LOGO
,

Intel Umumkan Lini Prosesor Rendah Daya Seri “Y”

Pada ajang CES 2013, cukup banyak produk baru yang diperkenalkan oleh Intel, salah satunya adalah prosesor low-power terbaru mereka, atau dikenal juga dengan prosesor seri “Y”.

Sementara ini, prosesor-prosesor yang masuk dalam kategori “Y” adalah :

  1. Core i7-3689Y (2 Core / 4 Thread, Base 1.5Ghz, Max Turbo 2.6Ghz)
  2. Core i5-3439Y (2 Core / 4 Thread , Base 1.5Ghz, Max Turbo 2.3Ghz)
  3. Core i5-3339Y (2 Core / 4 Thread , Base 1.5Ghz, Max Turbo 2 Ghz)
  4. Core i3-3229Y (2 Core / 4 Thread , Base 1.4Ghz , No Turbo)
  5. Pentium 2129Y ( 2 Core / 2 Thread , Base 1.1Ghz, No Turbo)

Kelima prosesor seri Y tersebut memiliki TDP 13W atau dibawahnya(Pentium 2129Y memiliki TDP 10W), lebih rendah dari rata-rata prosesor Intel ULV(Ultra-Low Voltage) sebelumnya yang biasanya memiliki rating TDP 17W. Kesemua prosesor seri Y dibuat berdasarkan arsitektur ‘Ivy Bridge‘, memiliki proses fabrikasi 22nm, dikemas dengan packaging BGA1023, serta seri Core i-nya akan dilengkapi dengan grafis terintegrasi Intel HD 4000(kecuali Pentium 2129Y).

Dari membaca spesifikasi prosesor-prosesor seri Y ini , sekilas terlihat bahwa mereka tidak jauh berbeda dengan prosesor-prosesor ULV yang terdahulu,hanya saja clockspeed-nya diturunkan(dan mungkin diberi voltase lebih rendah), bahkan grafis HD 4000-nya pun diturunkan kecepatannya menjadi 850Mhz(dari 1.05Ghz pada prosesor ULV).

Satu hal lagi yang menarik, pada presentasi mereka di CES 2013, Intel menyebut bahwa prosesor ini memiliki rating 7W , seperti yang terlihat dibawah ini :

7W yang dimaksud disini ternyata bukan rating TDP(Thermal Design Power), melainkan sebuah jenis rating baru yang disebut Intel sebagai SDP (Scenario Design Power). Dan pada halaman penjelasan produk Prosesor Intel Seri-Y ini, SDP ini bisa dilihat seperti dibawah :

SDP – Metrik baru yang diperkenalkan Intel

Tidak jelas apa maksud Intel memperkenalkan jenis rating baru ini , apakah hanya gimmick ? Atau Intel sudah tidak menganggap rating TDP masih relevan untuk digunakan? (Pilihan yang terakhir bisa dibilang masuk akal, mengingat TDP tidaklah selalu sama dengan konsumsi daya sebuah prosesor saat ia bekerja.)

Tapi pastinya kehadiran prosesor-prosesor rendah daya ini akan membuat produsen perangkat mobile untuk memiliki lebih banyak opsi desain, misalnya saja membuat notebook/tablet yang lebih tipis, atau lebih tahan lama.

 

 

Random Articles
Back to Top