OC Haswell Dengan Chipset Murah, Part 1: MSI B85-G43

Reading time:
August 24, 2013

Stability Test

Sebuah sistem yang dioverclock tentunya harus memiliki stabilitas yang baik untuk bisa digunakan sehari-hari. Ada berbagai software yang bisa Anda gunakan untuk menguji kestabilan sistem, kami memilih LinX 0.6.4, dan menjalankannya sekitar 3x Loop. Berikut hasilnya :

*klik untuk memperbesar*
*klik untuk memperbesar*

Prosesor kami bisa berjalan di 4400Mhz dengan stabil, tak ada masalah. Sekarang saatnya untuk Uji performa.

 

Performance Test

Pada uji performa, kami menggunakan beberapa benchmark sintetik, dan juga aplikasi game. Disini kami juga membandingkan hasil yang didapat pada platform B85 dengan Z87. Pengujian di Z87 dilakukan dengan setting sama, hanya saja XMP dari RAM kami hidupkan (DDR3-2400 10-12-12-31). Hasil pengujian dibawah ini juga memperlihatkan berapa jauh beda performa yang didapatkan dari penggunaan memori berkecepatan lebih tinggi, yang tidak bisa dilakukan B85 karena ada limitasi di DDR3-1600.

 

Cinebench R11.5

sandybridge cinebench

Cinebench R11.5 merupakan aplikasi pengujian untuk mengukur kinerja hardware dalam merender sebuah scene 3D. Hasil pengujian disajikan dalam bentuk skor(Points-pts). Semakin tinggi skor yang dihasilkan, semakin baik.

B85OC_CBR115

Dengan overclocking, prosesor i5-4670K di MSI B85-G43 mendapat kinerja 22% lebih tinggi dari default, namun platform Z87 yang bisa menggunakan DDR3-2400 unggul tipis.

 

3DMark Fire Strike

Futuremark fire strike 1

3DMark Fire Strike adalah benchmark terbaru yang mulai menjadi favorit di kalangan power user dan enthusiast. Berbasiskan API DirectX 11, 3DMark Fire Strike sangat cocok digunakan untuk mengukur kemampuan PC Gaming kelas atas.

B85OC_3DMarkFSTotal B85OC_3DMarkFSGPU B85OC_3DMarkFSPhysics

Antara Z87 dan B85, tidak banyak kami temukan perbedaan , kecuali di Physics Score, dimana platform Z87 unggul karena kecepatan RAM yang lebih tinggi.

 

AIDA64 v3.00

AIDA64

AIDA64 (dahulu bernama Everest) sangat popular di kalangan tester/reviewer untuk menguji performa memori mereka, ini disebabkan karena aplikasi tersebut memang sangat dipengaruhi performa subsistem memori, antara lain frekuensi kerja memori, frekuensi memory controller pada sistem, dan juga latency dari memori yang digunakan.

B85OC_AIDARead B85OC_AIDALatency

Pada benchmark memori ini, keunggulan platform Z87 terlihat jelas karena ia mampu menjalankan kecepatan ram DDR3-2400, dan B85 tidak.

 

Game Benchmark – StarCraft II / Crysis 3 / GRID 2

SC2

Starcraft II adalah game RTS yang sangat adiktif dan terkenal di kalangan PC gamer.Selain membebani GPU, game ini cukup membebani CPU dan RAM. Kami menggunakan resolusi Full HD 1080p (1920×1080), Texture Quality High, dan Graphic Quality High untuk menjalankan sebuah custom demo yang berisi battle scene antara ras Protoss dan Zerg.

B85OC_SC2
Setting : 1920×1080, Texture Quality :High, Graphics Quality: High

Crysis3 SampleSSs

Crysis 3, dikenal sebagai salah satu game terberat saat ini, selalu menjadi acuan performa PC Gaming high-end. Kami menggunakan setting 1920×1080, FXAA, Graphics Detail : High, Texture Detail : High

B85OC_Crysis3
Setting : 1920×1080, FXAA, Graphics Detail :High, Texture Detail : High

 

 

grid2 sampleSSs

GRID 2, salah satu racing game popular, kami gunakan karena game ini bisa membebani GPU kelas atas sekalipun. Preset setting yang kami gunakan adalah resolusi 1920×1080, 4x MSAA, Preset HIGH.

Setting : 1920x1080, 4x MSAA, Preset HIGH
Setting : 1920×1080, 4x MSAA, Preset HIGH

Dari ketiga game yang kami uji, nampaknya hanya Starcraft II yang menunjukkan peningkatan FPS cukup berarti karena overclocking. Kedua game lain, Crysis dan GRID 2, nampaknya masih terlalu membebani GPU sehingga efek overclocking CPU tidak terlalu terasa.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik. Material Polikarbonat dengan…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Bodi Acer TravelMate X4 14 AI Form Factor Clamshell atau…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Bodi ASUS Zenbook DUO 2026 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

June 5, 2026 - 0

Helldivers 2 Akhirnya Ungkap Mode Roguelite “Planet Warfronts”

Arrowhead akhirnya bagikan detail mengenai Planet Warfronts, mode roguelite yang…
June 5, 2026 - 0

Control Resonant Picu Kontroversi Terkait Early Access Eksklusif PS5

Remedy benarkan pemain PS5 dapat memainkan Control Resonant dua hari…
June 5, 2026 - 0

Bug Parah Escape from Tarkov Sempat Hapus Progress Pemain PVE

Bug serius sempat membuat progress pemain PVE Escape from Tarkov…
June 5, 2026 - 0

Crimson Desert Resmi Memulai Pengembangan DLC Pertama

Dunia Crimson Desert tampaknya akan terus berkembang. Pearl Abyss resmi…