru untuk menampilkan hasil pengujian lensanya: Megapixel Perseptif.

Metoda ini mencoba menghadirkan nilai ketajaman dalam angka megapixel karena fotografer tentu lebih perlu tahu apa pengaruh perbedaan ketajaman tiap lensa ke hasil akhir foto yang mereka hasilkan.

Anda mengerti cara membaca diagram ini? Kami juga tidak. Itu sebabnya Perceptual Megapixel diciptakan. (Hanya bercanda. Kami mengerti cara membaca MTF, tetapi Perceptual Megapixel tetap merupakan ide baik)

Perceptual Megapixel disingkat P-MPix dan dapat diartikan sebagai pembanding hasil akhir foto. Contohnya, jika Anda memasangkan lensa dengan resolusi 18 P-MPix ke DSLR dengan resolusi 24 megapixel, memang foto yang dihasilkan tetap 24 megapixel. Namun, ketajaman foto tersebut hanya setara dengan gambar dari kamera 18 megapixel yang menggunakan lensa sempurna. Coba simak contoh di bawah agar lebih jelas.

Ini adalah diagram baru DxOMark, pada contoh ini adalah untuk lensa Canon 24-70mm f/2.8 di 5D Mark II:

Axis horizontal menandakan rentang focal length, sementara axis vertikal menandakan aperture lensa. Pada aperture f/2,8 sampai sekitar f/11 diagram mengatakan bahwa lensa dapat berfungsi secara optimal. Namun, nilai optimal lensa ini tetap hanya 12 megapixel (warna hijau) sehingga kurang cocok untuk kamera dengan resolusi di atas itu.

Contoh lain adalah diagram di bawah ini untuk lensa Sigma 35mm f/1,4 DG HSM dan Samyang 35mm f/1,4 AS UMC:

Nilai paling kiri adalah pengukuran resolusi secara langsung di sensor kamera menggunakan metode DxOMark. Setelah dipasangkan lensa, terlihat bahwa ada penurunan signifikan pada resolusi 5D Mark II dan 7D, karena kedua lensa yang dipasangkan memiliki P-MPix lebih rendah dari resolusi sensor. Sebaliknya, kedua lensa tidak berpengaruh banyak pada EOS 5D Mark I (12 megapixel) karena keduanya masih memiliki nilai P-MPix di atas resolusi sensor.

Meskipun metoda ini sepertinya tidak akan diadopsi produsen, kemungkinan besar Anda akan mulai membaca nilai “P-MPix” dikutip di forum-forum atau situs fotografi. Dengan penjelasan ini, kami berharap Anda dapat lebih mengerti pengaruh nilai tersebut terhadap kamera Anda.

Random Articles
Back to Top