in: News | July 28, 2013 | by: Cerira

Lomography akan Modernkan Lensa Petzval

lomography_petzval-4

Lomography mengumumkan misi terbarunya. Vendor yang mendedikasikan diri sebagai komunitas, toko dan majalah untuk fotografi analog tersebut berencana akan memodernkan lensa kuno yang sangat terkenal di abad 19, Petzval Portrait Lens. Untuk mewujudkan misi tersebut, Lomography memasukkan proyeknya ke Kickstarter untuk mencari dukungan dana sehingga mereka bisa membuat produksi komersial untuk lensa Petzval versi baru tersebut.

Lensa Petzval sendiri merupakan lensa yang bisa menciptakan gaya gambar yang bisa dikenali secara instan yang terkenal karena ketajaman, saturasi warna dan efek bokeh yang berputar di background pemotretan. Tak hanya itu, lensa Petzval juga memiliki ruang kedalaman sangat sempit yang bisa menciptakan tampilan yang sangat berbeda terutama untuk potret. Seperti versi aslinya, lensa versi baru dari Lomography akan dibuat dari bahan kuningan dan menghadirkan fitur optik kaca premium buatan pabrik bernama Zenit dari Rusia. Lomography dan Zenit mengombinasikan keterampilan dan memulai dari awal untuk menciptakan sebuah lensa yang bisa berfungsi sama dengan aslinya namun dengan peningkatan kecepatan dan fokus.

lomography_petzval-3

Lomography hanya mempertahankan tampilan yang orisinal, namun untuk fitur, lensa ini sudah didukung fitur terkini dan disesuaikan dengan kamera-kamera modern yang beredar saat ini. Lensa ini bisa berfungsi sempurna untuk semua kamera Canon EF dan kamera Nikon dengan mounting F, baik digital maupun analog. Jika digunakan dengan kamera DSLR, lensa ini juga bisa digunakan untuk merekam video dengan hasil yang sangat menarik.

lomography_petzval

Di lensa Petzval versi baru ini disertakan aperture yang besar, yakni maksimal f/2.2. Hal ini juga merupakan langkah maju mengingat kebanyakan lensa Petzval kuno hanya memiliki aperture maksimal f/3/5. Dengan aperture yang besar tersebut, foto-foto yang dihasilkan bisa mendapatkan depth of field yang sempit dan saat dibuka terus maka akan menciptakan vignetting seperti yang dihasilkan lensa Petzval pendahulunya. Aperture tersebut dikendalikan dengan menggunakan sistem aperture Waterhouse dimana desain ini mengikutsertakan sejumlah penghentian yang disebut diafragma. Hal ini akan memberikan kamera berbagai macam pilihan aperture dari f/2.2 hingga f/16 yang bisa dipilih secara cepat dan mudah saat tengah memotret.   Lomography memberikan panjang fokal yang cukup tinggi, yakni 85 mm sehingga nantinya bisa menciptakan depth of field yang lebih sempit lagi.

Lomography memasukkan proyek lensa Petzval ini ke Kickstarter dengan tujuan untuk mengumpulkan dana sebesar US$100,000 sehingga bisa membawanya masuk ke proses produksi. Perusahaan tersebut berharap lensa ini sudah bisa dipasarkan pada bulan Februari 2014 nanti.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES