in: News | February 4, 2013 | by: Hendra Wijaya

Tuntutan Nikon Atas Pelanggaran Hak Paten Terhadap SIGMA Ditolak Oleh Pengadilan Tokyo

 

 

Pada tahun 2011 lalu, pihak Nikon mulai mengajukan tuntutan ke pengadilan Tokyo atas pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pihak SIGMA. Dalam tuntutan ini, Nikon memprotes fitur OS (Optical Stabilization) yang ada pada 6 tipe lensa SIGMA yang melanggar hak paten fitur VR (Vibration Reduction) yang digunakan pada lensa Nikkor milik Nikon ini. Pihak Nikon menuntut ganti rugi sebesar 12 Milyar Yen (sekitar USD $130 Juta) kepada pihak SIGMA, atas pelanggaran hak cipta fitur peredam getar yang digunakan pada 6 lensa SIGMA ini.

Sengketa hak paten fitur peredam getar pada lensa ini terus berlangsung hingga tahun 2013 ini, hanya saja baru-baru ini menurut laporan media setempat Jiji Press menyatakan bahwa kasus ini baru saja selesai, dimana pada akhir sengketa ini, pihak SIGMA dapat menghela nafas lega, karena pihak pengadilan Tokyo akhirnya menolak tuntutan ganti rugi dan pelanggaran hak cipta yang diajukan oleh pihak NIKON ini.

Penolakan pengadilan Tokyo atas permintaan tuntutan pihak NIKON ini dilakukan oleh hakim Shigeru Osuka. Shigeru Osuka selaku hakim yang menangani perkara ini tidak menemukan pelanggaran hak paten yang dilakukan oleh pihak SIGMA. Shigeru Osuka menganggap bahwa fitur peredam getar pada lensa ini dapat ditemukan dengan mudah pada produk-produk lensa lain selain lensa SIGMA, sehingga demi keadilan hakim Shigeru Osuka ini menolak tuntutan yang diajukan oleh pihak Nikon.

Sumber: JIJI via: NikonRumor

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES