in: News | September 5, 2013 | by: Ozal

Sony Luncurkan Z1 Honami dan 2 Lensa Smartphone

sony

Sony resmi meluncurkan tiga perangkat mobile andalannya yang saling mendukung satu sama lain di ajang IFA 2013 Berlin yang mulai dibuka pada 4 September kemarin. Dua produk baru itu, yakni smartphone Sony Z1 “Honami” dan dua lensa yang dikhususkan untuk kamera smartphone.

Sony Z10 dilengkapi kamera 20.7 megapiksel dan sensor gambar yang lebih besar dari kamera standar smartphone kebanyakan, serta perekam video berkualitas 4K (4096 × 3072 piksel atau 12.6 megapiksel) dan anti air. Pihak Sony mengatakan, Z10 siap bersaing ketat dengan Nokia Lumia 1020 yang memiliki resolusi kamera 41 megapiksel. Menurut prediksi pasar yang beredar, smartphone Android ini akan dibanderol di kisaran £ 500 – £ 600 (Rp 8,6 juta – Rp 10,4 juta).

Bagi Sony, target pasar Z1 ialah pasar yang lebih luas dari Lumia 1020 yang menurutnya hanya masuk ke dalam kategori “super premium” saja. Sejumlah pengamat memandang, Lumia 1020 merupakan smartphone kamera terbaik namun dengan harga yang mahal untuk sebuah handset.

Sony 3

Sementara lensa QX10 menawarkan 10x optical zoom dan resolusi 18,2 megapiksel yang memungkinkan pengguna dapat mengambil gambar ideal dari jarak jauh maupun close-up. Lensa jenis ini rencannya akan dilepas di kisaran harga £ 170 (Rp 3 juta). Sementara lensa QX100 memiliki memiliki zoom yang lebih kecil, yakni 3.6x, namun sensornya lebih besar dengan resolusi 20.2 megapiksel. Harganya pun lebih mahal dua kali lipat dari QX10 yakni sekitar £ 380 (Rp 6,6 juta). Lensa Q10 dan QX100 masing-masing memiliki bobot 105 gram dan 179 gram. Kedua lensa tersebut juga bisa terhubung dengan perangkat Android maupun iOS melaui jaringan WiFi.

Kendati demikian, analis merasa skeptis, lensa berkualitas tinggi yang dikhususkan untuk smartphone ini bakal menarik perhatian pengguna.”Konsepnya menarik, tetapi, jika Anda berpikir tentang penggunaannya, apakah pengguna akan membawanya kemana-mana,” ungkap Francisco Jerenimo, analis di perusahaan riset pasar teknologi IDC, dilansir BBC.

Dia mengatakan, ada kecenderungan pengguna mungkin bakal lebih memilih menggunakan kamera DSLR guna menjepret foto yang lebih baik ketimbang lensa smartphone sekelas profesional ini. Pasalnya, harga lensa yang ditawarkan Sony itu kemahalan dan mendekati harga DSLR termurah yang ada di pasaran. Selain itu, “Lensa yang disematkan ke smartphone akan membuatnya jadi besar (saat dimasukan ke kantong celana) dibandingkan dengan kamera genggam maupun smartphone,” imbuhnya.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES