[PR] Huawei: Inovasi teknologi Fundamental Merupakan Kunci Global Technology Enterprises Menuju Pengembangan Berkelanjutan
![[PR] Huawei: Inovasi teknologi Fundamental Merupakan Kunci Global Technology Enterprises Menuju Pengembangan Berkelanjutan 1 huawei-logo](https://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2013/01/huawei-logo.png)
“Membuat gebrakan yang inovatif dalam teknologi fundamental adalah kunci fondasi yang solid untuk pembangunan global enterprises technology jangka panjang yang berkelanjutan,” kata Guo Ping, Rotating CEO and Deputy Chairman Huawei saat berbicara di Fortune Global Forum 2013 di Chengdu, Cina.
Guo berbagi pendapat dengan ratusan CEO, pebisnis kalangan atas, wirausahawan dan pemimpin-pemimpin penting yang berasal dari berbagai belahan dunia dalam sebuah diskusi panel bertajuk “Teknologi, Inovasi dan Dunia yang Berkembang”, di mana para panelis saling berbagi pendapatnya tentang bagaimana penyedia teknologi global mengubah dunia yang terus berkembang dan bagaimana pengaruhnya pada perkembangan teknologi dan inovasinya.
Sementara itu, peran Huawei dalam tema “Teknologi sebagai Fondasi Piramida”, Guo berpendapat, “Bisnis Huawei dimulai di pasar yang sedang berkembang sehingga inovasi dan kewirausahaan menjadi komitmen kami, karena berkat kedua hal tersebut Huawei mampu mencetak sukses secara global. Melalui pengalaman, kami belajar bahwa teknologi inti – termasuk matematika dan algoritma rumit – merupakan komponen paling penting dalam teknologi enterprise jangka panjang dan berkelanjutan. Meskipun begitu, komponen ini sering terlupakan. ”
Contohnya, dengan menggunakan inovasi dalam algoritma yang matematis, Huawei mampu menciptakan teknologi SingleRAN yang pertama dalam industri TIK, secara drastis menggabungkan sekaligus menyederhanakan jaringan telekomunikasi 2G, 3G dan 4G. Berkat temuan ini, operator telekomunikasi mampu meningkatkan layanannya menggunakan teknologi generasi selanjutnya tanpa harus mengubah perangkat yang ada secara besar-besaran.
Perusahaan-perusahaan multinasional perlu mengembangkan kompentensi inti dan membangun fondasi yang kuat untuk memfasilitasi inovasi sekaligus menggabungkan bakat dan sumber daya secara global. Semua demi meningkatkan potensi bisnis di dunia internasional dengan pesat dan menyeluruh. Secara spesifik, Guo menegaskan bahwa terlepas dari lokasi markas besar Huawei, perusahaan-perusahaan perwakilan yang tersebar di seluruh dunia memainkan peranan penting dalam menyelenggarakan dan menggerakkan inovasi secara global.
Guo juga memberikan pendapatnya tentang betapa pentingnya perlindungan terhadap hak paten. Katanya, “Hanya ketika kita mampu melindungi hak paten, kita mampu mendorong investasi dalam teknologi dan menikmati keuntungan dan manfaat dari inovasi-inovasi tersebut.”
Sebagai bagian dalam topik diskusi “Pelajaran dari Telekomunikasi Awal di Dunia Maju”, Guo berpendapat, “Saat kita memikirkan tentang mobile first, ide yang serta-merta muncul adalah trend perangkat-perangkat yang inovatif, ponsel pintar dan aplikasi canggih yang mampu mengubah gaya hidup pengguna dan menjembatani mereka dengan dunia digital. Namun, bila kita menganalogikan perangkat-perangkat teknologi sebagai “keran air”, maka hal terpenting kedua tentu saja “pipa”, atau infrastruktur komunikasi yang digunakan untuk menyalurkan informasi ke “keran-keran” tersebut.”
Ekosistem telekomunikasi terdiri dari berbagai perangkat, jaringan dan aplikasi. Sementara itu, Guo mengakui bahwa sehari-harinya, konsumen sesungguhnya hanya membedakan aplikasi dari “mobile only” atau “mobile first“. Ia menekankan bahwa 70% dari keseluruhan data disiarkan melalui teknologi Wi-Fi – sejenis jaringan tetap – bukan melalui jaringan telekomunikasi nirkabel. Huawei berharap bahwa tren ini akan terus berlanjut sehingga nantinya jaringan mobile dan fixed akan terus berperan sebagai pihak pendukung di ekosistem TIK.
Sebagai penutup, Guo berkata, “Di sektor TIK, kami mengharapkan dunia dengan koneksi yang mumpuni – cepat, ultra broadband dan penuh dengan berbagai aplikasi pintar. Harapan ini membuka begitu banyak kesempatan sekaligus juga tantangan dalam proses pencapaiannya, termasuk berbagai inovasi teknologi dan model usaha untuk mewujudkannya. Perusahaan-perusahaan seperti Huawei hanya mampu memantapkan daya saing dan mewujudkan visi TIK melalui dedikasi penuh terhadap inovasi demi mendukung ekosistem mobile yang sehat.











