LOGO

[PR] Red Hat Meluncurkan Pengendali Big Data dan Open Hybrid Cloud

Red Hat Memberikan Red Hat Storage Hadoop Plug-in ke Komunitas Apache Hadoop

JAKARTA, Indonesia27 Februari 2013 – Red Hat, Inc. (NYSE: RHT), penyedia solusi open source terkemuka, hari ini mengumumkan arahan dan solusi big data untuk memenuhi kebutuhan perusahaan terhadap solusi yang andal, terukur dan terkelola untuk dapat menjalankan tugas-tugas analitik big data mereka. Selain itu, Red Hat mengumumkan bahwa perusahaan ini akan menyumbangkan plug-in Red Hat Storage Hadoop ke komunitas terbuka ApacheTM Hadoop® untuk mengubah Red Hat Storage menjadi sistem file yang kompatibel dengan Hadoop yang mendapat dukungan penuh untuk lingkungan big data. Red Hat juga tengah membangun ekosistem jaringan dan mitra integrasi enterprise yang kuat untuk menyediakan solusi big data yang komprehensif bagi para pelanggan enterprise. Ini merupakan contoh lain dari komitmen Red Hat terhadap para pelanggan big data serta upayanya untuk terus menyediakan solusi enterprise melalui inovasi berbasis komunitas bagi mereka.

Platform infrastruktur dan aplikasi big data Red Hat cocok untuk perusahaan besar yang memiliki lingkungan open hybrid cloud. Red Hat bekerjasama dengan komunitas open cloud untuk mendukung para pelanggan big data. Banyak perusahaan besar di seluruh dunia menggunakan infrastruktur public cloud seperti Amazon® Web Services (AWS) untuk pengembangan,melakukan proof-of-concept, dan menjalani fase pra-produksi ujtuk proyek-proyek big data mereka. Tugas-tugas kemudian dipindahkan ke private cloud mereka untuk meningkatkan kemampuan analitik untuk data yang lebih besar. Lingkungan open hybrid cloud memungkinkan perusahaan besar mentransfer tugas-tugas dari public cloud ke private cloud mereka tanpa perlu melakukan re-tool terhadap aplikasi mereka. Red Hat secara aktif terlibat dalam komunitas open cloud melalui proyek seperti OpenStack dan OpenShift Origin guna membantu memenuhi ekspektasi terhadap big data di lingkungan perusahaan besar pada saat ini dan dimasa yang akan datang.

Kini, terdapat beberapa solusi Red Hat yang digunakan untuk mengelola tugas-tugas big data di lingkungan perusahaan besar secara efektif. Dengan fokus pada tiga bidang utama, arahan big data dari Red Hat mencakup perluasan portofolio produk untuk menyediakan platform solusi infrastruktur dan aplikasi-aplikasi kelas enterprise yang ditingkatkan, dan bermitra dengan vendor dan integrator analitik big data terkemuka.`


Solusi Infrastruktur Big Data RedHat

Red Hat Enterprise LinuxMenurut The Linux Foundation Enterprise Linux User Report bulan Januari 2012, sebagian besar implementasi big data berjalan di Linux dan sebagai penyedia Linux terdepan[1], Red Hat Enterprise Linux merupakan platform terdepan untuk penerapan Big Data. Red Hat Enterprise Linux unggul dalam arsitektur terdistribusi dan mencakup fitur-fitur yang memenuhi kebutuhan penting big data. Mengelola volume data besar dan proses analisis intensif membutuhkan desain infrastruktur yang dirancang untuk kinerja tinggi, keandalan dan pengelolaan sumber daya yang teliti, serta penyimpanan yang dapat ditingkatkan. Red Hat Enterprie Linux mengatasi tantangan ini serta menambah kemampuan untuk mengembangkan, mengintegrasikan dan mengamankan aplikasi big data secara andal dan dapat ditingkatkan untuk bersaing dengan kecepatan data yang dihasilkan, dianalisis, atau ditransfer. Hal ini dapat dicapai di lingkungan awan, sehingga memudahkan penyimpanan, pengumpulan, penormalan dan pengintegrasian data dari sumber di berbagai platform, baik mereka digunakan sebagai sumber fisik, virtual, atau berbasis awan.

Red Hat Storage –Dibangun pada sistem operasi Red Hat Enterprise Linux yang terpercaya dan sistem file distribusi GluterFS yang sudah teruji, server Red Hat Storage dapat digunakan untuk mengumpulkan server biasa yang harganya murah untuk menyediakan solusi penyimpanan yang hemat biaya, dapat ditingkatkan, dan andal untuk big data.

Melalui pengumumam hari ini, Red Hat berniat membuat plug-in Hadoop untuk Red Hat Storage tersedia untuk komunitas Hadoop pada akhir tahun ini. Plug-in  Red Hat Storage Apache Hadoop yang masih dalam fase preview teknologi memberikan pilihan penyimpanan baru untuk penggunaan Hadoop enterprise yang memberikan fitur penyimpanan enterprise namun tetap menjaga kompabilitas API dan akses data lokal yang diharapkan komunitas Hadoop. Red Hat Storage menghadirkan fitur-fitur kelas enterprise ke lingkungan big data, seperti replikasi Geo, High Availability, kepatuhan POSIX, pemulihan bencana dan pengelolaan, tanpa mengorbankan kompabilitas API dan lokalitas data. Para pelanggan kini memiliki data terpadu dan platform software penyimpanan terukur untuk menampung file dan objek yang ada di seluruh sumberdaya fisik, virtual, publik dan hybrid cloud.

Red Hat Enterprise Virtualization – Diumumkan pada bulan Desember 2012, Red Hat Enterprise Virtualization 3.1 yang terintegrasi dengan Red Hat Storage, memungkinkannya akses terhadap pool penyimpanan bersama yang aman dan dikelola oleh Red Hat Storage. Integrasi ini juga menawarkan pengurangan biaya operasional, perluasan portabilitas, pilihan infrastruktur, skalabilitas, ketersediaan dan kekuatan berbasis inovasi komunitas dengan kontribusi dari open source oVirt dan Gluster bagi perusahaan-perusahaan. Kombinasi platform-platform ini ini melanjutkan visi open hybrid cloud Red Hat yaitu Red Hat Storage dan Red Hat Enterprise Virtualization yang terintegrasi dan terkonvergensi untuk melayani sumber daya komputasi dan penyimpanan.


PlatformAplikasi Big Data dan Integrasi Red Hat

Red Hat JBoss MiddlewareRed Hat JBoss Middleware memberikan teknologi yang kuat untuk membuat dan mengintegrasikan aplikasi yang digunakan oleh big data yang dapat berinteraksi dengan teknologi baru dan yang sedang berkembang seperti Hadoop atau MongoDB. Big data menjadi berharga ketika bisnis dapat menyaring informasi dan meresponnya secara cerdas. Solusi Red Hat JBoss Middleware dapat menempatkan volume dan varietas data besar dengan cepat dan bisa diandalkan ke Hadoop dengan teknologi pengiriman pesan berkecepatan tinggi; menyederhanakan pekerjaan dengan MongoDB melalui Hibernate OGM; memproses volume data yang besar secara cepat dan mudah dengan Red Hat JBoss Data Grid; mengakses Hadoop secara bersamaan dengan sumber data tradisional Anda dengan JBoss Enterprise Data Platform; dan mengidentifikasi peluang dan ancaman melalui pengenalan pola dengan JBoss Enterprise BRMS. Portofolio middleware Red Hat sangat cocok untuk membantu perusahaan-perusahaa besar memanfaatkan berbagai peluang big data.


Kemitraan BigData

Big Data Ecosystem Partners Untuk menyediakan paket solusi big data yang komprehensif  bagi perusahaan-perusahaan, Red Hat berencana untuk bermitra dengan para penyedia perangkat lunak dan perangkat keras big data terkemuka untuk menawarkan interoperabilitas. Pengembangan arsitektur tersertifikasi dan terdokumentasi yang direkomendasikan diharapkan dapat memungkinkan pengguna untuk terintegrasi dan menginstal solusi big data enterprise yang komprehensif.

Mitra EnterpriseRed Hat berencana menyediakan solusi big data yang komprehensif ke para pelanggannya melalui mitra enterprise terkemuka yang terintegrasi dengan memanfaatkan pengembangan arsitektur yang dianjurkan oleh Red Hat dan jaringan mitra big datanya.

Kutipan Pendukung

Ranga Rangachari, vice president and general manager, Storage, Red Hat

“Dalam pengumuman hari ini, Red Hat menunjukkan komitmennya yang kuat untuk terus menyediakan platform dan infrastruktur perusahaan untuk secara efektif menjalankan aplikasi big data saat ini dan di lingkungan open hybrid cloud yang terus berkembang. Dengan penawaran kelas enterprise yang sesungguhnya, Red Hat memanfaatkan kekuatan komunitas open source untuk menyediakan berbagai pilihan kepada para pelanggan big data kami dalam hal teknologi, penerapan, lingkungan, dan mitra.”

Ashish Nadkarni, research director, Storage Systems and co-lead, Big Data Global Overview, IDC

“Red Hat secara eksklusif memiliki posisi yang unggul dalam solusi big data enterprise, pasar yang diharapkan IDC tumbuh dari $6 milyar pada tahun 2011 menjadi $23.8 milyar pada tahun 2016.[2] Red Hat merupakan salah satu dari sedikit penyedia infrastruktur yang menyediakan solusi big data komprehensif karena luasnya platform solusi infrastuktur dan aplikasi untuk model penyediaan solusi  di dalam perusahaan atau awan. Sebagai kontributor terdepan dalam komunitas open source yang mengembangkan teknologi-teknologi penting untuk IT stack big data – dari Linux hingga Open Source Origin dan Gluster – Red Hat akan terus memainkan peran penting dalam Big Data.”

Sumber Tambahan

  • Untuk informasi lebih lanjut tentang Red Hat Storage kinjungi laman berikut
  • Untuk informasi lebih lanjut tentang Red Hat Enterprise Linux kunjungi laman berikut
  • Untuk informasi lebih lanjut tentang Red Hat Enterprise Virtualization kunjungi laman berikut
  • Untuk informasi lebih lanjut tentang Red Hat JBoss Middleware kunjungi laman berikut
  • Untuk informasi lebih lanjut tentang Red Hat dan open hybrid cloud kunjungi laman berikut

Tersambung dengan Red Hat

[1]             IDC Worldwide Linux Client & Server Operating Environments 2012 – 2016 Forecast and 2011 Vendor Shares, July 2012

[2]              Big Data: Global Overview: Market Analysis , December 2012, IDC #238746, Volume: 1

Random Articles
Back to Top