in: News - Processors | March 31, 2013 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

Prosesor Intel Ivy Bridge-E Direncanakan Rilis Q3 2013, Core i7-4960X Menjadi Flagship

Kemunculan prosesor Intel Core Generasi ke-4, ‘Haswell’, sudah ditunggu-tunggu banyak pengguna PC. Namun, ‘Haswell’ bukanlah satu-satunya prosesor Intel Core generasi keempat yang akan menyandang nama Core i 4000 series. Intel secara diam-diam sudah menyiapkan prosesor kelas enthusiast mereka yang terbaru, yakni ‘Ivy Bridge-E’.

*gambar : VR-Zone.com*

Seperti yang anda ketahui sejak tahun 2010 hingga sekarang, prosesor Intel Sandy Bridge, Ivy Bridge, bahkan Haswell sekalipun ‘hanya’ diposisikan sebagai produk kelas mainstream(atau istilahnya: ‘Premium Performance‘), sedangkan yang diposisikan sebagai produk kelas Enthusiast / Extreme adalah Sandy Bridge-E, dan tentu saja Ivy Bridge-E.

Menurut sebuah slide yang ‘bocor’ ke Internet beberapa waktu lalu, Intel berencana untuk meluncurkan Ivy Bridge-E pada kuartal ketiga tahun 2013, tepat satu kuartal setelah Intel merilis Haswell pada kuartal kedua 2013. Pada lini produk kelas enhusiast/extreme ini, Intel menawarkan prosesor Core i7-4960X. Prosesor yang akan menjadi prosesor flagship dari seluruh lini produk Intel Core generasi ke-4 ini masih akan menggunakan arsitektur Ivy Bridge (bukan arsitektur Haswell), proses fabrikasi 22nm Tri-Gate, dan ditujukan bagi socket LGA2011. Masih belum ada kejelasan apakah pengguna motherboard berchipset Intel X79 bisa langsung mendukung prosesor Ivy Bridge-E ini, ataukah Intel sudah menyiapkan chipset pengganti. Prosesor Core i7-4960X akan dilengkapi dengan 6 Inti(Core), dan memiliki 15MB L3 Cache, Core i7-4930K dengan jumlah Core yang sama(6) namun memiliki 12MB L3 cache, sedangkan Core i7-4820K dengan 4 Core dan 10MB L3 Cache.

Strategi Intel yang menempatkan Ivy Bridge-E tepat satu kuartal setelah Haswell membuat kami mempertanyakan apa yang akan terjadi di pasar prosesor nanti. Melihat sejarah beberapa tahun lalu, prosesor Sandy Bridge-E diluncurkan sekitar 3-4 bulan sebelum Ivy Bridge, dan ini berefek kurang baik karena banyak pengguna yang lebih memilih menunggu untuk membeli prosesor Ivy Bridge karena menggunakan arsitektur baru, lebih efisien pada konsumsi daya, menawarkan performance-per-clock yang lebih baik, serta harga platformnya murah. Alhasil, hanya sebagian kecil pengguna dengan kebutuhan akan raw processing power yang memilih Sandy Bridge-E.

Pada roadmap diatas, Intel merilis Ivy Bridge-E setelah kemunculan Haswell, tapi kebanyakan user biasa mungkin sudah akan puas dengan performa yang ditawarkan Haswell, dan membuat mereka tidak punya banyak alasan untuk meng-upgrade ke Ivy Bridge-E. Apa strategi yang sedang direncanakan Intel? Apakah kemampuan komputasi dari Ivy Bridge-E sudah begitu kuatnya hingga-hingga tidak bisa dikejar oleh Haswell? Kita masih harus menunggu jawabnya sekitar 4-5 bulan lagi.

 Sumber : VR-Zone

 

 

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES