[PR] Red Hat Mengumumkan Ketersediaan Umum Red Hat Enterprise Linux 5.9

Reading time:
February 6, 2013
Red Hat logo High Res

Rilis Minor Platform Enterprise Open-Source Terkemuka adalah Contoh Komitmen Red Hat Untuk Siklus Hidup 10 Tahun, Memperkenalkan Beberapa Fitur Baru dan Update

Jakarta- 6 Februari 2013, Red Hat, Inc. (NYSE:RHT), penyedia solusi open-source terkemuka di dunia, hari ini mengumumkan rilis minor berikutnya dalam Red Hat Enterprise Linux 5, Red Hat Enterprise Linux 5.9. Rilis ini menandai awal produksi Red Hat Enterprise Linux 5 tahap 2 dan  menunjukan upaya perusahaan untuk terus meningkatkan stabilitas dan penghematan investasi pelanggan pada platform ini.  Rilis baru ini melanjutkan komitmen Red Hat terhadap siklus hidup produk selama 10 tahun melalui beberapa fitur baru, termasuk pemberdayaan hardware, keamanan, standar dan sertifikasi, alat-alat pengembang, virtualisasi, dan banyak lagi.

Seperti pada semua rilis-rilis minor, Red Hat Enterprise Linux 5.9 mempertahankan kompatibilitas mundur dengan platform hardware dan software di semua siklus hidup Red Hat Enterprise Linux 5. Oleh karena itu, kompabilitas hardware dan software yang disertakan dalam rilis sebelumnya dari Red Hat Enterprise Linux 5 berlanjut dengan rilis minor ini. Red Hat Enterprise Linux 5.9 juga menunjukkan sejumlah peningkatan, termasuk:

  • Dukungan untuk Vendor-Vendor Hardware Terdepan Melalui Pemberdayaan Hardware yang Telah Ditingkatkan

Red Hat Enterprise Linux 5.9 menunjukan  kerjasama yang kuat Red Hat dengan vendor hardware terdepan dengan menyertakan dukungan untuk beberapa perbaikan dalam CPU, chipset dan driver perangkat terbaru.

  • Melanjutkan Komitmen terhadap Keamanan, Standar dan Sertifikasi.

Red Hat Enterprise Linux senantiasa dibangun dengan mengutamakan  keamanan, komitmen yang diperkuat oleh Red Hat Enterprise Linux 5.9. Fitur-fitur update tersebut mengetatkan pengendalian keamanan, kemampuan dalam memverifikasi dan memeriksa kekuatan dari passwords, dan mendukung kebijakan password terbaru yang disyaratkan  pemerintah. Ini juga menambahkan dukungan untuk penggunaan mode Federal Information Processing Standard (FIPS) dengan perangkat dmraid root. Mode FIPS kini mendukung RAID device discovery, RAID set activation, dan pembuatan, penghilangan, pembangunan kembali dan menampilkan  properti.

  • Tools Pengembang Baru.

Red Hat Enterprise Linux 5.9 menyertakan sejumlah fitur dan tools yang mudah digunakan oleh para pengembang, termasuk kemampuan untuk mengembangkan dan menguji coba menggunakan versi terbaru dari Java open source yang tersedia pada OpenJDK 7. Banyak perbaikan pada SystemTap yang baru telah ditambahkan di Red Hat Enterprise Linux 5.9, termasuk compile-server dan dukungan klien untuk jaringan IPv6, berkas SystemTap yang lebih kecil, kompilasi yang lebih cepat, dan dukungan pengumpulan server pada beberapa koneksi secara bersamaan.

  • Dukungan Aplikasi yang ditingkatkan.

Red Hat Enterprise Linux 5.9 menyertakan sebuah paket rsyslog5 baru, yang meningkatkan rsyslog ke versi 5 utama dan merupakan paket rsyslog yang yang lebih cepat dan lebih andal dibandingkan paket-paket rsyslog yang ada di rilis-rilis RHEL sebelumnya. Samba juga telah ditingkatkan ke versi 3.6 berikut penyertaan sejumlah fitur baru, termasuk dukungan SMB2, sebuah print server yang telah dibangun ulang dan perbaikan keamanan default pada semua versi.

  • Kemampuan virtualisasi baru  dan fleksibilitas pada Lingkungan Multi-vendor. Red Hat Enterprise Linux 5.9 meningkatkan kegunaan operating system dalam lingkungan multi-vendor dengan mengenalkan driver-driver Microsoft Hyper-V  untuk kinerja yang lebih baik. Hal ini meningkatkan kegunaan Red Hat Enterprise Linux 5.9 untuk tamu dalam lingkungan-lingkungan heterogen multi-vendor tervirtualisasi dan menyediakan fleksibilitas maupun interoperabilitas yang lebih baik untuk perusahan.
  • Pengelolaan Kepelangganan yang  Lebih baik. Red Hat Enterprise Linux 5.9 menggunakan fitur Red Hat Subscription Management sebagai default, yang memungkinkan pelanggan dengan efektif dan lebih mudah mengelola layanan berlangganan (subscriptions) Red Hat Enterprise Linux secara lokal atau dengan tools seperti Subscription Asset Manager, yang ditingkatkan untuk pembuatan laporan tentang distribusi dan utilisasi dari subscription, selain antarmuka yang lebih baik.. Pelanggan dipersilakan untuk mengakses bagian Subscription Management pada Red Hat Customer Portal untuk keterangan lebih rinci.

“PayPros menyediakan solusi pemrosesan pembayaran canggih untuk lebih dari 55.000 perusahaan,, jadi kami perlu suatu sistem yang handal, stabil dan sangat aman. Red Hat Enterprise Linux adalah sistem tersebut,” kata Joe Monteil, CIO, PayPros. “Hal memungkinkan kami untuk terus menyediakan layanan yang bisa diandalkan dan tanpa hambatan kepada pelanggan kami sekaligus mengurangi biaya total kepemilikan. Hasilnya, Red Hat menjadi platform pilihan kami saat kami membangun portofolio produk kami dan memberikan solusi inovatif untuk pelanggan kami. ”

“Tujuan kami dengan setiap versi Red Hat Enterprise Linux adalah selalu menyediakan platform yang sangat fleksibel dan dapat diperpanjang yang terus tumbuh dengan kebutuhan yang berkembang dari pelanggan kami, sementara memungkinkan mereka untuk bermigrasi ke rilis besar berikutnya sesuai dengan rangka waktu mereka sendiri,” kata Jim Totton, vice president dan general manager, Platform Business Unit Red Hat. “Red Hat Enterprise Linux 5.9 adalah contoh sempurna dari komitmen kami untuk menyediakan siklus hidup produk yang luas untuk para pelanggan, yang  berusaha untuk menyediakan dukungan yang berkelanjutan, dan tak tergoyahkan untuk  kebutuhan teknologi dan bisnis pada saat ini.”

Sumber Tambahan

  • To download Red Hat Enterprise Linux 5.9 visit here
  • For more information about Red Hat Enterprise Linux visit here
  • For more information about the Red Hat Enterprise Linux lifecycle visit here

Tersambung Dengan Red Hat

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 12, 2026 - 0

Stellar Blade Blood Rain Janjikan Karakter Protagonis Yang Lebih Kuat

Evie, protagonis baru untuk Stellar Blade: Blood Rain, dipastikan Shift…
June 12, 2026 - 0

Gears of War: E-Day Siapkan Campaign Dengan Durasi Terpanjang

The Coalition memastikan campaign di Gears of War: E-Day akan…
June 12, 2026 - 0

Roblox Diklaim Ingin “Jalan Damai” Untuk Ratusan Gugatan Keamanan Anak

Roblox diklaim ingin selesaikan lebih dari 150 gugatan terkait dugaan…
June 12, 2026 - 0

Xbox Kaji Ulang Strategi Console Next-Gen Mereka

Xbox sedang mengevaluasi kembali pendekatan untuk Project Helix, dengan faktor…