Review Performa Gaming Prosesor AMD A10-6800K ‘Richland’: APU Terkuat Saat Ini

BHS_5372

Beberapa waktu lalu, AMD merilis solusi APU(Accelerated Processing Unit)-nya yang terbaru, dikenal dengan sebutan ‘Richland’. APU Richland ini sendiri merupakan APU generasi ke-3 dari AMD, dan akan menggantikan AMD APU generasi ke-2, ‘Trinity’. AMD juga mengumumkan bahwa model flagship dari generasi APU Richland ini diberi nama A10-6800K. Apa saja keistimewaannya? Mari kita simak lebih dekat!

 

Spesifikasi

A10-6800KSPecs

Secara umum, APU Richland tidak banyak berbeda dari APU Trinity yang terdahulu. Keduanya masih menggunakan core ‘Piledriver’ dengan proses fabrikasi 32nm, menggunakan soket yang sama(soket FM2), serta sama-sama menggunakan GPU AMD Radeon terintegrasi berbasis arsitektur VLIW4 (walau sekarang namanya dibedakan menjadi Radeon HD 8xxxD series). Perbedaan yang terjadi mayoritas ada dari sisi clockspeed-nya. APU Richland memiliki Clock CPU dan GPU yang sedikit lebih tinggi dari Trinity, dan juga dukungan resmi penggunaan DDR3-2133Mhz. Uniknya, peningkatan clockspeed ini tidak diiringi dengan peningkatan rating TDP(Thermal Design Power). APU Richland yang tertinggi, A10-6800K, masih memiliki TDP 100W, setara dengan A10-5800K yang memiliki clock lebih rendah.

6800K_CPUz

Perlu diketahui, AMD menyiapkan A10-6800K untuk beroperasi hingga clock 4.4Ghz  berkat teknologi AMD Turbocore, dan clockspeed seperti ini terbilang cukup kencang untuk CPU kelas mainstream kebawah. Selama pengujian berlangsung, CPU A10-6800K kami berjalan di clock 4.2 – 4.3Ghz pada saat menangani aplikasi multi-threaded, dan sesekali mencapai 4.4Ghz pada aplikasi ringan yang memakai single thread.

Menurut beberapa informasi yang kami terima, kecepatan tinggi yang digunakan APU Richland terjadi karena AMD memang sudah mengoptimalkan proses fabrikasinya, sehingga bisa mencapai clockspeed lebih tinggi dari Trinity dengan relatif mudah. Dan khususnya pada APU A10-6800K, AMD melakukan screening yang lebih ketat pada bagian kontroller memorinya supaya bisa beroperasi dengan reliabel dan stabil pada kecepatan DDR3-2133Mhz.

 

 

Ruang Lingkup Pengujian

GameTestRichland

Saat pertamakali mencoba AMD APU A10-6800K, kami serentak kagum dengan kemampuan grafis terintegrasinya, yang mampu memainkan game Crysis 3 pada 30-an FPS. Hal ini membuat kami akan membuat review yang sedikit berbeda dengan review prosesor kami pada umumnya, dimana kami akan memfokuskan semua pengujian A10-6800K pada satu hal spesifik : performa gaming.

Menjalankan game-game terbaru menjadi target kami disini, dan untuk itu sistem akan mengalami 3(tiga) pengujian :

  1. Performa GPU Terintegrasi dengan benchmark sintetik 3DMark Fire Strike
  2. Gaming 720p dengan GPU terintegrasi
  3. Gaming 1080p dengan GPU Add-on Mainstream Radeon HD 7790.

Menguji kemampuan gaming dari GPU Terintegrasi(disingkat IGP) memang menyenangkan, namun pada Richland kami akan menambahkan satu pengujian lagi, yakni performa sistem secara keseluruan saat menggunakan GPU Add-on kelas mainstream. Terdengar aneh? Mungkin! Namun pikirkan kasus ini : salah satu pertanyaan yang kadang tak terjawab dari beberapa review APU kami, mulai dari review APU Llano 3870K, sampai review APU Trinity A10-5800K, adalah “Seberapa bagus scaling dari APU AMD ini saat disandingkan dengan GPU Add-on?”. Kami akan berusaha menjawabnya dengan pengujian ini!

Skenario penggunaan GPU Add-on pada APU AMD sendiri tidak jarang terjadi, misalnya saja ada seorang pengguna yang memiliki budget ketat belum mampu membeli VGA yang cukup mumpuni, lalu memilih solusi APU AMD karena menawarkan grafis terintegrasi yang powerful. Pada suatu saat, ada kemungkinan pengguna ini akan membeli sebuah kartu grafis add-on, kan? Dan menurut survei kami, pengguna prosesor dengan budget kelas AMD APU biasanya akan memilih VGA kelas menengah / mainstream ketika mereka nantinya upgrade, sehingga kami memilih AMD Radeon HD 7790 sebagai VGA Add-on-nya.

Sebagai catatan tambahan, kami TIDAK akan menguji fitur AMD Dual Graphics dan kemampuan prosesor A10-6800K di aplikasi harian di artikel ini, nanti kami akan menyajikan kedua hal tersebut di artikel terpisah.

Baik, mari sekarang kita menyimak secara detail berbagai hardware dan software yang digunakan dalam pengujian ini!

 

 

Testbed Utama

DSC00040s

  • Prosesor : AMD APU A10-6800k ‘Richland’ & AMD APU A10-5800K ‘Trinity’
  • Motherboard : MSI FM2-A85XA-G65, BIOS v2.3
  • RAM 1 : DDR3-1600CL 11-11-11-28, 2x4GB
  • RAM 2 : ADATA XPG DDR3-2133C10-11-11-30 2T, 2x4GB (berjalan pada XMP)
  • GPU : terintegrasi
  • Storage : Kingston HyperX 120GB SSD
  • PSU : Corsair AX850W
  • CPU Cooling : Corsair H80 Compact Watercooling
  • OS : Windows 7 64-bit SP1 Ultimate
  • Driver GPU : AMD Catalyst 13.6 beta

Pada testbed utama, kami menggunakan 2(dua) APU dari AMD, yang pertama adalah AMD Richlandkami menggunakan 2(dua) macam konfigurasi RAM, yang satu adalah RAM kelas value berharga terjangkau, dengan rating DDR3-1600 CL 11, sebesar 2x 4GB. Memori yang kedua kita disesuaikan dengan kemampuan memory controller pada APU Richland, dan akan berjalan pada clock DDR3-2133Mhz CL10. Perlu diketahui juga, kami menggunakan konfigurasi share memory sebesar 1GB, baik untuk Richland maupun Trinity.

Oh ya, kami juga akan menguji APU AMD Trinity A10-5800K dengan konfigurasi DDR3-2133Mhz, karena meski AMD tidak pernah memberikan dukungan ‘resmi’ DDR3-2133Mhz kepada Trinity, kami bisa menjalankannya dengan stabil, seperti yang pernah kami uji disini.

Prosesor Pembanding

DSC00017s

Untuk mendapat gambaran performa yang lebih jelas, kami menggunakan beberapa prosesor pembanding dari Intel, dimana pemilihan prosesor pembandingnya dilakukan berdasarkan harga. Pada saat artikel ini dirilis, harga sebuah APU Richland A10-6800K ada di sekitar 1.45 hingga 1.5 jutaan. Sayangnya kami tidak menemukan prosesor Intel LGA1155/1150 berharga 1.5 jutaan, sehingga  kami memilih dua prosesor Intel yang berharga dibawah dan diatas 1.5 juta. Pilihan kami jatuh pada :

  • Intel Core i3-3220 (Ivy Bridge, 2 Core/4 Thread, 3.3Ghz, IGP Intel HD Graphics 2500 @ 1.05Ghz, 1.2jt-an pada saat artikel dimuat)
  • Intel Core i5-4430 (Haswell, 4 Core /4 Thread, 3Ghz up to 3.2Ghz, IGP Intel HD Graphics 4600 @ 1.1Ghz, 1.9jt-an pada saat artikel ini dimuat)

Prosesor Core i3-3220 akan dipasangkan dengan motherboard Z77, sedangkan prosesor Core i5-4430 akan dipasangkan dengan motherboard Z87. Disini, kami akan menguji grafis terintegrasi dari kedua prosesor ini, sekaligus performa mereka berdua pada uji performa dengan VGA add-on. Oh ya, meskipun tidak ‘resmi’ mendukung DDR3-2133(website Intel menyatakan dukungan resmi hanya sampai DDR3-1600), kami tetap menguji Intel Core i5-4430 dengan DDR3-2133 hanya untuk melihat scaling performa grafis Intel HD di clock memori yang tinggi.

i3Specs

 

VGA Pembanding

DSC00008s

Ada pengguna PC yang masih merasa bahwa solusi vga terintegrasi akan selalu lebih lambat dari vga add-on, dan pengguna-pengguna ini akan memilih untuk membeli vga add-on, meski vga tersebut kadang adalah vga add-on murah yang performanya belum tentu lebih cepat dari grafis terintegrasi. Menurut survei kami, ada 2(dua) vga favorit di kalangan budget user, karena kedua vga ini dinilai memiliki kinerja baik dengan harga murah(dibawah 600 ribu rupiah saat artikel ini ditulis). Kedua VGA tersebut adalah :

  • NVIDIA GeForce GT 630 1GB DDR3
  • AMD Radeon HD 6570 1GB DDR3

Kami akan memasangkan kedua kartu grafis ekonomis ini pada sistem AMD APU A10-6800K untuk melihat seberapa jauh mereka dapat bersaing dengan grafis terintegrasi AMD APU.

*catatan : NVIDIA GeForce GT 630 1GB DDR3 yang kami gunakan disini memiliki clock GPU yang sama dengan spesifikasi referensi NVIDIA(810Mhz), namun memiliki rating memori DDR3 lebih rendah, hanya 600Mhz (spesifikasi NVIDIA menyebutkan 900Mhz). Ini umum terjadi di kartu grafis kelas murah, dimana vendor akan berusaha memasukkan komponen dengan rating lebih rendah untuk menekan harga. Dengan ini ada kemungkinan skor NVIDIA GT 630 yang ada disini lebih rendah dari yang anda lihat pada VGA GT 630 yang berjalan sesuai spesifikasi dari NVIDIA.*

 

Daftar Isi

Seperti biasa, untuk memudahkan anda bernavigasi, kami membagi artikel ini ke beberapa halaman :

Halaman 1(halaman ini) :  Pembuka, Spesifikasi Testbed
Halaman 2 : Performa IGP di 3DMark Fire Strike
Halaman 3 : Performa IGP di skenario game 720p
Halaman 4 : Performa APU saat dipasangkan dengan VGA add-on Radeon HD 7790 di skenario Gaming 1080p
Halaman 5 : Konsumsi Daya
Halaman 6 : Penutup dan Kesimpulan

Let the testing begin!

 

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES