in: News | June 28, 2013 | by: Ozal

Gaji Pekerja IT di AS Kian Meningkat

Seiring pertumbuhan teknologi informasi yang pesat, membuat pekerja IT di Amerika Serikat turut merasakan kenaikan gaji. Padahal, gaji yang diterima sebelumnya pun memang dianggap sudah cukup besar. Perusahaan perekrut tenaga kerja IT yang berbasis di New York, Amerika Serikat baru-baru ini meliris hasil survey mengenai besaran gaji yang diterima pegawai bidang teknologi informasi di Amerika Serikat pada 2013.

Pekerja IT 2

CEO Mondo, Michael Kirven mengatakan, keuntungan dalam perekonomian global secara keseluruhan disokong oleh ‘Pasar Teknologi’. Ini kemudian membuat perusahaan-perusahaan besar yang bergerak di bidang IT “rela” memberikan gaji yang besar kepada pegawainya. Bahkan hingga menaikan gaji pegawai IT yang terbilang sudah dianggap angka yang besar bila dibandingkan dengan negara-negara lainnya.

Hal itu tentunya, guna memotivasi pegawainya menciptakan sekaligus mengembangkan produk IT yang berkualitas dan menguntungkan. Terlebih lagi, agar pegawai-pegawai terbaiknya dapat merasa betah dan tidak “berkhianat” ke sesama kompetitor perusahaan mereka.

Kirven memproyeksikan, pesatnya perkembangan IT pada 2014 mendatang, turut membuat industri IT di negara yang terkenal dengan Sillicon Valley-nya itu, membutuhkan banyak ahli di bidang perangkat mobile, big data, cloud computing, dan user experience. Lagipula, lanjut Kirven tampaknya Amerika Serikat tidak akan kehabisan pasokan profesional terampil yang ahli di bidang IT, bahkan terbilang melebihi kuota yang diminta perusahaan. Ini disebabkan, universitas-universitas ternama di AS saling berlomba menghasilkan lulusan yang berbakat dalam ilmu komputer.

“Tingkat perekrutan yang berhubungan teknologi terus stabil. Sementara kota-kota lain sibuk dengan berbagai aktivitas baru. San Francisco tetap menjadi tempat yang sangat kompetitif dalam pencarian orang-orang berbakat teknologi,” ungkap Kirven.

Berkut survei gaji pekerja IT di AS pada 2013 yang dibuat Mondo untuk beberapa posisi, seperti dilansir Xconomy :

– Chief information officer (CIO) : dari US$ 180.000 menjadi US$ 190.000.

– IT security manager dengan pengalaman kerja lebih dari 10 tahun: dari US$ 90.000 menjadi US$ 145.000 dollar.

– Data Analyst : dari US$ 60.000 menjadi US$ 71.000.

– Sistem Analyst : dari US$ 65.000 menjadi US$ 83.000.

– Pengembang aplikasi Android : dari US$ 120.000 menjadi US$ 130.000.

– Pengembang HTML5 : dari US$ 97.000 menjadi US$ 135.000 (prediksi pada 2014).

Tingginya gaji pekerja IT di AS, tidak sedikit lulusan berbagai universitas di luar AS mengimpikan dapat bekerja di sana. Tertarik, memajukan perusahaan asing di negara orang?

(sumber: Xconomy)

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES