LOGO
,,

Tips Tweaking Memori pada AMD Trinity : Pilih Frekuensi atau Timing?

Part: 1 2

Gaming Performance Test : Dirt 3

Untuk menguji performa sistem dengan konfigurasi memori yang berbeda, kami menggunakan tool benchmark internal dari game Dirt 3 untuk lebih memperlihatkan performa gaming yang lebih mendekati real-life scenario, bukan hanya benchmark sintetis.

Game ini kami jalankan dengan setting :

  • Detail : Preset HIGH
  • MSAA : 4x
  • Vsync : off
  • Resolusi : 1920 x 1080

Kami menjalankan benchmark sebanyak 3(tiga)  kali, lalu mengambil rata-rata FPS-nya.

Berikut hasilnya :

*klik untuk memperbesar*

 

Kesimpulan

Hasil pengujian ini berlangsung seperti yang kami perkirakan : platform AMD Trinity dengan grafis terintegrasi sangat menyukai frekuensi memori! Pendapat bahwa ‘timing ketat lebih penting dari frekuensi tinggi’ yang sering dikait-kaitkan dengan platform AMD lama (Phenom /Phenom II family) ternyata sudah tidak berlaku di platform AMD Trinity.

Dan adalah benar bila kinerja gaming AMD Trinity, terutama saat grafis terintegrasinya dihidupkan, sangat dipengaruhi oleh performa sistem memori. Dari nilai memori DDR3-1333 , 9-9-9-24 , 1T yang merupakan nilai SPD(serial presence detect) dari kebanyakan memori yang beredar sekarang ini, tercatat sistem akan mengalami peningkatan performa sekitar 15.4 % ketika menggunakan DDR3-1600, dan peningkatan ini makin tinggi ketika nilai frekuensi yang digunakan bertambah. Konfigurasi DDR3-1866 C9 misalnya, memberikan kinerja ekstra sebesar lebih dari 20% dari nilai SPD standar. Pada akhirnya sistem yang menggunakan DDR3-2400 mendapatkan peningkatan performa tertinggi, yakni hampir 33 %. Ingat juga bahwa performance scaling akibat peningkatan frekuensi memori ini akan meningkat lebih tajam lagi ketika anda juga mengoverclock integrated GPUnya.

Dengan melihat grafik diatas, tentunya anda juga menyadari bahwa semua konfigurasi RAM yang paling ketat sekalipun, akan dikalahkan dengan mudah oleh memori yang frekuensinya lebih tinggi namun bertiming longgar : misalnya saja DDR3-1333 CAS 6 tidak bisa mengalahkan DDR3-1600 CAS 11. Dan DDR3-1600 CAS6 walaupun beda tipis, namun masih bisa dikalahkan oleh DDR3-1866 CAS 11, begitu seterusnya.

Rekomendasi Konfigurasi : DDR3-1866

Pada berbagai pengujian kami, kami mendapat hasil bahwa hampir semua DDR3-1600 di lab kami, bisa berjalan di 1866Mhz walaupun harus dengan timing ekstra longgar (11-11-11-33 , 2T) dan dengan tegangan lebih (sekitar 1.7-1.72V Vdimm). Karena konfigurasi DDR3-1866 CAS 11 lebih ‘mudah’ didapatkan daripada DDR3-1600 CAS 6, kami lebih menyarankan penggunaan setting DDR3-1866, dengan timing longgar (CAS Latency 11 , atau CAS Latency 10). Pada frekuensi inipun memory controller pada APU AMD Trinity belum terlalu terbebani sehingga masih memungkinkan penggunaan 24/7 dengan stabil.

Nah, selamat men-setting memori untuk sistem AMD Trinity anda, sampai jumpa!

 

Part: 1 2
Random Articles
Back to Top