in: News | July 18, 2013 | by: Cerira

Seorang Wanita di Cina Meninggal Tersengat Listrik dari iPhone 5

Kejadian tragis yang mengakibatkan kematian karena menggunakan ponsel saat tengah diisi baterainya kembali terjadi. Baru-baru ini seorang wanita Cina berusia 23 bernama Ma Ailun dikabarkan meninggal dunia akibat sengatan listrik yang terjadi saat dia menelpon dengan iPhone 5 yang sedang diisi baterainya. Keluarga korban pun menuntut Apple untuk memberikan penjelasan atas kejadian tersebut dan menyerukan kepada masyarakat pengguna smartphone iPhone 5 untuk tidak menggunakan smartphone tersebut saat sedang dalam proses pengisian baterai.

iphone5

Setelah melaporkan kejadian tersebut, kakak Ma Ailun diajak mendatangi Sina Weibo, sebuah jejaring sosial populer di Cina yang mirip dengan Twitter, untuk meminta penjelasan dari Apple terkait dengan kejadian tersebut. Menurut laporan Sina Tech, Apple telah merespon kejadian tersebut dan menyampaikan pernyataan duka cita atas kematian Ma Ailun kepada keluarga Ma atas kejadian yang tidak diharapkan tersebut. Apple pun menyatakan akan melakukan investigasi terhadap kejadian tersebut dan bekerja sama dengan pihak-pihak yang berwenang atas kejadian tersebut.

Berita dari China Daily menyebutkan bahwa polisi lokal telah membenarkan kematian Ma yang disebabkan karena sengatan listrik. Namun laporan polisi tersebut tidak menyertakan keterangan tentang ponsel yang menjadi penyebab insiden tersebut. Menurut laporan South China Morning Post, para ahli telah menyatakan bahwa memang ada resiko saat menggunakan segala macam piranti elektronik saat sedang diisi baterainya, baik itu pencukur jenggot maupun ponsel. Seorang ahli menyatakan bahwa situasi yang tepat dalam insiden tersebut memang belum jelas dan tidak bisa digunakan untuk mengambil kesimpulan yang cepat pada tahap ini.

archimedes_iphone5_lifestyle_outside_35438535_10_610x436

Cina sendiri dikenal sebagai pasar abu-abu dalam penjualan produk-produk Apple. Produk iPhone 5 sudah beredar di negara tersebut seminggu sebelum Apple mulai menjualnya tahun lalu yang kemudian diikuti dengan maraknya peredaran produk tiruan dari iPhone 5. Kakak Ma menyatakan kepada Weibo bahwa smartphone yang dimiliki adiknya tersebut dibeli pada bulan Desember dan masih bergaransi. Keluarga Ma masih menyimpan ponsel yg bersangkutan untuk digunakan dalam proses investigasi. Ma sendiri adalah pramugari China Southern Airlines yang baru saja berhenti dan rencananya akan menikah pada tanggal 18 Agustus mendatang.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES