LOGO
,

Tips & Trik Belanja Online Barang 2nd: Bekas? Kenapa Tidak!

Part: 1 2 3

 

Utamakan membeli barang 2nd yang masih bergaransi.

Membeli barang bekas bukan berarti Anda tidak akan mendapatkan perlindungan garansi sama sekali. Walaupun garansi yang akan kita dapatkan mungkin tidak akan secara penuh seperti membeli barang baru ditoko, tetapi setidaknya kita mendapatkan jaminan jika barang 2nd yang akan kita beli tersebut bukanlah barang rusak.

Jikapun barang 2nd yang Anda akan beli sudah lewat dari masa garansi resmi, mintalah kepada penjual untuk memberikan garansi personal. Hindari penjual yang tidak mau memberikan garansi personal ini, atau disebut dengan istilah gambling, biasanya berlaku pada penjual barang-barang BM (BlackMarket).

Tanyakan garansi seperti apa yang bisa diberikan penjual kepada kita.

Pada umumnya saat kita membeli barang bekas sang penjual akan memberikan kita garansi personal, yaitu garansi yang bisa diberikan kepada calon pembeli diluar garansi resmi, penjual menjamin barang yang dijualnya secara pribadi untuk beberapa waktu, jika barang yang dibeli tersebut mengalami permasalahan selama jangka waktu yang ditentukan maka penjual wajib bertanggung jawab secara penuh atas barang yang dijualnya tersebut.

Ada juga penjual yang hanya memberikan garansi resmi sesuai dengan garansi yang diberikan pabrik ataupun toko aslinya. Pastikan barang yang kita beli memiliki bon/nota pembelian asli ataupun segel dari barang yang akan Anda beli tersebut masih utuh, untuk keperluan klaim garansi jika diperlukan.

Cek kredibilitas penjual.

“Cendol berderet” alias reputasi yang dimiliki pada status sebuah akun di forum internet sama sekali tidak menjamin jika penjual tersebut merupakan penjual yang baik. Cara paling efektif untuk melihat seberapa kredibel seorang penjual adalah dengan melihat history thread atau seberapa banyak barang yang pernah dijualnya dan tingkat kepuasan pembeli sebelumnya (testimonial asli), cek nomer kontak yang diberikan penjual apakah konsisten dengan nomer kontak penjual pada history thread yang pernah dilakukan sebelumnya.

Lalu bagaimana dengan para penjual newbie yang mungkin saja berniat jujur berjualan, namun belum memiliki history transaksi sebelumnya?

RekBer atau CoD! Else? Cari penjual lain!

Gunakan jasa “Rekening Bersama” yaitu penyedia jasa yang dipercaya untuk  menengahi antara penjual dan pembeli yang akan melakukan transaksi. Pilihlah penyedia jasa yang sudah cukup dikenal lalu sepakati RekBer yang dipilih tersebut dengan penjual, biaya jasa RekBer ini cukup bervariatif, mulai dari yang “cuma-cuma” alias gratis, 5 ribu rupiah, 10 ribu rupiah, dan diatasnya lagi tergantung dari jumlah transaksi yang dilakukan, charge yang dikenakan tersebut tergolong sangat murah jika dibandingkan dengan kecemasan yang harus Anda alami saat barang yang dibeli belum juga diterima bukan?

Jika penjual menyatakan keberatan karena alasan rumit, butuh uang cepat, dll. Maka pilihan yang tersisa adalah CoD atau Cash on Delivery, setelah harga yang ditentukan disepakati, buat janji dengan penjual untuk bertemu disuatu tempat untuk melakukan transaksi. Setelah bertemu dengan penjual, cek secara seksama dan detail dari barang yang dijual tersebut, pastikan tidak ada cacat ataupun kekurangan dari barang yang dijual tersebut, jika memang terburu-buru, selalu minta garansi personal dari penjual tersebut untuk menjamin kondisi barang.

Part: 1 2 3
Random Articles
Back to Top