[PR] Trend Micro Meluncurkan Strategi Perlindungan Terbaru yang Berfokus Pada Beragam Proteksi Terlengkap bagi End-User dan Keamanan Cloud

Reading time:
April 19, 2013

trendmicro

Pentingnya Perusahaan Mendefinisikan Kembali Strategi Kemanan Ditengah Maraknya Ancaman dan Serangan

Jakarta, 19 April 2013—Seiring dengan parameter pertahanan dan keamanan konvensional yang dinilai menjadi kurang efektif terhadap serangan yang canggih, Trend Micro Incorporated (TYO: 4704, TSE: 4704) hari ini mengumumkan diluncurkannya Smart Protection Strategy untuk membantu perusahaan merumuskan kembali strategi keamanan yang lebih canggih, diam-diam dan kebal terhadap serangan dunia maya. Strategi ini mencakup tiga fokus area dengan konsep solusi terbaru, yakni pertahanan pelanggan dari serangan cyber terhadap sasaran target tertentu, lengkap dan proteksi paripurna untuk pertukaran informasi di era bring-your-own-device (BYOD) dan keamanan cloud optimal di pusat data.

“Organisasi perlu untuk memperkuat ketahanan bisnis mereka, dimana saat terjadi perubahan lanskap serangan bisa memaksimalkan potensi pertumbuhan yang signifikan di kawasan Asia Pasifik. Mengingat cybercriminal saat ini lebih canggih, gigih, dan secara diam-diam menembus sistem keamanan perusahaan. Saat ini penyerang cyber pintar menyesuaikan serta memfokuskan target serangan mereka pada tertentu, sistem, dan kerentanan dalam organisasi,” ujar Eva Chen, CEO, Trend Micro. “Spear-phising email juga berpotensi adanya malware, sementara beragam taktik dan peralatan untuk mengakses Trojan dari jarak jauh telah digunakan untuk melakukan penyerangan secara diam-diam dan menerobos sistem pertahanan jaringan Anda.”

Modifikasi Pertahanan Terhadap Target Serangan Dunia Maya

Menurut survei terbaru, lebih dari 1,000 profesional TI dan manajer di seluruh Asia Pasifik menganggap threat/ancaman  terbesar adalah pelanggaran data, dengan jumlah lebih dari setengah responden mengutip hal tersebut sebagai masalah serius. Sementara itu, masih dalam survey yang sama dinyatakan bahwa investasi yang dirasakan masih penting adalah anti-virus atau anti-malware, diikuti oleh pencegahan  kebocoran data. Secara keseluruhan, laporan tersebut menunjukkan advanced persistent threats (APTs) atau serangan yang ditargetkan bukanlah sebuah prioritas utama yang dinilai oleh responden di wilayah tersebut.

“Hasil survey menekankan pentingnya mendidik pola pikir di wilayah tersebut seputar keamanan perusahaan, karena ada kesalahpahaman bahwa investasi antivirus terbaik adalah solusinya. Memerangi dan mengurangi risiko bukan hanya sekadar masalah produk atau diskusi teknologi. Adanya beragam serangan juga diperlukan modifikasi pertahanan. Trend Micro adalah satu-satunya vendor keamanan utama yang memahami APTs. Pelanggan memiliki hak, bahwa produk keamanan yang mereka miliki mempunyai kinerja yang baik dalam hal mendeteksi terjadinya potensi threat/ancaman dan respon yang cepat dalam menindaklanjuti permasalahan yang ada,” ujar Sherry, Director of Technology and Solutions, Trend Micro.

Organisasi perlu melakukan pendekatan baru yang memampukan mereka bukan saja mendeteksi dan menganalisa APTs, namun beradaptasi secara cepat dalam melakukan control dan merespon adanya serangan. Trend Micro Custom Defense Strategy mengintegrasikan solusi, ancaman intelijen secara global, layanan dan peralatan khusus untuk memberikan solusi yang komprehensif bagi pelanggan.

APTs atau serangan yang ditargetkan terus menembus dan menghindari kontrol keamanan konvensional seperti antivirus, next-generation firewall, dan intrusi sistem pencegahan, seperti yang terjadi baru-baru ini, yaitu serangan terhadap bank dan kantor berita di Korea Selatan. Trend Micro Smart Protection Network yang memberikan wawasan tentang ancaman spesifik dan keterlibatan cybercriminal, memberdayakan mereka dengan informasi yang dibutuhkan untuk melawan. Para pelanggan Trend Micro di Korea Selatan yang melakukan teknologi modifikasi pertahanan yang mampu menemukan dan menanggapi serangan baru-baru ini sebelum kerusakan dilakukan.

Perlindungan Menyeluruh di Era BYOD

Konsumerisasi TI tidak hanya meningkatkan produktivitas karyawan, namun juga tantangan akan hilangnya data dan pelanggaran keamanan melalui perangkat yang dimiliki oleh karyawan yang menggunakan layanan cloud tanpa pantauan, sebenarnya telah mengalami pelanggaran keamanan secara personal, seperti Dropbox, YouSendIt dan iCloud yang memicu adanya ancaman terhadap bocornya data-data penting. Trend Micro meluncurkan SafeSync bagi perusahaan, sinkronisasi file dengan aman dan kolaborasi solusi yang berada di dalam solusi data center/private cloud yang memungkinkan produktivitas dan kolaborasi pekerja yang mobile dengan menggunakan beberapa perangkat smartphone, tablet dan PC, tanpa mengorbankan asset informasi pada perusahaan.

Adanya pengenalan Trend Micro Enterprise Security dan Data Protection Trend Micro Mengembangkan platform anti-malware yang termasuk kemampuan dan perlindungan kebocoran data (iDLP), menawarkan kepada pelanggan baru solusi perlindungan data yang dikelola secara terpusat dengan proses install yang mudah dan komprehensif. Dengan adanya solusi terbaru yang memiliki kemampuan mencegah kebocoran data melalui Trend Micro endpoint, mobile, mail dan gateway melalui perangkat apapun, pengguna dapat mengakses dan bertukar informasi secara aman.

Keamanan Cloud dan Data Center

Sekitar 20% perusahan di Asia Pasifik telah memiliki lebih dari setengah server virtual yang diharapkan dapat meningkat menjadi 37% pada akhir 2013, karena semakin banyak perusahaan yang menggunakan cloud sehingga kebutuhan data center menjadi sangat beragam dan kompleks.

Trend Micro Deep Security, platform keamanan server generasi terbaru dirancang untuk mengoptimalkan cloud dan virtualisasi, memaksimalkan investasi dalam perusahaan serta penyedia layanan cloud dengan Infrastruktur-as-a-service (IaaS) versi terbaru data center security melalui hybrid dan public cloud berintegrasi dengan VCloud dan Amazon Web Service API, menyediakan arsitektur multi-tenant. Selain itu Trend Micro Secure Cloud menyediakan enskripsi data di cloud, yang memungkinkan manajer TI mengatur proses virtualisasi cloud sehingga dapat melihat asset berharga data perusahaan mereka dilindungi dari pencurian dan bahkan disetujui untuk bermigrasi melalui data center lain. Ini merupakan kekuatan bisnis yang memungkinkan kebijakan keamanan data secara maksimal.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 14, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Pro 5a (14AGP11): Desain Makin Mewah, Bodi Kokoh, Performa Mantap!

Kalau denger laptop dengan nama “Pro”, apa yang ada di…
July 8, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 OLED (S5406SAL): Baterai Awet, Bodi Ringkas, Multitasking Lancar

Nyari laptop yang baterainya tahan seharian? Kalian harus tonton pembahasan…
July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…
July 6, 2026 - 0

Review Acer Swift Go 14 AI Pro Edition: Ringan, Ringkas, Baterai Awet dan Bisa Gaming?

Laptop se-tipis, se-ringan dan se-cantik ini bisa main game Triple-A?…

Gaming

July 14, 2026 - 0

NVIDIA Pamerkan RTX 5080 Bertema Game Gacha di Bilibili World 2026

NVIDIA memamerkan sejumlah GeForce RTX 5080 bertema game gacha di…
July 14, 2026 - 0

Lenovo Hentikan Handheld G02 yang Tersandung Isu ROM Ilegal

Lenovo resmi menghentikan handheld retro G02 setelah kontroversi gunakan ROM…
July 14, 2026 - 0

Valve Jelaskan “Red Line of Death” di Steam Machine

Valve luruskan kesalahpahaman akan "Red Line of Death" di Steam…
July 14, 2026 - 0

Nintendo Diduga Masih Usahakan VRR di Mode Docked Switch 2

Lowongan kerja terbaru di Nintendo memunculkan dugaan bahwa dukungan VRR…